Sirkuit Mandalika Dipoles Menjelang Gelaran MotoGP Indonesia 2026
Sirkuit Mandalika merawat intensif dan mengecat ulang lintasan demi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 serta standar Homologasi FIM Grade A.

MotoGP Mandalika 2025 (Dok: Istimewa)
Highlight Artikel
- Pertamina Mandalika International Circuit melakukan persiapan intensif menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 (9–11 Oktober 2026).
- Fokus utama persiapan adalah perawatan dan pembaruan lintasan, termasuk kerb, verge line, dan area runoff.
- Pengecatan ulang total seluruh bagian track menjadi kunci untuk memenuhi standar Homologasi FIM Grade A yang wajib untuk MotoGP.
- Proses perawatan diawali dengan pengerokan lapisan kerb lama (Tikungan 1-17), diikuti pelapisan sistem roll untuk melindungi pori-pori dari resapan air sebelum pengecatan akhir.
Uzone.id - Persiapan Pertamina Mandalika International Circuit dalam menyambut gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kini makin intensif. Menjelang balapan bergengsi pada 9–11 Oktober 2026 tersebut, pengelola melakukan perawatan dan pembaruan area lintasan.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memberikan fokus utama pekerjaan ke sektor perawatan lintasan. Sejumlah bagian sirkuit yang vital seperti kerb, verge line, hingga area runoff diremajakan.Track & Race Operation Officer MGPA, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa kick-off persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah bergulir sejak pekan ini.
Menariknya, pembeda utama pada persiapan tahun ini ada pada agenda pengecatan ulang total di seluruh bagian track. Langkah pengecatan ulang ini menjadi salah satu kriteria kunci guna memenuhi standar Homologasi FIM Grade A sebagai syarat wajib penyelenggaraan MotoGP.
Hamid juga mengungkapkan alasan di balik pengerjaan ini dikarenakan tingginya intensitas event balap sebelumnya membuat visual lintasan perlahan berubah. Sehingga kerb yang sering tergilas ban kendaraan balap mulai aus, tampak lebih gelap, dan kehilangan keseragaman warnanya.
“Yang sangat spesial dari persiapan ini adalah pengecatan ulang untuk seluruh area track. Jadi, kerb yang sudah terlindas dan terlihat guluk ataupun sudah hitam. Kemudian runoff yang sudah mulai pudar,” ujar Hamid dalam keterangan resmi.
Pengecatan ulang ini bukan sekadar urusan estetika belaka. Penataan ulang estetika sirkuit dipastikan bakal menjaga pesona visual Mandalika saat disorot kamera, baik bagi penonton langsung di tribun maupun jutaan pasang mata di layar kaca.
Menurut Hamid, setiap sudut sirkuit yang mengalami penurunan kualitas warna bakal mendapat polesan cat anyar. Harapannya, warna pada kerb, verge line, maupun runoff kembali kontras, tegas, dan seragam.
“Semua akan dicat ulang. Sehingga dari segi look di kamera ataupun secara penglihatan visual, itu akan lebih indah,” katanya.
Rangkaian perawatan diawali dari tahap pengerokan lapisan kerb lama. Proses pengerokan ini direncanakan menyisir area Tikungan 1 sampai Tikungan 17, di mana pengerjaan saat ini sudah menuntaskan area hingga Tikungan 12.
Tahap awal pengerokan ini terbilang krusial sebelum lapisan cat baru dibalurkan. Lapisan lama yang terkeletek dan aus dibersihkan secara presisi agar permukaan kerb siap menerima lapisan penutup baru secara maksimal.
Prosesnya tidak berhenti sampai pengerokan kerb selesai. Hamid membeberkan bahwa ada perlakuan khusus berupa pengerjaan sistem roll tepat setelah pengerokan.
Secara teknis, langkah pelapisan ini melindungi pori-pori kerb yang terbuka akibat gesekan alat pengerok, mengantisipasi timbulnya resapan air saat hujan turun sebelum pengecatan utama dilakukan.
“Setelah dikerok, dilapisi dulu dengan sistem roll. Yang di mana, dengan tujuan agar yang sudah dikerok dengan gerinda ketika nanti turun hujan, tidak masuk air ke pori-pori kerb yang sudah dilakukan pengerokan,” jelas Hamid.
Penerapan standar teknis ini membuktikan bahwa program track maintenance tidak sekadar mempercantik visual lintasan. Setiap tahapan dieksekusi secara terstruktur demi menjaga ketahanan permukaan lintasan sebelum akhirnya masuk ke fase pengecatan akhir.
.png%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
.png%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)