Wuling Aira EV vs Air EV, Apa Saja Bedanya?
.jpeg&w=3840&q=75)
Highlights Artikel
- Wuling Aira EV diperkenalkan sebagai pelengkap jajaran EV kompak, siap meluncur di GIIAS 2026.
- Perbedaan utama dengan Air EV mencakup akses 4 pintu, dimensi sedikit lebih besar, dan dukungan DC fast charging (CCS2).
- Aira EV menggunakan baterai LFP 25,1 kWh dengan jarak tempuh 300 Km, motor listrik 30 kW, dan ban 13 inci.
- Fitur Aira EV mirip Air EV, namun fitur WIND yang ada di Air EV tidak tersedia pada Aira EV.
- Wuling Aira EV diperkirakan akan dipasarkan dengan harga di bawah Rp200 juta.
Daftar Isi
Meski dibangun di platform yang sama dengan Wuling Air EV, Aira EV hadir dengan sejumlah perbedaan, mulai dari desain empat pintu, dimensi yang lebih besar, hingga dukungan DC fast charging yang membuatnya lebih praktis digunakan sehari-hari.
Jika melihat dari segi namanya, memang mirip antara Wuling Aira EV dan Air EV. Namun, tentu ada pembeda pada Wuling Aira EV ke arah yang lebih positif, terutama dari segi kepraktisan penggunaan hingga proses pengecasannya.
Akses 4 Pintu
Begitu melihat Wuling Aira EV, tentu desain 4 pintu nya menjadi yang paling mudah terlihat perbedaannya. Dengan demikian, penggunanya bisa dengan leluasa untuk masuk ke baris belakang.
Wuling Aira EV memiliki dimensi panjang 3.268, lebar 1.520, dan tinggi 1.575 mm dengan wheelbase 2.190 mm.
Sedangkan Air EV dimensinya sedikit lebih kecil yakni panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.531 mm dengan wheelbase 2.010 mm.
Artinya Aira EV sedikit lebih panjang 29 cm dan jarak sumbu rodanya juga lebih panjang sekitar 180 mm.
Baterai dan Motor Listrik Mirip
Wuling Aira EV dan Air EV sama-sama menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang terkenal lebih tahan lama dan minim perawatan.
Nah soal spesifikasinya, Wuling Aira EV menggunakan baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan jarak tempuh 300 Km berdasarkan perhitungan CLTC.
Sedangkan Air EV menawarkan baterai yang lebih besar yakni 26,7 kWh dengan klaimnya jarak tempuh yang sama yakni bisa mencapai 300 km.
Nah dari segi motor listrik, baik Aira EV dan Air EV sama-sama mengusung motor listrik berpenggerak roda belakang bertenaga 30 kW.
Bisa Fast Charging
Wuling Aira EV bisa melakukan pengisian daya lewat DC fast charging CCS2 dan AC charging. Berbeda dengan Air EV yang hanya tersedia dalam pilihan AC charging saja.
Dengan adanya port DC fast charging CCS2, membuat Wuling Aira EV lebih mudah digunakan perjalanan jauh karena didukung pengecasan cepat saat di tengah perjalanan.
Sayangnya, Wuling belum memberikan informasi mengenai seberapa cepat durasi pengisian daya dari Aira EV ketika menggunakan DC ataupun AC charging.
Ukuran Ban Lebih Besar
Dari segi kaki-kaki, Wuling Aira EV dan Air EV sama-sama menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan sistem penggerak roda belakang.
Namun dari segi ukuran ban, keduanya benar-benar berbeda. Karena Wuling Aira EV menggunakan pelek 13 inci dengan ukuran ban 155/70x.
Sedangkan Air EV menggunakan dimensi ban yang lebih kecil yakni 12 inci, begitu juga dengan ukuran tapaknya yakni 145/70.
Fitur Mirip Tapi Ada yang Dipangkas?
Wuling Aira EV masih menawarkan sejumlah fitur menarik seperti mode berkendara, parkir elektronik, lampu follow-me-home, serta penjadwalan pengisian baterai.
Di interiornya juga ada head unit berukuran 10,1 inci dengan smartphone interconnection, cluster meter 7 inci.
Ditambah lagi terdapat Tire Pressure Monitoring System, Hill Hold Control, Electronic Stability Control, sensor dan kamera parkir belakang, dan Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Vehicle Hold (AVH).
Sedangkan Wuling Air EV sudah dibekali rem parkir elektronik, keyless entry, kamera belakang, Vehicle Stability Control (VSC), hingga airbag.
Menariknya Air EV sudah dilengkapi dengan fitur WIND yang tidak dimiliki oleh Aira EV.
Nah menariknya dengan segala perbedaan tersebut, Wuling Aira EV bakal dipasarkan dengan harga di bawah Rp200 juta. Namun harga pastinya akan diresmikan pada ajang GIIAS 2026 mendatang.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Wuling Aira EV dan Air EV
Apa perbedaan utama Wuling Aira EV dan Air EV?
Perbedaan utama terletak pada desain 4 pintu, dimensi yang sedikit lebih besar, kemampuan DC fast charging (CCS2) pada Aira EV, dan ukuran ban Aira EV yang lebih besar (13 inci).
Apakah Wuling Aira EV mendukung fast charging?
Ya, Wuling Aira EV mendukung pengisian daya cepat DC fast charging CCS2, selain AC charging. Fitur ini tidak ada pada Wuling Air EV.
Berapa kapasitas baterai dan jarak tempuh Wuling Aira EV?
Wuling Aira EV menggunakan baterai LFP 25,1 kWh dengan klaim jarak tempuh 300 Km (berdasarkan CLTC). Motor listriknya bertenaga 30 kW.
Kapan Wuling Aira EV akan meluncur dan berapa perkiraan harganya?
Wuling Aira EV siap meluncur di GIIAS 2026. Perkiraan harganya akan dipasarkan di bawah Rp200 juta, dengan harga pasti diumumkan saat peluncuran.
Fitur apa yang dipangkas dari Aira EV dibandingkan Air EV?
Wuling Aira EV tidak dilengkapi dengan fitur WIND yang tersedia pada Wuling Air EV.

.jpeg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
.jpeg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)