icon-category Digilife

Waspada! Ada Trojan Canggih Bobol macOS Lewat Software Bajakan

  • 21 Dec 2023 WIB
Bagikan :

Uzone.id – Meskipun kebanyakan penjahat siber atau hacker menargetkan sistem operasi Android untuk menyebarkan virus dan malware berbahaya, pengguna sistem operasi lain seperti macOS juga nyatanya tidak lepas dari file-file berbahaya.

Penemuan terbaru dari Kaspersky menunjukkan kalau program jahat dan canggih bernama Proxy Trojan telah dirancang oleh hacker jahat untuk menyusup ke sistem operasi perangkat MacBook dari Apple, macOS.

“Ancaman terbaru ini disebarkan melalui distribusi software resmi versi crack atau bajakan,” tulis Kaspersky dalam pernyataannya, Rabu (20/12).

Perangkat lunak crack biasanya dipilih sebagai alternatif untuk mendapatkan benefit aplikasi secara ilegal, alias software bajakan. Biasanya, aplikasi atau software yang diinstal secara ilegal adalah software berbayar.

Cara kerja Proxy Trojan ini adalah dengan berpura-pura bekerja sebagai program yang sah selama instalasi berlangsung, lalu menyusup ke sistem pengguna secara diam-diam dan membuat server proxy rahasia.

Dari sini, penjahat siber akan mengubah rute lalu lintas jaringan dan melakukan distribusi trojan. Selanjutnya, trojan dalam file ini juga secara pintar menyembunyikan komunikasi mereka sehingga tidak bisa dideteksi dengan mudah.

Kaspersky menambahkan kalau trojan ini membuat koneksi dengan protokol WebSocket, yang mana protokol canggih antara server dan klien ini bisa membuat Trojan menerima perintah secara real-time, beradaptasi dengan mudah dan menghindari deteksi dengan lebih efektif.

Sebenarnya, memasang aplikasi dan perangkat lunak bajakan ini sudah dilakukan dari lama, namun dengan adanya Proxy Trojan yang lebih canggih ini, penjahat siber bisa lebih leluasa melakukan aksinya.

Maka dari itu, Kaspersky mengimbau pengguna perangkat macOS untuk melindungi dari perangkat dari trojan, dengan tidak mengunduh aplikasi ilegal.

“Untuk melindungi perangkat, pengguna macOS harus mengandalkan perangkat lunak keamanan yang kuat dan berhati-hati saat mengunduh yaitu tetap berpegang pada sumber resmi, hindari perangkat lunak yang diretas,” kata Sergey Puzan, peneliti keamanan Kaspersky.

Pengguna juga diminta untuk menjaga kerahasiaan alamat email utama dan nomor telepon, mengunduh aplikasi resmi di Apple App Store, Google Play Store dan Amazon App Store. Serta jangan lupa untuk selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi penting saat pembaruan tersedia.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini