
Uzone.id — Sebuah mobil Toyota Calya hitam membuat gaduh jalanan Jakarta, tepatnya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Rabu sore, (25/02). Bagaimana tidak, mobil ini melaju secara ugal-ugalan bahkan melawan arah hingga menyeruduk pengendara lain di kawasan tersebut.
Alhasil, tindakannya tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah kendaraan dan amarah dari warga karena mobil yang beberapa kali mencoba melarikan diri. Mobil dengan plat nomor D 1640 AHB yang dikendarai oleh seorang pria berinisial HM ini berhasil diamankan setelah dikepung oleh warga.Kronologi mobil ugal-ugalan di kawasan Gunung Sahari
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, bertepatan dengan jam sibuk pulang kantor dan arus kendaraan yang cukup padat.
Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil tersebut awalnya melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari. Saat melintas di sekitar Halte Lapangan Banteng, anggota lantas berupaya menghentikan laju mobil tersebut karena diduga menggunakan nomor plat palsu.
Namun, pengemudi yang diduga panik justru tidak mengindahkan perintah aparat dan tetap melanjutkan perjalanan dari arah selatan di jalan Gunung Sahari.
"Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber sehingga takut dan melarikan diri lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari arah selatan ke utara,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung, dikutip dari berbagai sumber.
Pengemudi bersama satu penumpang yang diketahui merupakan perempuan kemudian berbelok ke sejumlah ruas jalan di sekitar Gunung Sahari dan Bungur Besar Raya. Dalam rute tersebut, mobil melaju melawan arus dan melakukan beberapa kali putar balik yang membahayakan pengguna jalan lain.
Aksi tersebut berakhir di dekat Halte Golden Truly setelah kendaraan dihentikan oleh warga yang kesal dengan perilaku pengemudi.
Imbasnya, beberapa kendaraan motor harus mengalami kerusakan akibat terseruduk mobil ini. Seorang ibu dan anak juga dilaporkan sempat terjatuh dari kendaraannya akibat tindakan sembrono tersebut.
Untuk menghindari amukan massa, pihak polisi juga sempat melepaskan tembakan peringatan.
Alih-alih berhenti, pelaku malah terus menancap gas kendaraannya dalam kondisi melawan arus dan menabrak kendaraan didepannya. Tindakan pelaku berhasil diredam setelah mobil stuck karena terhalang kendaraan lain dan massa yang berhasil masuk ke dalam kendaraan.
Selain kerusakan pada motor dan mobil yang tertabrak, salah satu pengendara juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian ini, saat ini korban tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kondisi pelaku
Pelaku saat ini telah dibawa oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sebelumnya, plat nomor palsu menjadi pemicu pelaku melakukan tindakan sembrono tersebut.
Namun saat ini kepolisian telah melakukan pengecekan kondisi, termasuk tes urine dan kesehatan lainnya untuk mengetahui apakah ada indikasi penggunaan barang-barang terlarang atau obat-obatan yang berdampak pada perbuatan pelaku.
Dari hasil pemeriksaan, Kamis, (26/02), polisi menemukan bahwa hasil tes urine pengemudi Toyota Calya dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.
"Dari hasil tes urine hasilnya negatif (narkoba), namun di dalam mobilnya ditemukan 4 pasang TNKB yang berbeda angka," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin seperti dikutip dari detik.com, Kamis (26/2).
Sampai saat ini, kepolisian masih terus mendalami aksi ugal-ugalan yang dilakukan pengemudi mobil tersebut. Termasuk, mendalami plat palsu dan TNKB yang digunakan pengemudi.