
Uzone.id - Produsen mobil raksasa asal China, Great Wall Motor (GWM), kini tengah menghadapi badai kontroversi setelah materi promosi untuk SUV terbarunya, Wey V9X, terbukti menjiplak kampanye iklan milik Range Rover Sport.
Menanggapi skandal tersebut, pemimpin GWM, Wei Jianjun, mengambil langkah yang tidak biasa bagi seorang pimpinan perusahaan otomotif besar: ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Wei Jianjun melalui sebuah tayangan video resmi pada tanggal 6 Maret 2026, sebuah tindakan yang segera menarik perhatian industri otomotif global karena kelangkaannya.
Pangkal masalah ini bermula dari temuan warganet yang menyadari kemiripan yang sangat mencolok antara poster promosi Wey V9X dengan kampanye Range Rover Sport yang berjudul “Hidden Force” yang telah dirilis pada tahun 2025.
Penjiplakan visual yang ditemukan mencakup elemen-elemen kunci seperti latar belakang berwarna merah gelap, tata letak pencahayaan, serta komposisi dan penempatan objek, termasuk posisi kendaraan.
Setelah melalui investigasi internal, pihak GWM pada akhirnya membenarkan bahwa materi iklan yang menjadi perdebatan tersebut merupakan duplikasi persis atau replika 1:1 dari materi kampanye Range Rover Sport yang asli.
Dalam video pernyataannya, melansir Carnewschina, Wei Jianjun menekankan bahwa GWM akan bertanggung jawab penuh, baik dari aspek hukum maupun finansial, atas pelanggaran hak cipta yang terjadi.
Selain itu, ia secara khusus menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada para kreator asli kampanye yang dijiplak, serta kepada masyarakat luas di industri otomotif.
Menyusul pernyataan dari chairman GWM, CEO merek Wey, Zhao Yongpo, juga turut merilis permintaan maaf resmi.
Zhao Yongpo mengakui insiden ini sebagai kelalaian serius dan kegagalan yang terjadi dalam prosedur internal perusahaan.
Sebagai tindak lanjut perbaikan, seluruh materi promosi yang terindikasi melanggar hak cipta telah ditarik dari seluruh saluran resmi perusahaan.
Perlu dicatat, ini bukanlah kasus pertama merek premium di bawah naungan GWM disoroti karena kemiripan materi.
Pada awal tahun 2025, iklan video untuk MPV Wey Gaoshan juga sempat memicu perbandingan karena dianggap memiliki konsep visual yang sangat mirip dengan iklan Lexus.
Meskipun demikian, kasus penjiplakan Wey V9X ini menjadi insiden pertama di mana Ketua Perusahaan secara pribadi turun tangan untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf publik.