Gadget

Waspada, Xiaomi! realme Sedikit Lagi Masuk Top 5 Smartphone di Dunia

  • 23 September 2021
  • Bagikan :

    Logo realme (Foto: Dok Ist)

    Uzone.id - Biro riset Counterpoint untuk pertama kalinya mencatat realme masuk ke dalam jajaran enam besar vendor ponsel cerdas secara global. Ini berarti vendor mengalami kenaikan dari sebelumnya posisi tujuh. 

    Seperti dikutip Uzone.id dari laporan resminya, realme menempati posisi keenam dengan pangsa pasar 5 persen dan pertumbuhan 134 persen Year on Year (YoY) pada kuartal kedua tahun 2021.

    Ini tentu saja sebuah pencapaian singkat hanya butuh tiga tahun untuk mencapai posisi tersebut, sebab realme sejatinya baru hadir pada tahun 2018 di Shenzhen, China.

    “Dalam tiga tahun terakhir, kami seperti harimau kecil yang baru lahir namun sudah bisa menunjukan taji,” kata Pendiri dan CEO realme Sky Li.

    Baca juga: Tablet realme Meluncur Dibekali MediaTek Helio G80

    realme sendiri berkembang pesat di lebih 18 pasar global termasuk India, mereka mengklaim bahkan menjadi nomor satu di Filipina dan Bangladesh, menempati posisi keempat di India dan Rusia, serta posisi 5 teratas di kawasan eropa.

    Bulan lalu juga Strategy Analytics mencatat bahwa realme menjadi merek tercepat yang pernah mengirimkan 100 juta ponsel ke seluruh dunia.

    Foto: Counterpoint Research

    "India adalah tempat realme dimulai dan juga wilayah yang paling banyak berkontribusi untuk menjadi nomor enam. realme menjadi merek tercepat yang mencapai 100 juta pengiriman dan 50 juta berasal dari India," kata Vice President realme, dan CEO Realme India Eropa, Mahdev Sheth.

    Dengan pencapaian tersebut, realme menargetkan untuk mengirimkan 300 juta handset pada tahun 2023, dengan rincian akan mampu menggandakan pengiriman tahun depan.

    Baca juga: Adu Spesifikasi realme GT Master Editon vs Poco X3 GT

    Di tengah kekurangan chipset, perusahaan menargetkan enam juta handset dan dua juta produk AIoT untuk musim perayaan terbesar di India, Diwali.

    Sheth menyebutkan bahwa seluruh industri menghadapi kekurangan chipset tetapi realme telah merasakan ini di awal tahun dan telah bekerja sama dengan pembuat chipset untuk bersiap-siap untuk Diwali tahun ini.