icon-category Auto

Sudah Mulai Produksi, Ini Penampakan Pabrik Charged Indonesia di Cikupa

  • 08 Dec 2022 WIB
Bagikan :
Proses perakitan motor listrik di pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang, Banten. (Foto: Charged Indonesia)

Uzone.id - Charged Indonesia di bulan Oktober 2022 telah memperkenalkan tiga model motor listriknya, yakni Anoa, Maleo dan Rimau, telah telah melakukan factory commissioning untuk Giga-Shed, pabrik seluas 16.000 meter persegi yang berada di Cikupa, Tangerang, pada Rabu (7/12/2022).

Giga-Shed beroperasi sepenuhnya menggunakan energi terbarukan tenaga surya dan punya kapasitas produksi tahunan sebanyak 230.000 motor listrik.

Stephanus Widi, Chief Commercial Officer Charged Indonesia, mengatakan bahwa pertumbuhan Charged Indonesia begitu luar biasa cepat.

Pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang, Banten. (Foto: Charged Indonesia)

BACA JUGA: 3 Sepeda Motor Ini Jadi Incaran Pencuri, Apa Saja?

Menurutnya, dalam waktu kurang dari 6 bulan, perusahaan bisa menyelesaikan pembangunan pabrik nol energi yang berkelanjutan untuk memproduksi motor listrik.

"Tim kami juga bertumbuh dengan pesat dari hanya 5-6 orang pada permulaan hingga menjadi lebih dari 100 orang sekarang,” kata Stephanus menyampaikan kepada Uzone.id.

Giga-Shed akan berfungsi sebagai gudang penyimpanan terpusat Charged Indonesia, fasilitas riset dan pengembangan (R&D) serta pengujian kualitas.

Seluruh molis Charged Indonesia diberikan baterai dari CATL, salah satu manufaktur baterai terbesar di dunia.

Proses perakitan motor listrik di pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang, Banten. (Foto: Charged Indonesia)

Selain Giga-Shed, Charged Indonesia juga memiliki E-Shed yang berfungsi sebagai pusat experience dan layanan purnajual.

Saat ini, masyarakat bisa mengunjungi E-Shed di Kemang, Jakarta Selatan dan satu lagi berada di Cikupa, di mana lokasinya sama dengan Giga-Shed.

Investasi Vmoto Soco Group

Charged Indonesia kini menjalin kesepakatan investasi strategis bersama Vmoto Soco Group dengan nilai valuasi USD38
juta atau setara Rp592 miliar untuk mengembangkan bisnis EVaaS (Electric Vehicles as-a-Service) Charged Indonesia di Indonesia dan Asia Tenggara.

Proses perakitan motor listrik di pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang, Banten. (Foto: Charged Indonesia)

BACA JUGA: Charged Indonesia Rilis Skuter Listrik Berlangganan Rp1,65 Juta per Bulan

Sebelumnya, perusahaan yang berkantor pusat di Singapura, DeClout Ventures, sudah berinvestasi senilai USD4,5 juta di Charged Indonesia sebagai bagian dari pendanaan putaran perdana.

Pada akhir November 2022, Charged Indonesia telah memulai pengiriman seluruh motor listrik perdananya, dari model Charged Anoa, Charged Rimau dan Charged Maleo untuk para pelanggan B2B dan B2C.

Proses perakitan motor listrik di pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang, Banten. (Foto: Charged Indonesia)

Ketiga model molis itu ideal bisa dimanfaatkan untuk keperluan logistik, armada kantor, layanan transportasi online dan juga kendaraan pribadi.

Seluruh model motor listrik Charged Indonesia menggunakan teknologi dan berbasis dari koleksi motor Vmoto Soco.

Motor listrik heavy-duty Anoa berasal dari Vmoto Soco VS1. Rimau yang bertenaga dan sporty berasal dari Vmoto Soco CPX. Sementara Maleo yang ramping dan lincah berasal dari Vmoto Soco VS2.

 

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini