icon-category Telco

XL Axiata Cicil Matikan 3G, Bagaimana Nasib Pengguna?

Uzone.id - Rencana pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mematikan jaringan 3G secara total di akhir tahun terus dilanjutkan. Operator telekomunikasi secara bertahap mematikan koneksi 3G, tak terkecuali XL Axiata.

“Pemerintah sudah memberikan target akhir tahun ini harus mematikan 3G dan berlaku untuk semua operator,” jelas Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa dalam media update yang digelar secara online pada Kamis (11/8).

Dihentikannya jangkauan jaringan ini di Indonesia sungguh penting, terutama untuk pemerataan koneksi 4G LTE di tanah air. I Gede menyebut, saat jaringan 3G dimatikan, maka pengalaman pelanggan yang menggunakan 4G LTE akan lebih maksimal.

“Kita bisa meningkatkan experience pelanggan setelah shutdown 3G. Ekspansi 4G akan langsung bisa dinikmati dengan peningkatan download speed yang lebih baik,” katanya.

Baca juga: Hal yang Harus Diperhatikan Operator Sebelum ‘Bunuh’ 3G

Pertanyaannya, bagaimana dengan konsumen yang masih menggunakan koneksi ini? Ia menjelaskan, pelanggan 3G terbagi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah pelanggan voice yang masih bisa menggunakan jaringan 2G untuk melakukan panggilan telepon.

Kedua, merupakan tipe pelanggan yang menggunakan 3G untuk koneksi data. Khusus untuk konsumen ini, XL Axiata memiliki siasat khusus dengan memberikan upgrade kartu uSIM 4G bagi pengguna yang sudah mempunyai perangkat berteknologi 4G LTE.

Namun jika pengguna khususnya di daerah yang tidak memiliki ponsel 4G, XL Axiata menyediakan program bundling khusus dengan menggandeng ritel ataupun brand smartphone. Semuanya dilakukan agar penetrasi 4G LTE meningkat di daerah-daerah.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa

“Marketing kita kerja sama dengan rekan ritel dan brand untuk memberikan program bundling khusus di daerah-daerah dengan penetrasi 4G yang masih rendah,” ucap I Gede.

Sunset (mematikan) 3G dilakukan bersama operator lain. Mereka juga mulai refarming 3G ke 4G,” pungkasnya.

Perlu diketahui, salah satu fokus Kominfo di tahun ini adalah peningkatan 3G ke 4G yang ditargetkan akan selesai di akhir tahun 2022. Jaringan ini dianggap sudah waktunya ‘dipensiunkan’, lantaran memiliki kecepatan internet dan layanan data yang jauh di bawah 4G LTE.

Selain XL Axiata, Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison secara bertahap telah menghentikan jaringan 3G mereka. Indosat Ooredoo Hutchison misalnya, operator ini sudah menonaktifkan jaringan 3G di Jabotabek.

Baca juga: 3G Indosat Ooredoo Hutchison di Jabotabek Sudah Mati

Sementara Telkomsel, telah memulai upgrade 3G ke 4G dan terbagi ke dalam tiga tahap. Tahap pertama upgrade ini dimulai pada bulan Maret hingga Mei 2022 di 90 kota/kabupaten, yang mencakup 766 kecamatan.

Sedangkan untuk tahap berikutnya akan dilanjutkan upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE di 132 kota/kabupaten pada bulan Juni hingga Juli 2022, kemudian 178 kota/kabupaten di bulan Agustus hingga Oktober 2022, dan 104 kota/kabupaten pada bulan November sampai dengan Desember 2022.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini