icon-category Digilife

85 Persen Pengguna Android Was-was Privasinya Dibobol

  • 15 Aug 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Unsplash

    Uzone.id - Melihat banyaknya kasus penyalahgunaan data di dunia maya, tak heran kalau misalnya warganet merasa was-was dan khawatir privasinya dibobol oleh pihak tertentu.

    Apalagi saat ini keamanan digital sangat rentan diretas. Tak hanya data diri, bahkan hal-hal yang sangat pribadi pun turut dalam ancaman. Maka dari itu, pengguna kini makin melek dengan keamanan digital mereka.

    Dalam temuan Kaspersky diperoleh berdasarkan data anonim terkait kunjungan ke situs web Kaspersky Privacy Checker antara Januari 2022 dan Juli 2022, Kaspersky mencatat sebanyak 85 persen pengguna tertarik untuk mengetahui cara mengatur pengaturan privasi untuk layanan khusus di Android.

    Dalam hal aplikasi, sebanyak 22 persen pengguna melakukan permintaan terkait pedoman keamanan Google.

    Baca juga: Windows 11 Bakal Kasih Tau Saat Aplikasi 'Kepoin' Kegiatan Kamu

    Selama satu tahun ini sebanyak 80 persen mengaku khawatir soal privasi digital dan 59 persen diantaranya mengaku lebih aware soal bagaimana data mereka diperlakukan. Dari laporan yang sama, ada beberapa platform yang paling sering diminta untuk instruksi pengaturan keamanan.

    Berdasarkan data ini, permintaan pedoman privasi untuk layanan Android lebih banyak diminta dibandingkan OS lain, termasuk Windows, iOS dan Mac. 

    Google menjadi layanan yang paling banyak diminta terkait pengaturan privasi dan juga layanan. Selanjutnya, ada aplikasi seperti Chrome, WhatsApp, Instagram dan juga Facebook yang masuk dalam 5 besar layanan yang paling menarik perhatian pengguna terkait pengaturan layanan dan privasi.

    “Statistik pengunjung dari Privacy Checker menunjukkan aspek privasi dan keamanan online mana yang paling menarik perhatian pengguna. Tahun ini Instagram menduduki puncak di atas Facebook dan TikTok, dimana ini cukup mengejutkan mengingat jumlah pengawasan TikTok masih diterima dari publik dan pihak berwenang,” kata Sergey Malenkovich, Head of Social Media di Kaspersky.

    Baca juga: Microsoft Defender Kasih Perlindungan untuk Android, iOS & macOS

    Untuk melindungi informasi pribadi di berbagai platform sosial media, berikut checklist singkat dari Kaspersky yang bisa kalian lakukan:

    • Solusi keamanan biasanya memiliki fitur penjelajahan pribadi, solusi ini dapat membantu pengguna menghindari pelacakan internet.
    • Jangan lupa untuk meninjau izin untuk aplikasi seluler dan ekstensi browser. Sebaiknya hindari memasang ekstensi browser kecuali kalian benar-benar membutuhkannya. Periksa dengan cermat izin yang kalian berikan.
    • Kalian harus tahu kalau penyimpanan umum bukanlah tempat terbaik untuk menyimpan informasi pribadi, seperti pemindaian paspor atau daftar kata sandi. Pilihan yang lebih baik adalah menyimpannya dalam arsip terenkripsi.
    • Salah satu hal yang bisa kalian lakukan adalah memperbarui sistem operasi dan aplikasi penting sesaat setelah ada pembaruan tersedia. Banyak masalah keamanan dapat diselesaikan dengan menginstal versi terbaru dari perangkat lunak.
    • Cobalah untuk hindari mengunggah informasi yang mungkin terlalu detail, seperti alamat, nomor telepon pribadi, e-mail, dan data pribadi lainnya. Sebelum berbagi, pertimbangkan dulu apakah mungkin ada konsekuensi yang tidak diinginkan, dan jangan membagikan apa pun yang dapat membahayakan privasi kalian  maupun orang lain.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini