icon-category Digilife

Sudah Beri Respon, Kominfo Segera Cabut Blokiran Steam, Dota dan CS?

  • 01 Aug 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Sean Do @everywheresean/Unsplash

    Uzone.id - Hingga saat ini, protes dan petisi warganet Indonesia pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus disuarakan di media sosial. Mulai dari menaikkan tagar #BlokirKominfo hingga mengumpulkan massa untuk melakukan protes terhadap kebijakan Kominfo.

    Setidaknya ada 7 PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) Lingkup Privat yang diputus aksesnya oleh Kominfo karena tidak mengikuti pendaftaran ulang, antara lain PayPal, Steam, Dota, Counter Strike, Yahoo Search Engine, Origin dan Epic Games.

    Menindaklanjuti hal ini, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan update terbarunya pada Minggu, 31 Juli 2022.

    “Sebagai update terbaru, per hari ini, jam 8 pagi tadi sudah ada 9.039 Sistem Elektronik yang telah terdaftar. Ini didaftarkan oleh 5.453 PSE.” ujar Dirjen Semuel.

    Baca juga: Steam, Epic Games, Origin dkk Resmi Diblokir Kominfo

    Dirjen Aptika mengaku bahwa Kominfo masih melakukan upaya untuk menghubungi PSE tersebut. Dari seluruh PSE yang dihubungi, ada 3 PSE Lingkup Privat yang memberikan respon, yakni Steam, Dota dan Counter Strike.  

    “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, mereka sudah bisa melengkapi (pendaftaran) dan masyarakat yang menggunakan layanan game ini bisa segera menggunakan kembali,” ungkapnya.

    Bahkan, Kominfo optimis ketiga perusahaan game ini akan segera memenuhi kewajibannya, sehingga segera bisa dilakukan normalisasi akses.

    Baca juga: Curhatan Developer Game Lokal yang Terimbas Aturan Blokir Kominfo

    Sementara PayPal sudah dilakukan normalisasi sementara hingga 5 Agustus 2022 mendatang agar pengguna bisa memindahkan aset ke platform lain. 3 aplikasi lainnya, Yahoo, Origin dan Epic Games masih dilakukan upaya untuk berkomunikasi dengan pihak pengelola.

    “Namun demikian, sampai saat ini Kominfo belum menerima respon apapun dari ketiga platform tersebut,” tulis Kominfo dalam pernyataan tertulis, Minggu, (31/07).

    Semuel menyampaikan bahwa Kominfo masih membuka kesempatan dan masih berharap agar ketiga PSE tersebut dapat melakukan pendaftaran agar dapat segera dinormalisasi.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini