Telegram hingga Blibli Masuk 22 Platform Digital Berisiko Tinggi untuk Anak
Komdigi menetapkan 22 platform digital berisiko tinggi untuk anak di bawah 16 tahun, wajib batasi akses. Sementara 28 platform lain aman dengan pendampingan.

Highlight Artikel
- Kementerian Komdigi menetapkan 22 platform digital berisiko tinggi yang tidak ramah untuk anak di bawah 16 tahun.
- Platform berisiko tinggi diwajibkan membatasi akses bagi pengguna di bawah 16 tahun.
- Sebanyak 28 platform digital lainnya dinilai berisiko rendah dan masih aman digunakan dengan pendampingan orang dewasa.
- Penetapan kategori risiko ini dilakukan melalui kombinasi asesmen mandiri platform dan penilaian dari Komdigi.
Daftar Isi
“Untuk profil risiko tinggi yang berarti dilarang memberikan akses kepada akun anak di bawah 16 tahun atau tidak aman bagi anak,” kata Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Konferensi Pers PP Tunas, Senin, (14/09).
Daftar 22 Platform Digital Berisiko Tinggi untuk Anak
Berikut 22 platform digital yang masuk dalam risiko tinggi dan harus segera mematuhi PP Tunas di Indonesia:
- Apple Podcasts
- WeTV (Layanan Streaming)
- MAXStream TV
- Discord
- Telegram Messenger
- YouTube
- Ludo World–Ludo Superstar
- Crossfire: Legends
- Aplikasi Lazada
- Situs Web Lazada
- E-commerce Blibli
- BMoney
- Vidio (layanan streaming)
- Hago App
- Pinterest
- SnackVideo
- X
- Sola Mahjong
- Goddess of Victory: NIKKE
- Age of Empires Mobile
- Valorant
- Teamfight Tactics Mobile
Selain 22 platform digital yang dianggap tidak aman untuk anak-anak, Komdigi juga menyampaikan ada 38 platform digital lainnya yang dinilai memiliki risiko rendah dan masih aman digunakan dengan pendampingan oleh orang dewasa.
“Kemudian untuk platform yang dianggap risiko rendah atau aman bagi anak dengan pendampingan, di antaranya adalah Google Classroom, Canva Pendidikan, Ruang Guru, layanan game PlayStation, layanan navigasi Google Maps, streaming Apple Music, dan lainnya,” tambah Meutya.
Daftar Platform Digital Berisiko Rendah untuk Anak
Berikut daftar lengkap platform digital yang memiliki risiko rendah dan masih aman digunakan oleh anak-anak:
- Apple Arcade
- Lapak Gaming
- Itemku
- App Store
- Apple Books
- Lazada Service
- OPPO Official Website
- Game Center & Games
- Google Shopping
- Livin' Next-G
- Eidupay
- DANA
- UniPin
- Livin' by Mandiri
- Netflix Kids Profile
- FaceTime
- iMessage
- Google Messages
- Gmail
- Canva Pendidikan
- iCloud Drive & Photos
- Siri
- YouTube Kids
- Google Maps
- Gemini
- Apple Maps
- Apple Invites
- Google Classroom
- Google Play
- PlayStation
- Apple Music
- Apple TV
- Spotify
- Ruangguru App dan Ruangguru Web-based
- Google Workspace
- Google Search
- Safari
- Google Photos.
Proses Penilaian Platform Digital
Penetapan risiko tinggi dan risiko rendah bagi 60 platform ini diproses melalui asesmen mandiri (self-assessment) dan juga penilaian dari Kemkomdigi, sehingga hasil yang keluar merupakan kombinasi dari penilaian dari platform itu sendiri serta pemerintah.
“Sekali lagi adalah hasil dari self-assessment. Jadi tidak sepenuhnya penilaian pemerintah saja, tapi juga masukan dari platform itu sendiri,” kata Meutya.
Himbauan dan Batas Waktu Kepatuhan
Bagi platform yang tergabung dalam risiko tinggi, Kementerian Komdigi menghimbau agar perlindungan yang harus diterapkan semakin kuat, khususnya bagi pengguna anak-anak. Meutya juga menghimbau agar terus melakukan upaya-upaya untuk mematuhi aturan dan regulasi yang ada di tanah air agar layanan mereka tetap berjalan di Indonesia.
Bagi platform yang saat ini belum melakukan self-assessment, Komdigi memberikan waktu hingga Desember 2026 untuk segera melaporkan penilaian mereka sendiri mengenai keamanan fitur hingga layanan di masing-masing platform.
FAQ Artikel
Apa itu PP Tunas yang disebutkan dalam artikel?
PP Tunas adalah peraturan yang mewajibkan platform digital untuk melindungi anak, termasuk dengan membatasi akses bagi pengguna di bawah 16 tahun untuk platform berisiko tinggi.
Berapa jumlah platform digital yang masuk kategori risiko tinggi dan rendah?
Kementerian Komdigi menetapkan 22 platform digital sebagai berisiko tinggi dan 28 platform digital lainnya sebagai berisiko rendah.
Bagaimana proses penetapan kategori risiko platform digital ini dilakukan?
Penetapan risiko tinggi dan rendah ini diproses melalui asesmen mandiri (self-assessment) dari platform itu sendiri dan juga penilaian dari Kementerian Komdigi.
Kapan batas waktu bagi platform yang belum melakukan self-assessment?
Bagi platform yang belum melakukan self-assessment, Komdigi memberikan waktu hingga Desember 2026 untuk segera melaporkan penilaian mereka sendiri mengenai keamanan fitur hingga layanan di masing-masing platform.
