icon-category Telco

Telkomsel Mulai Dipandang Sebagai Perusahaan Digital

  • 11 Dec 2020 WIB
Bagikan :

Uzone.id -- Langkah Telkomsel selaku anak usaha Telkom Group untuk mengucurkan dana sebesar USD150 juta atau setara Rp2,1 triliun ke startup lokal Gojek disambut baik oleh industri, masyarakat, hingga pasar saham. Tak heran apabila aksi korporasi ini menuai berbagai harapan dari segi inovasi baru di dunia digital.

Menurut Nailul Huda selaku pengamat dan peneliti Center of Innovation and Digital Economy di INDEF (Institute of Development of Economics and Finance), Telkomsel berpotensi menjadi penyedia jasa layanan digital melalui kolaborasinya dengan Gojek.

“Saat pengumuman investasi Telkomsel ke Gojek, ada sentimen positif di harga saham Telkom, hal ini dikarenakan Gojek merupakan perusahaan digital besar di Indonesia yang sudah memiliki ekosistem sendiri dan dinilai berpotensi menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Tentu hal ini direspons positif oleh pasar, setidaknya jika ada kinerja positif dari Gojek maka saham Telkom juga akan ikut naik,” tutur Huda saat dihubungi Uzone.id.

Baca juga: Menanti Super Apps Asli Indonesia

Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi dianggap mampu untuk merambah lebih luas ke layanan digital melalui kolaborasinya dengan Gojek berkat pemanfaatan pengalaman dan data menurut Huda. Harapan tersebut tentunya akan terjadi dalam jangka panjang, khususnya soal data mengenai perubahan konsumsi masyarakat yang dapat berguna bagi Telkomsel jika ingin mengembangkan usaha di bidang ekonomi digital.

“Data dari Gojek berupa perilaku konsumsi, perilaku perpindahan tempat, dan lainnya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Telkomsel. Begitu juga dengan Gojek yang bisa memanfaatkan data telekomunikasi Telkomsel,” kata Huda.

Dia melanjutkan, “Telkomsel masih akan dipandang sebagai operator telekomunikasi, namun ke depan mungkin akan lebih kompleks sebagai penyedia jasa layanan digital. Terlebih setelah kolaborasi dengan Gojek, saya rasa bisa jadi layanan digital Telkomsel akan masuk ke dalam ekosistem Gojek, seperti MAXstream bisa berkolaborasi dengan GoPlay, atau LinkAja bisa digunakan sebagai alat pembayaran di layanan Gojek.”

Salah satu aspek yang Huda harapkan dapat terealisasi adalah penguatan layanan fintech (financial technology) yang dimiliki oleh kedua perusahaan. Dalam hal ini PayLater dan LinkAja.

Baca juga: Industri Telekomunikasi Sambut Positif Langkah Investasi Telkomsel ke Gojek

“Keduanya baik Telkomsel maupun Gojek bisa membuat sebuah inovasi bersama yaitu innovative credit scoring, menurut saya keren kalau bisa terjadi. Bisa sangat berguna untuk PayLater di Gojek, atau bisa saja LinkAja punya layanan P2P Lending [peer-to-peer lending],” tutup Huda.

Sebelumnya, pihak Telkom mengatakan bahwa kerja sama dengan Gojek dan ekosistem yang luas akan mengakselerasi transformasi Telkomsel sebagai digital telco company, serta memperkuat konsistensi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, meskipun penuh tantangan di tengah pandemi.

Kedua perusahaan juga akan berkolaborasi di bidang gaya hidup digital serta mengembangkan solusi teknologi periklanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai skala bisnis.

Banyak sekali kolaborasi serta inovasi dari segi fitur serta layanan yang sudah dikembangkan oleh Telkomsel dan terbukti berhasil akan memperkuat satu sama lain, sehingga ujungnya pelanggan akan semakin diuntungkan.

Sebagai perusahaan digital, aplikasi yang Telkomsel kembangkan sendiri antara lain, aplikasi video on demand yakni MAXStream, layanan video konferensi CloudX, dan publisher games lewat Dunia Games.

Telkomsel juga memiliki berbagai inovasi Internet of Things (IoT), salah satunya adalah Fleetsight, solusi yang memang didedikasikan untuk industri logistik dan transportasi. Tak hanya sebagai pelacak kendaraan, perangkat berbasis satelit itu bisa memberikan peringatan dan laporan kepada driver atau pemilik armada terkait kondisi kendaraan. Ini sangat cocok dengan Gojek yang berkutat di bisnis transportasi dan logistik.

VIDEO Review Asus ROG Phone 3 Versi Termahal dan Terkencang:

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini