AI Makin Ramai, NeutraDC Siapkan Data Center hingga 200 MW
NeutraDC (Telkom) memperluas pusat data Cikarang hingga 200 MW, butuh dukungan PLN untuk pasokan energi menopang kebutuhan digital era AI.

Highlight Artikel
- Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong lonjakan kebutuhan infrastruktur digital, khususnya data center berskala besar.
- PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) memperluas kapasitas data center hyperscale-nya di Cikarang hingga 200 MW untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
- NeutraDC menggandeng PT PLN (Persero) untuk memastikan kesiapan pasokan energi yang stabil bagi pengembangan fasilitas data center ini.
- Ekspansi ini tidak hanya mendukung AI, tetapi juga cloud computing, layanan digital, dan memperkuat ekosistem digital nasional di Indonesia.
Uzone.id – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat kebutuhan terhadap infrastruktur digital ikut melonjak. Di balik layanan AI yang semakin banyak digunakan, ada data center yang harus bekerja menyediakan ruang penyimpanan, konektivitas, hingga kapasitas komputasi dalam skala besar.
Kebutuhan tersebut ikut mendorong PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, untuk memperluas kapasitas data center di Cikarang, Jawa Barat.NeutraDC menggandeng PT PLN (Persero) untuk memastikan kesiapan pasokan energi bagi pengembangan fasilitas data center berskala hyperscale tersebut.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin dengan General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Barat Muhammad Joharifin dan Direktur Utama PT PLN Electricity Services PLN Susiana Mutia di Bandung, Selasa (11/8).
Lewat ekspansi ini, kapasitas data center NeutraDC di Cikarang direncanakan meningkat hingga 200 MW.
Angka tersebut menunjukkan bagaimana kebutuhan energi menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur digital, terutama ketika AI, cloud computing, dan berbagai layanan berbasis data terus berkembang.
Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin mengatakan, ekspansi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kapasitas infrastruktur digital Indonesia.
“Bagi kami di NeutraDC, ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas data center. Kami sedang mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan Indonesia untuk tumbuh di era AI. Karena itu, kesiapan energi menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ekspansi kami,” lanjut Rakhmad.
AI bikin kebutuhan data center ikut melonjak
Bagi pengguna internet, perkembangan AI mungkin paling mudah terlihat dari semakin banyaknya aplikasi dan layanan yang mengandalkan teknologi tersebut.
Mulai dari chatbot, pembuatan gambar dan video, layanan cloud, analisis data, hingga berbagai aplikasi perusahaan, semuanya membutuhkan infrastruktur komputasi di belakang layar.
Semakin banyak layanan tersebut digunakan, semakin besar pula kebutuhan terhadap kapasitas komputasi dan penyimpanan data. Di sinilah data center memegang peranan penting.
Data center menjadi tempat berbagai perangkat komputasi dan jaringan beroperasi untuk menjalankan layanan digital. Dalam skala hyperscale, fasilitas tersebut dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi dan data dalam jumlah sangat besar.
Karena itu, ekspansi data center tidak cukup hanya dengan menyiapkan gedung dan server. Ketersediaan energi yang stabil dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan juga menjadi bagian penting.
NeutraDC sendiri menyebut kebutuhan terhadap infrastruktur digital terus berkembang seiring semakin luasnya pemanfaatan AI, cloud computing, dan layanan berbasis data.
Kondisi tersebut membuat perusahaan membutuhkan data center yang tidak hanya memiliki kapasitas besar, tetapi juga mampu meningkatkan skalanya mengikuti pertumbuhan pelanggan.
Kenapa PLN ikut jadi bagian penting?
Pengembangan data center dalam skala besar membutuhkan ekosistem pendukung yang kuat. Selain server dan teknologi komputasi, fasilitas tersebut membutuhkan pasokan listrik yang andal untuk menjaga operasionalnya.
Karena itu, kerja sama NeutraDC dengan PLN menjadi salah satu bagian penting dalam rencana ekspansi di Cikarang.
Melalui kolaborasi tersebut, NeutraDC akan memperoleh dukungan kesiapan energi untuk pengembangan kapasitas data center hingga 200 MW secara bertahap.
Rakhmad mengatakan pengembangan infrastruktur digital dalam skala besar memang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Digital transformation tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kami memperluas kapasitas data center, kami juga perlu memastikan seluruh ekosistem pendukungnya siap. Kolaborasi dengan PLN menjadi bagian dari langkah kami untuk memastikan ekspansi ini dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Artinya, pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya bergantung pada perusahaan teknologi. Infrastruktur seperti listrik, konektivitas, pusat data, dan jaringan juga harus berkembang secara bersamaan.
Bukan cuma untuk AI
Meski AI menjadi salah satu pendorong utama kebutuhan komputasi saat ini, kapasitas data center yang lebih besar nantinya juga dapat mendukung berbagai kebutuhan digital lainnya.
NeutraDC melihat bertambahnya kapasitas infrastruktur data center dapat membuka ruang bagi lebih banyak perusahaan, cloud provider, technology players, dan pelaku ekosistem AI untuk mengembangkan layanan mereka di Indonesia.
Hal ini penting karena semakin banyak aktivitas bisnis yang berpindah ke layanan cloud dan sistem digital.
Perusahaan dapat membutuhkan kapasitas komputasi untuk menjalankan aplikasi, menyimpan data, mengembangkan layanan digital, hingga memanfaatkan AI untuk operasional bisnis.
Dengan tersedianya infrastruktur data center di dalam negeri, kebutuhan tersebut dapat ditopang oleh ekosistem digital nasional.
NeutraDC juga mengembangkan tiga layanan utama, yakni Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra Connect.
Neutra Colocation mencakup layanan data center, sementara Neutra Compute menyediakan kebutuhan komputasi termasuk GPU dan AI compute. Adapun Neutra Connect mencakup kebutuhan konektivitas digital seperti interkoneksi data center, cross-connect, dan layanan internet.
Portofolio tersebut membuat NeutraDC tidak hanya berperan sebagai penyedia fasilitas data center, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem infrastruktur digital yang melayani kebutuhan enterprise hingga hyperscale.
Ekspansi di Cikarang diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perkembangan ekonomi digital Indonesia.
Dengan kapasitas data center yang semakin besar, semakin banyak perusahaan teknologi dan pelaku industri digital memiliki ruang untuk mengembangkan layanan di Indonesia.
Hal ini juga menjadi semakin relevan di tengah persaingan negara-negara Asia untuk menarik investasi data center dan membangun ekosistem AI.
Indonesia memiliki pasar digital yang besar, tetapi pertumbuhan tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur yang sejalan. Data center menjadi salah satu fondasi yang menentukan kemampuan sebuah negara dalam menampung pertumbuhan layanan digital.
“Kami percaya bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia dibangun melalui kolaborasi. NeutraDC membawa kapasitas dan infrastruktur digital, PLN memastikan kesiapan energi, dan sinergi dalam ekosistem Danantara Indonesia memperkuat kemampuan kita untuk menciptakan nilai yang lebih besar,” tutup Rakhmad.
Dengan rencana ekspansi hingga 200 MW di Cikarang, NeutraDC ingin memastikan pertumbuhan kebutuhan AI dan layanan digital tidak berhenti pada pengembangan teknologi di sisi aplikasi.
Sebab, di balik AI yang semakin pintar dan layanan cloud yang semakin banyak digunakan, tetap dibutuhkan fondasi fisik berupa data center, jaringan, dan energi yang mampu menopang pertumbuhan tersebut.
FAQ Artikel
Mengapa NeutraDC memperluas kapasitas data center di Cikarang?
Ekspansi ini didorong oleh lonjakan kebutuhan terhadap infrastruktur digital akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan layanan berbasis data yang terus meningkat.
Berapa kapasitas yang ditargetkan untuk ekspansi data center NeutraDC di Cikarang?
Melalui ekspansi ini, kapasitas data center NeutraDC di Cikarang direncanakan meningkat hingga 200 MW.
Apa peran PT PLN (Persero) dalam proyek ekspansi data center NeutraDC ini?
PT PLN (Persero) digandeng oleh NeutraDC untuk memastikan kesiapan pasokan energi yang andal bagi pengembangan fasilitas data center berskala hyperscale tersebut.
Selain AI, kebutuhan apa saja yang akan didukung oleh kapasitas data center yang lebih besar ini?
Kapasitas data center yang lebih besar ini juga akan mendukung berbagai kebutuhan digital lainnya, seperti cloud provider, technology players, pengembangan layanan digital perusahaan, hingga operasional bisnis.
Layanan utama apa saja yang dikembangkan oleh NeutraDC?
NeutraDC mengembangkan tiga layanan utama: Neutra Colocation (layanan data center), Neutra Compute (kebutuhan komputasi termasuk GPU dan AI compute), dan Neutra Connect (konektivitas digital).



