Viral! Antrean Mengular di SPBU Bekasi, Gara-gara Suzuki Thunder 125

Highlight Artikel
- Video antrean panjang di SPBU Jatimakmur, Pondok Gede, viral akibat dominasi Suzuki Thunder 125 yang membeli bensin untuk diecer.
- Warganet mengungkapkan kekesalan karena antrean menjadi macet dan waktu tunggu terlalu lama, terutama saat jam sibuk.
- Suzuki Thunder 125 menjadi favorit pedagang bensin eceran karena kapasitas tangki yang besar (14 liter, bahkan bisa dimodifikasi hingga 30 liter) dan harga bekas yang murah.
- Pembelian bensin menggunakan motor ini menjadi solusi setelah jerigen atau tong tidak diperbolehkan di SPBU.
- Aksi ini berdampak negatif bagi pengendara lain yang hanya ingin mengisi bensin untuk kebutuhan sehari-hari.
- Beberapa SPBU Pertamina mulai menerapkan kebijakan larangan pembelian Pertalite untuk Suzuki Thunder 125.
Uzone.id - Lagi ramai diperbincangkan di media sosial, sebuah video yang menunjukkan antrean panjang di SPBU Pertamina yang berlokasi di Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi. Penyebab antrean tersebut dipenuhi oleh Suzuki Thunder 125 yang membeli bensin untuk diecer..
Viralnya Antrean Thunder 125 di SPBU
Video yang diunggah oleh akun Instagram @info_pondokgede ini langsung memicu reaksi warganet. Perekam video mengaku sangat kesal karena antrean di SPBU jadi macet total akibat aksi rombongan tersebut."Capek-capek kerja, mau ngisi bensin, yang depannya kita motor (Suzuki) Thunder. Kebangetan banget," ujar perekam video dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @info_pondokgede.
Penyebab Kekesalan Pengendara Lain
Kekesalan sang perekam pun memuncak karena waktu tunggu yang dihabiskan dirasa sangat tidak wajar di saat jam-jam sibuk.
"Ampun gw mah dah. Nungguin dia bisa nyampe sejam rasanya n****g banget. Orang mah kalau ngisi (bensin) jangan (pas momen) orang berangkat kerja jangan orang pulang kerja. Ngisi mah tengah hari, pas pom bensin sepi, jadi kebina-bina banget jadi manusia, punya pikiran apa dikit," tuturnya kesal.
Dalam rekaman tersebut, terlihat deretan antrean didominasi oleh motor sport 'batangan'. Berbagai jenis motor terlihat di sana, mulai dari Yamaha Vixion, Honda Mega Pro, Bajaj Pulsar, hingga yang paling mendominasi adalah Suzuki Thunder 125.
Alasan Suzuki Thunder 125 Jadi Favorit Pedagang Eceran
Fenomena Suzuki Thunder 125 yang memadati SPBU memang bukan hal baru. Motor ini dikenal luas menjadi favorit para pedagang bensin eceran karena kapasitas tangkinya yang tergolong besar, yakni mencapai 14 liter.
Karena membeli bensin di SPBU menggunakan tong atau jerigen sudah tidak diperbolehkan, maka motor ini menjadi solusi. Ditambah lagi, harga banderolnya di pasar motor bekas tergolong murah dan minim perawatan.
Jadi, cukup dengan sekali atau dua kali mengisi Pertalite hingga penuh, pengguna motor ini sudah memiliki stok yang cukup banyak untuk dijual kembali secara eceran.
Bahkan tak sedikit pedagang bensin eceran yang menggunakan Suzuki Thunder 125, melakukan modifikasi pada tangki agar memiliki kapasitas hingga 30 liter.
Dampak dan Kebijakan Terkait
Belakangan ini juga viral sebuah SPBU Pertamina yang memberikan kebijakan untuk motor Suzuki Thunder 125 tidak diperbolehkan membeli Pertalite.
Namun, di sisi lain, aksi pengisian bensin dalam jumlah banyak ini tentu saja berdampak bagi para pengendara lain yang hanya ingin mengisi bensin untuk kebutuhan sehari-hari.
Masalah ini menjadi semakin krusial ketika dilakukan secara bersamaan oleh para pengguna Suzuki Thunder125 tepat di jam-jam sibuk, tepatnya pada saat masyarakat berangkat maupun pulang kerja.
FAQ Artikel
Mengapa Suzuki Thunder 125 menjadi favorit untuk membeli bensin eceran?
Suzuki Thunder 125 populer di kalangan pedagang bensin eceran karena kapasitas tangkinya yang besar, mencapai 14 liter dan bahkan bisa dimodifikasi hingga 30 liter. Selain itu, harga motor bekasnya tergolong murah dan perawatannya minim, menjadikannya pilihan ekonomis sebagai alat angkut bensin.
Bagaimana dampak antrean Suzuki Thunder 125 di SPBU terhadap pengendara lain?
Antrean panjang yang didominasi Suzuki Thunder 125 menyebabkan kemacetan dan waktu tunggu yang tidak wajar bagi pengendara lain, terutama pada jam-jam sibuk seperti saat berangkat atau pulang kerja. Hal ini menimbulkan kekesalan di kalangan masyarakat yang hanya ingin mengisi bensin untuk kebutuhan sehari-hari.
Apakah ada kebijakan terkait larangan pembelian bensin untuk Suzuki Thunder 125?
Ya, belakangan ini beberapa SPBU Pertamina viral karena menerapkan kebijakan yang melarang motor Suzuki Thunder 125 untuk membeli Pertalite. Kebijakan ini muncul sebagai respons terhadap praktik pembelian bensin dalam jumlah besar untuk diecer, yang mengganggu kelancaran layanan SPBU.

