icon-category Digilife

4 Fakta Robot Ciptaan Telkom University-LIPI untuk Basmi Corona

  • 04 Apr 2020 WIB
  • Bagikan :

    Foto: Telkom University

    Uzone.id - Pandemi global akibat virus Corona (Covid-19) tak selalu menciptakan keadaan yang kelam. Justru beberapa teknologi tercipta ketika virus yang menyebabkan pnemonia ini menginfeksi puluhan ribu manusia di dunia.  

    Seperti tim dari Telkom University berhasil menciptakan robot otonom bernama Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR).

    AUMR bisa dimanfaatkan untuk disinfeksi dan sterilisasi pada ruang isolasi pasien positif virus Corona, sehingga mengecilkan ruang penyebaran virus.

    Robot ini akan diujicoba di Rumah Sakit Pindad Bandung dan Wisma Atlet Jakarta.

    Robot AUMR ciptaan Telkom University ini yang pertama di Indonesia, sebelumnya alat yang serupa digunakan di beberapa negara, salah satunya Denmark.

    Baca juga: 6 Trik Kencan Online Menyenangkan Selama Virus Corona

    1. Cara kerja AUMR 

    Caption

     

    Ketika organisme biologi terpapar sinar UV dalam kisaran 200 nm dan 280 nm, maka sinar tersebut akan diserap oleh DNA, RNA dan protein.

    Penyerapan tersebut akan menyebakan pecahnya dinding sel protein dan tentunya kematian organisme tersebut.

    Penyerapan sinar UVC oleh DNA dam RNA (khususnya basa timin), diketahui menyebabkan inaktivasi untai ganda DNA atau RNA melalui pembentukan dimer timin.

    Jika cukup dimer ini diproduksi dalam DNA, maka akibatnya proses replikasi DNA akan terganggu dan tentunya sel tidak dapat mereplikasi.

     

    2. Beroperasi hingga 5 jam

    Caption

     

    AUMR bisa beroperasi hingga 5 jam, untuk sistem kerja UVC nya bisa berlangsung sekitar 1 jam.

    Kontrol terhadap robot ini bisa dilakukan dalam beberapa mode, bisa menggunakan remote control, autonomous control mode dengan melakukan line tracking atau laser range navigation.

    Robot ini juga sudah dilengkapi sensor ultrasonic agar tidak menabrak benda di sekitarnya.

     

    3. Harganya murah

    Caption

     

    Selama riset dan pengemmbangan AUMR ini, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp250.000.000.

    Jika dibandingkan dengan robot AUMR dari luar yang harganya bisa tembus USD80 ribu-USD90 ribu.

     

    4. Kolaborasi Telkom University dan LIPI

    Caption

     

    AUMR dibuat hasil kolaborasi Telkom University dan Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI, yang terdiri dari Angga Rusdinar, S.T., M.T., Ph.D (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Bandung Indonesia), Dr. Irwan Purnama (Balai Pengembangan Instrumentasi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bandung, Indonesia), Dr. Kemas Muslim Lhaksmana (Teknik Informatika, Fakultas Teknik Informatika, Universitas Telkom, Bandung Indonesia), Dr. Ratih Asmana (Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bogor, Indonesia). 

     

    VIDEO Samsung Galaxy M31 Unboxing, Udah Komplit Nih?
     

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini