
Wamen Komdigi, Nezar Patria
Uzone.id - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, buka suara terkait insiden bocornya data pelamar di lingkungan Kementerian Komdigi yang viral beberapa waktu lalu.
Isu ini ramai jadi perbincangan di medsos, setelah akun Instagram bernama @abilsudarman mengungkap celah keamanan pada tautan pendaftaran lowongan kerja di Komdigi. Lowongan ini diketahui dibuka untuk posisi Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).Masalahnya, tautan pendaftaran tersebut justru mengarahkan pelamar ke folder Google Drive yang aksesnya tidak dibatasi.
Alhasil, berbagai dokumen sensitif seperti CV, KTP, surat lamaran, hingga surat pengalaman kerja milik pelamar lain bisa diintip dan dibuka bebas oleh siapa saja yang mengakses tautan tersebut.
Merespons kejadian ini, Nezar menyatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran mendalam. Inspektorat Jenderal (Irjen) Komdigi saat ini tengah memeriksa bagaimana kesalahan fatal tersebut bisa terjadi.
“Lagi ditelusuri dan lagi diperiksa oleh Irjen. Jadi kesalahannya di mana dan kita lihat kenapa itu bisa terjadi? Kita juga sudah berbicara dengan Dirjen Infrastruktur Digital, karena ini di bawah Dirjen Infrastruktur Digital,” ujar Nezar saat ditemui dalam acara Media Update di kantor Indosat Ooredoo Hutchison, Jumat (6/2).
Ia tidak menampik adanya unsur kecerobohan dalam proses rekrutmen tersebut. Namun, ia memastikan celah itu hanya terbuka dalam waktu singkat.
Begitu masalah terdeteksi, Komdigi mengklaim langsung menutup akses dan memindahkan proses pendaftaran ke platform yang lebih aman.
“Dan kita ketahui kecerobohan itu terjadi dalam waktu yang singkat. Lalu langsung ditutup dan diganti ke channel yang lain, dengan menggunakan platform yang lebih aman,” jelasnya.
Saat ditanya soal SOP penggunaan Google Drive untuk keperluan rekrutmen resmi kementerian, Nezar pun mengonfirmasi bahwa hal tersebut seharusnya tidak dilakukan.
“Mestinya ya (tidak pakai Google Drive), jadi makanya sedang diselidiki kenapa itu terjadi,” pungkas Nezar.