Titik Merah Penuhi Peta Kalimantan di Google Maps, Ini Penjelasannya!
Warganet Indonesia menyoroti ikon titik-titik merah di Google Maps menampilkan keterangan ‘Kebakaran parah’ dan menghiasi hampir seluruh wilayah Kalimantan.
Uzone.id — Timeline
media sosial X dan Threads pengguna Indonesia ramai dengan unggahan tangkapan
layar Google Maps yang menunjukkan titik-titik merah yang tersebar di hampir
seluruh wilayah Kalimantan.
Visual ini memicu berbagai reaksi, termasuk kekhawatiran masyarakat akan ancaman kebakaran hutan yang meluas serta dampaknya terhadap kesehatan. Tak sedikit juga yang mempertanyakan minimnya berita mengenai peristiwa ini.
Dampak dari kebakaran ini pun sudah terlihat dimana wilayah
di Kalimantan diselimuti kabut tebal hingga mengganggu aktivitas, termasuk
penundaan 12 pesawat. Masyarakat juga mengalami gangguan pernafasan akibat asap
yang tak kunjung berakhir.
Sebagai informasi, titik-titik merah ini berasal dari fitur khusus bernama Wildfire Layer. Fitur ini mengolah data satelit seperti dari NASA untuk mendeteksi anomali suhu permukaan bumi di suatu wilayah.
Sebagian besar bintik merah yang terdeteksi satelit
merupakan indikasi awal bahwa suatu daerah memiliki suhu jauh lebih tinggi yang
bisa dipicu oleh pembukaan lahan, permukaan tanah kering yang terpapar terik
matahari, hingga asap tebal. Ada juga titik api atau Firespot yang merupakan
titik terjadinya kobaran api.
Informasi terkait kebakaran hutan di wilayah ini akan secara
berkala diperbarui melalui Google Maps. Informasi ini bisa membantu masyarakat
untuk terus memantau kondisi di wilayah terdampak. Berikut langkah-langkah
untuk mengeceknya:
- Buka aplikasi atau situs web Google Maps
- Tulis kata kunci seperti "kebakaran hutan" atau
‘lebakaran parah Kalimantan’ pada kolom pencarian
- Klik ikon Lapisan (Layers) yang ada di pojok kanan atas
peta.
- Pada menu Detail Peta (Map Details), pilih opsi Kebakaran
Hutan
- Kalian juga bisa periksa apakah ada ikon peringatan
krisis/darurat
- Klik salah satu titik merah untuk membaca detail waktu
pembaruan data satelit, informasi terbaru, rincian darurat, atau tautan berita
terkait.
Hingga saat ini, Kamis, (20/08), kebakaran masih terus
dilaporkan oleh masyarakat setempat. Pemerintah Indonesia pun diharapkan segera
melakukan tindakan pemadaman agar kebakaran hutan ini tidak semakin meluas.
