icon-category Digilife

Susul El Salvador, Paraguay Bakal Legalkan Bitcoin?

  • 28 Jun 2021 WIB
Bagikan :

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Uzone.id - Beberapa waktu lalu, El Salvador telah resmi menjadikan bitcoin sebagai mata uang negaranya. Kini, Paraguay juga sedang mempertimbangkan untuk mengesahkan bitcoin sebagai mata uang resminya.

Beberapa negara lain di Amerika Latin, seperti Panama, juga tengah mengambil langkah yang sama dengan Paraguay.

CEO Indodax Oscar Darmawan juga menyatakan bahwa Paraguay sedang mempertimbangkan bitcoin sebagai bagian dari ekosistem moneternya. Paraguay kemungkinan menjadi negara kedua yang akan melegalkan bitcoin.”

“Paraguay sudah mengumumkan sedang mempertimbangkan untuk mensahkan bitcoin. Beberapa negara tetangganya, juga mempertimbangkannya. Ini langkah mereka untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dollar Amerika Serikat (AS),” imbuh Oscar dalam pernyataan resminya, Jumat (25/6).

Paraguay disebut-sebut ingin menjadi pusat kripto di kawasan Amerika Latin. Mereka juga ingin menjadi model bagi negara-negara lain dalam hal legalisasi uang kripto sebagai alat pembayaran. Menariknya, Amerika Latin adalah negara yang paling banyak menggunakan aset kripto.

Baca juga: China Bertindak Keras, Harga Bitcoin Terpangkas 50 Persen

Menurut Oscar, wajar bila negara berkembang mempertimbangkan penggunaan bitcoin. Karena permasalahan negara berkembang, seperti yang dialami oleh El Salvador dan Amerika Latin tersebut juga umumnya menjadi permasalahan di negara berkembang lainnya.

Beberapa masalah di negara berkembang antara lain, masih banyak masyarakat yang belum punya rekening bank. Bitcoin dipercaya bisa meningkatkan literasi keuangan digital.

Kemudian, kurang optimalnya investasi luar negeri bitcoin bisa mengoptimalkan investasi luar negeri, sehingga lebih efisien dan bisa mengurangi ketergantungan terhadap Dollar AS.

“Bitcoin dipercaya juga bisa menekan laju inflasi. Karena sudah terbukti menjadi nilai lindung inflasi yang baik, terutama saat Pandemi. Negara-negara berkembang sulit menahan laju inflasi, apalagi di tengah pandemi seperti ini,” ungkap Oscar.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa mungkin saja akan ada negara lain yang akan mempertimbangkan Bitcoin dan menerapkannya, seperti apa yang dilakukan El Salvador.

Baca juga: Investor Aset Kripto Masih Butuh Edukasi, Terutama Soal Risiko

“Karena bitcoin yang mengadopsi teknologi blockchain bisa mengatasi permasalahan finansial negara berkembang dan negara miskin yang ada di seluruh dunia,” kata Oscar.

Di sisi lain, para developer blockchain di seluruh dunia juga sedang gencar melakukan sosialisasi tentang bitcoin, aset kripto dan blockchain itu sendiri. Baru-baru ini, The Crypto Council for Innovation (CCI) akan meluncurkan 'B World'. Hal itu dilakukan untuk menepis persepsi yang salah mengenai bitcoin kepada orang-orang di seluruh dunia. 

Jack Dorsey, CEO Twitter dan Square Inc. menjadi salah seorang pembicara dalam acara tersebut, pada 24 Juni 2021. Sebelumnya, dia menyampaikan keseriusannya terhadap Bitcoin dan siap meninggalkan Twitter dan Square Inc, bila diperlukan.

“Dalam proyeksi 'B World', Bitcoin adalah kekuatan positif di dunia karena bisa meningkatkan akses dan peluang keuangan. Tetapi, ada beberapa jaringan yang kompleks membuat bitcoin sulit dipahami pada awalnya, Ini akan menjadi fokus mereka,” kata Oscar.

Ia juga mengungkapkan bahwa para developer di seluruh dunia juga akan semakin banyak menggunakan bitcoin dan teknologi blockchain sebagai inovasi. Ini dilakukan demi sistem keuangan dan kehidupan yang lebih baik.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini