Home
/
Automotive

Sudah September, Janji Insentif Motor Listrik Jadi atau Ditunda Lagi?

Insentif motor listrik yang digembor-gemborkan September 2026, hingga memasuki awal bulan masih belum terlihat peresmiannya.

Sudah September, Janji Insentif Motor Listrik Jadi atau Ditunda Lagi?

Bagikan :

Uzone.id - Pemerintah kabarnya akan mulai menggelontorkan insentif motor listrik di bulan September ini. Meski sudah memasuki September 2026, banyak yang masih bertanya-tanya karena belum ada pengumuman resmi.

Agustus kemarin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberi sinyal bahwa insentif ini bisa mulai jalan pada September 2026. Namun, saat ini aturan resmi yang menjadi payung hukumnya masih digodok.

"Harusnya sih September sudah jalan itu (insentif)," ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8).



Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa semua pihak masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Insentif motor listrik, kita tunggu saja PMK-nya," kata Airlangga dikutip dari CNBC Indonesia.

Saat ditanyakan mengenai tanggal pastinya, Airlangga kembali melempar bola ke Kemenkeu sebagai perancang aturan tersebut.





"Belum tahu (tanggalnya), karena PMK-nya sedang disusun di Kemenkeu," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, besaran insentif untuk motor listrik menurun dari Rp5 juta menjadi Rp3 juta per unit saja. Namun secara kuota memang meningkat dari sebelumnya hanya 500 ribu unit menjadi 1 juta unit.

Menteri Keuangan Purbaya juga sempat menyampaikan kalau total anggaran untuk program insentif motor listrik ini menapai Rp3 triliun.



"Yang sekarang kalau untuk satu juta (unit motor listrik) itu Rp3 juta," ujar Purbaya belum lama ini.

Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang ingin mendorong produksi motor listrik lokal hingga 1 juta unit. Purbaya menjelaskan bahwa skema pemerintah ini adalah program yang sama dengan yang disampaikan Presiden.

"Oh iya, itu programnya. Sama. Jadi satu juta (unit) itu pasti enggak habis tahun ini kalau kita lihat," pungkas Purbaya.

Dengan target besar ini, pemerintah optimis transisi ke kendaraan listrik akan semakin masif. Di sisi lain, banyak yang berpendapat kalau besaran insentif yang diberikan kurang menggiurkan bagi masyarakat.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article