icon-category Auto

Shell Eco-marathon Digelar di Mandalika, Libatkan Mahasiswa 13 Negara

  • 06 Sep 2022 WIB
  • Bagikan :
    Mobil hemat energi milik Tim Universitas Bina Nusantara. (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Shell Eco-marathon yang jadi ajang Kompetisi inovasi kendaraan hemat energi digelar pertama kalinya di Indonesia dengan mengambil tempat Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini akan diadakan pada 11 - 15 Oktober 2022.

    Shell Eco-marathon merupakan kompetisi yang menantang pelajar dan mahasiswa perguruan tinggi di berbagai negara di dunia, untuk berinovasi merancang dan membangun kendaraan yang paling hemat energi untuk menjawab tantangan energi di masa depan guna mewujudkan mobilitas yang lebih cerdas dan lebih berkelanjutan.

    Ingrid Siburian, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, mengatakan bahwa penyelenggaraan kompetisi Shell Eco-marathon merupakan wujud nyata dari komitmen Powering Progress yang dicanangkan Shell secara global.

    BACA JUGA: Fakta SPBU Vivo Serta Lokasinya di Jawa Barat dan DKI Jakarta

    Ajang ini bisa mendorong generasi muda di seluruh dunia untuk berinovasi dan berpartisipasi dalam mencari solusi atas tantangan energi di masa depan, serta mengakselerasi tercapainya agenda transisi energi di dunia, termasuk di Indonesia.

    "Dengan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah, tentunya kami berharap ajang ini dapat mendorong keterlibatan lebih banyak pihak untuk turut ambil bagian dalam pencapaian komitmen Net-Zero Emission (NZE) Indonesia di 2060,” tutur Ingrid.

    Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menambahkan, sejak awal pembukaan Pertamina Mandalika International Street Circuit, sirkuit ini telah menjadi tuan rumah bagi berbagai ajang kompetisi kelas dunia.

    "Kami bangga dapat turut menjadi bagian dalam perjalanan inovasi mobilitas masa depan oleh generasi muda di Indonesia, serta di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah. Kehadiran Shell Eco-marathon tentu akan menjadi bagian dari catatan penting untuk sejarah perjalanan sirkuit ini, dan kami bersiap untuk menyuguhkan pengalaman yang memukau bagi semua peserta yang berasal dari berbagai belahan dunia,” ungkap Priandhi.

    Perwakilan Universitas Bina Nusantara

    Nanda Dwi Rendragraha, General Team Manager D'Base Team dari Universitas Bina Nusantara, Binus ASO School of Engineering, ikut berpartisipasi di ajang Shell Eco-marathon 2022.

    Dia mengaku sangat bersemangat untuk kembali bertanding dalam kompetisi Shell Eco-marathon. Nanda bersama tim bangga ketika mengetahui Indonesia akan menjadi tuan rumah kompetisi ini dan tentu saja tim kami akan mempersiapkannya dengan baik.

    "Kompetisi Shell Eco-marathon menuntut kami untuk berinovasi dan menembus batas-batas kreativitas untuk menciptakan kendaraan yang lebih efisien. Kami merasa antusias dan berharap rancangan mobil kami bisa menjadi referensi untuk konsep kendaraan di masa depan,” ujar dia.

    Tim-tim mahasiswa peserta Shell Eco-marathon akan berkompetisi dalam dua kategori rancangan kendaraan yakni Urban Concept dan Prototype.

    BACA JUGA: 14 Fitur All New Honda BR-V Ini Dijamin Manjakan Para Wanita

    Tim-tim mahasiswa akan menciptakan kendaraan khusus yang dapat menempuh jarak terjauh dengan konsumsi sumber energi yang paling sedikit.

    Adapun sumber energi atau bahan bakar untuk kendaraan yang digunakan juga bervariasi yakni baterai listrik, hydrogen fuel-cell, bensin, etanol dan atau diesel.

    Sejarah Kompetisi Shell Eco-marathon

    Kompetisi Shell Eco-marathon dimulai di Perancis pada tahun 1985 dan hadir di kawasan Asia untuk pertama kalinya pada tahun 2010.

    Sepanjang sejarah penyelenggaraan Shell Eco-marathon di Asia, tim Indonesia telah berhasil mencatatkan banyak pencapaian besar di ajang ini, salah satunya melalui tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dari tahun ke tahun secara konsisten meraih banyak penghargaan mengalahkan tim-tim pesaing lainnya dari berbagai negara di dunia.

    Sebanyak 78 tim mahasiswa yang berasal dari 13 negara di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Korea Selatan, Arab Saudi, India, Pakistan, Kazakhstan, dan Nepal, telah terdaftar sebagai peserta untuk kompetisi Shell Eco-marathon Indonesia 2022.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini