Home
/
Automotive

Spesifikasi Yamaha YZF-R2 Bikin R15 dan R25 Berasa Ketinggalan

Yamaha meluncurkan YZF-R2, anggota R-Series baru di India, bermesin DOHC 1-silinder, berfitur canggih, dan berharga mulai Rp 42,8 juta.

Spesifikasi Yamaha YZF-R2 Bikin R15 dan R25 Berasa Ketinggalan

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Yamaha YZF-R2 resmi meluncur di India, diposisikan di atas R15 dan R25, menawarkan berbagai keunggulan dan fitur canggih.
  • Mengusung mesin DOHC 1-silinder berpendingin cairan dengan tenaga 26,5 PS dan torsi 19,1 Nm, dilengkapi transmisi manual 6-percepatan.
  • Fitur unggulan termasuk tiga mode berkendara (Street, Sport, Rain), layar TFT penuh warna, traction control, konektivitas Y-Connect, dan ABS dual-channel.
  • Tersedia dalam tiga varian (Standard, Quick Shifter, R2M) dengan harga mulai Rp 42,8 juta di India.

Uzone.id - Yamaha secara resmi meluncurkan YZF-R2 di India sebagai anggota keluarga baru dari R-Series. Meskipun diposisikan di atas R15 dan R25, tapi YZF-R2 punya beberapa keunggulan yang membuat dua motor tadi berasa ketinggalan.

Soal desain memang Yamaha YZF-R2 cukup identik dengan R15, dari mulai wajah depan yang menampilkan lampu proyektor LED di tengah. Sedangkan positioning lamp mirip dengan R25 yang menggunakan model twin eye.

Di bagian sasis, YZF-R2 punya rangka teralis seperti di R25 atau R3. Komponen ini sangat berbeda dari R15 yang menggunakan rangka deltabox.

Kalau soal dapur pacunya, jelas Yamaha YZF-R2 lebih unggul dari R15. Karena menggunakan mesin DOHC, 1-silinder, 4-katup, berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga 26,5 PS dan torsi 19,1 Nm.



Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan yang dilengkapi Assist & Slipper Clutch.

Menariknya, tenaga Yamaha YZF-R2 itu bisa diatur outputnya lewat mode berkendara yang tersedia dalam tiga pilihan yakni Street, Sport, dan Rain.

Hadirnya mode berkendara ini tentu membuat YZF-R2 menjadi lebih canggih daripada motor sport Yamaha di kelas entry level baik R15 maupun R25.





Di bagian kokpit juga Yamaha YZF-R2 lebih canggih karena sudah menggunakan layar TFT penuh warna. Sementara R15 dan R25 di Indonesia masih menggunakan LCD biasa.

Yamaha YZF-R2 juga sudah mendapatkan fitur traction control dan konektivitas smartphone Y-Connect.

Di kaki-kaki depan, Yamaha YZF-R2 menggunakan suspensi upside down berukuran 37 mm di depan dan monoshock di belakang.



Menariknya, motor sport ini menggunakan cakram 282 mm di depan dengan kaliper radial yang tidak hadir di R25. Sementara di belakang menggunakan cakram 220 mm yang dilengkapi kaliper 1 piston.

Demi mendukung keamanan pengendara, Yamaha menyematkan sistem pengereman ABS dual-channel pada YZF-R2.

Yamaha YZF-R2 hadir dalam tiga varian yakni standard, Quick Shifter, dan R2M. Seperti namanya di varian menengah dilengkapi fitur quick shifter, sementara varian tertingginya menggunakan Smart Key dan setelan suspensi depan.

Yamaha menjual YZF-R2 varian standar dengan harga 230.500 rupee atau setara dengan Rp 42,8 juta. Sedangkan varian Quick Shifter ditawarkan 239.500 rupee atau setara Rp44,5 jutaan dan R2M dibanderol 253.000 rupee atau setara Rp47 jutaan.

FAQ Artikel

Apa itu Yamaha YZF-R2?

Yamaha YZF-R2 adalah anggota baru dari keluarga R-Series yang resmi diluncurkan di India, diposisikan di atas model R15 dan R25.

Apa saja keunggulan utama Yamaha YZF-R2 dibandingkan R15 dan R25?

YZF-R2 memiliki beberapa keunggulan seperti rangka teralis, mesin DOHC 1-silinder yang lebih bertenaga, tiga mode berkendara (Street, Sport, Rain), layar TFT penuh warna, traction control, konektivitas Y-Connect, rem cakram depan dengan kaliper radial, dan ABS dual-channel.

Berapa tenaga maksimal Yamaha YZF-R2?

Yamaha YZF-R2 menggunakan mesin DOHC, 1-silinder, 4-katup, berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga 26,5 PS dan torsi 19,1 Nm.

Berapa harga Yamaha YZF-R2?

Yamaha YZF-R2 varian standar dijual seharga 230.500 rupee (sekitar Rp 42,8 juta), varian Quick Shifter 239.500 rupee (sekitar Rp 44,5 jutaan), dan varian R2M 253.000 rupee (sekitar Rp 47 jutaan) di India.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article