WhatsApp Siapkan Fitur Baru, Berikan 'Alarm' Pada Pesan Scam dan Judol
WhatsApp memperkenalkan fitur Scam Alert berbasis AI untuk mendeteksi pesan-pesan penipuan seperti phishing dan spam judi online.

Highlight Artikel
- WhatsApp meluncurkan fitur baru bernama Scam Alert untuk mendeteksi pesan penipuan seperti phishing dan spam link judi online.
- Fitur ini menggunakan teknologi AI, bersifat opsional, dan akan memberi peringatan kepada pengguna mengenai pesan mencurigakan.
- Scam Alert dirancang untuk berjalan sepenuhnya di perangkat pengguna, menjaga privasi percakapan agar tidak terkirim ke server WhatsApp atau pihak ketiga.
- Saat ini, fitur ini masih dalam versi beta terbatas dan sedang diuji coba sebelum diluncurkan kepada seluruh pengguna.
Daftar Isi
Fitur ini diumumkan oleh induk WhatsApp, Meta, di tengah
maraknya pesan-pesan spam yang menargetkan pengguna WhatsApp dan juga
pemblokiran massal pada akun-akun yang dianggap melanggar kebijakan platform.
“Hari ini, kami memberikan gambaran awal fitur Scam Alert
(Peringatan Penipuan), sebuah fitur baru yang berjalan menggunakan AI dan
bersifat opsional untuk memberitahu pengguna tentang pesan yang berpotensi scam
(penipuan),” kata Meta dalam
blog resminya, dikutip Minggu, (16/08).
Bagaimana Cara Kerja Scam Alert?
Sesuai dengan penjelasan awal Meta, alat baru ini
menggunakan AI untuk memeriksa pesan-pesan dari orang-orang yang tidak ada
dalam daftar kontak pengguna. Alat ini akan menganalisa struktur percakapan dan
sinyal linguistik untuk memahami apakah sebuah pesan berpotensi penipuan atau
tidak.
Jika WhatsApp menilai bahwa pesan tersebut mencurigakan,
aplikasi akan menampilkan peringatan pada chat tersebut kepada orang yang
dituju. Selanjutnya, pengguna akan mendapat 2 opsi, yaitu memblokir dan
melaporkan pengirim pesan atau melanjutkan percakapan seperti biasa.
Aspek Privasi dan Sifat Opsional Fitur
Meta menyebut pihaknya tidak bisa bertindak secara otomatis
untuk menindak akun-akun tersebut dan hanya bisa memberikan peringatan
saja.
“Satu-satunya cara agar isi pesan atau bahkan fakta bahwa
penipuan telah terdeteksi dan sampai ke server kami adalah jika pengguna secara
eksplisit memilih untuk melaporkannya,” tambah Meta.
Karena bersifat opsional, fitur ini harus diaktifkan secara
manual oleh masing-masing pengguna nantinya. Setelah diaktifkan, aplikasi
kemudian akan mengunduh model machine learning yang bisa memeriksa
pesan-pesan tersebut.
Demi menjaga keamanan dan privasi pesan pengguna, Meta membuat alat ini berjalan sepenuhnya di perangkat sehingga tidak ada percakapan yang dikirimkan ke pihak WhatsApp atau ke pihak ketiga seperti Meta.
Tapi, WhatsApp menyebut bahwa beberapa informasi pun perlu
dibagikan kepada sistemnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan fitur tersebut
berfungsi dengan baik dan agar tetap terupdate terkait modus penipuan terbaru.
Aplikasi ini akan mengumpulkan sinyal-sinyal tertentu yang
diproses dengan akurat dan diserahkan secara anonim kepada Meta.
Pengembangan dan Status Peluncuran Fitur
Sistem Scam Alert ini dikembangkan berdasarkan
percakapan-percakapan scam yang dilaporkan oleh pengguna WhatsApp.
Percakapan-percakapan tersebut kemudian digunakan untuk membangun sistem
berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi apakah pesan baru
memiliki kemiripan atau tidak dengan modus penipuan yang sering kali dikirimkan
melalui WhatApp.
Untuk saat ini, fitur tersebut diluncurkan dalam versi beta
terbatas dan hanya tersedia secara khusus untuk pengguna awal saja.
Perusahaan akan terus melakukan pengujian pada sistem
tersebut dengan melibatkan para peneliti serta komunitas bug bounty sebelum
fitur tersebut diluncurkan ke seluruh pengguna WhatsApp.
“Kami menerbitkan peluncuran terbatas fitur ini dalam versi
Beta, dan akan terus bekerja sama dengan komunitas Bug Bounty untuk melakukan stress-test
terhadap sistem ini,” tutur Meta.
FAQ Artikel
Apa itu fitur Scam Alert WhatsApp?
Fitur Scam Alert adalah alat baru dari WhatsApp yang menggunakan AI untuk mendeteksi dan memberitahu pengguna tentang pesan-pesan yang berpotensi penipuan, seperti phishing atau spam link judi online, dari kontak yang tidak dikenal.
Bagaimana cara kerja fitur Scam Alert?
Fitur ini menggunakan AI untuk menganalisis struktur percakapan dan sinyal linguistik dari pesan-pesan yang datang dari orang yang tidak ada di daftar kontak. Jika terdeteksi mencurigakan, aplikasi akan menampilkan peringatan di chat tersebut dan memberikan opsi untuk memblokir atau melaporkan pengirim.
Apakah fitur Scam Alert otomatis aktif?
Tidak, fitur Scam Alert bersifat opsional dan harus diaktifkan secara manual oleh masing-masing pengguna. Setelah diaktifkan, aplikasi akan mengunduh model machine learning yang diperlukan.
Bagaimana privasi pesan pengguna terjaga dengan adanya fitur ini?
Demi menjaga privasi, Meta membuat alat ini berjalan sepenuhnya di perangkat pengguna (on-device processing), sehingga tidak ada isi percakapan yang dikirimkan ke server WhatsApp atau pihak ketiga. Beberapa sinyal anonim mungkin dikumpulkan untuk memastikan fitur berfungsi dan terupdate.
Kapan fitur Scam Alert akan tersedia untuk semua pengguna?
Saat ini, fitur Scam Alert masih dalam versi beta terbatas dan hanya tersedia untuk pengguna awal. Perusahaan akan terus melakukan pengujian dan bekerja sama dengan peneliti serta komunitas bug bounty sebelum meluncurkannya ke seluruh pengguna WhatsApp.
