Home
/
Digilife

Akun WhatsApp Banyak Kena Blokir, Komdigi Kirim Surat ke Meta

Kementerian Komdigi meminta klarifikasi Meta atas pemblokiran acak akun pengguna WhatsApp di Indonesia selama satu bulan terakhir.

Akun WhatsApp Banyak Kena Blokir, Komdigi Kirim Surat ke Meta

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Akun WhatsApp pengguna di Indonesia dan beberapa negara lain mengalami pemblokiran secara acak selama kurang lebih satu bulan terakhir.
  • Pengamat siber menduga pemicu pemblokiran adalah aktivitas spam dan promosi judi online.
  • Kementerian Komdigi telah meminta Meta (induk WhatsApp) untuk memberikan klarifikasi tertulis mengenai penyebab pemblokiran, langkah penanganan, status pemulihan, dan kanal aduan.
  • Meta sebelumnya mengakui adanya kesalahan di sistem mereka saat melakukan penyisiran pada akun yang menyalahgunakan layanan, dan sedang berupaya memulihkan akun terdampak.

Uzone.id — Akun WhatsApp pengguna Indonesia dan beberapa negara lain ramai kena blokir secara acak. Belum ada alasan pasti kenapa akun-akun pengguna tiba-tiba kena blokir, tapi pengamat siber melihat adanya aktivitas spam dan promosi judi online yang jadi pemicu hal ini.

Hingga saat ini, Senin, (24/08), pengguna di Indonesia masih mengalami terus mengalami hal ini. Ada yang akunnya baru kena blokir, ada yang sudah selesai melakukan tinjauan, ada juga yang mengaku kalau akun mereka berkali-kali terblokir selama satu bulan ke belakang.

Melihat maraknya insiden pemblokiran acak di platform WhatsApp, Kementerian Komdigi pun angkat suara dan meminta Meta–selaku induk WhatsApp–untuk segera memberikan penjelasan terkait pemblokiran massal ini.


"Kementerian Komdigi melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital telah menyampaikan surat permintaan klarifikasi kepada Meta Indonesia terkait permasalahan akun WhatsApp yang hilang atau terblokir," kata Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, dikutip dari CNN Indonesia, Senin, (24/08).



Alexander menambahkan bahwa melalui surat tersebut, Meta diminta untuk menyampaikan klarifikasi tertulis mengenai penyebab pemblokiran atau hilangnya akun WhatsApp.

Selain meminta klarifikasi mengenai penyebab pemblokiran, Alexander juga meminta Meta Indonesia untuk menyampaikan langkah penanganan yang telah dan juga sedang dilakukan, serta memberikan status pemulihan pada akun-akun yang terdampak.

Tak hanya itu, Meta juga diminta untuk menyediakan kanal aduan yang bisa dimanfaatkan para pengguna terdampak dalam peretasan dan juga pemblokiran acak oleh sistem.

Alexander menyatakan bahwa pihaknya memberi Meta waktu hingga Senin, (24/08) untuk memberikan klarifikasi tersebut.

Pemblokiran acak akun-akun WhatsApp sudah dialami pengguna di Indonesia dan beberapa negara lainnya selama kurang lebih 1 bulan terakhir. 

Terkait kasus ini, Meta sebelumnya sudah mengakui adanya kesalahan di sistem mereka di tengah upaya penyisiran pada akun-akun yang menyalahgunakan layanan mereka.




“Kami selalu berupaya selangkah lebih maju dari pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan layanan kami dan memblokir akun demi menjaga keamanan pengguna lain,” kata Meta dikutip dari TechCrunch, (04/08) lalu.

Meta melanjutkan, “Terkadang kami melakukan kesalahan, dan jika itu terjadi, kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali berkirim pesan. Saat ini, kami telah mengambil langkah untuk memulihkan akun yang terdampak.”

Hingga saat ini, Kementerian Komdigi belum memberikan update terbaru terkait respon dari Meta Indonesia, begitupun dengan Meta yang juga belum memberikan klarifikasi terbaru soal permasalahan ini.

 

FAQ Artikel

Mengapa akun WhatsApp pengguna di Indonesia dan negara lain diblokir secara acak?

Belum ada alasan pasti, namun pengamat siber menduga pemicunya adalah aktivitas spam dan promosi judi online. Meta sendiri mengakui adanya kesalahan sistem di tengah upaya mereka menyisir akun yang menyalahgunakan layanan.

Apa tindakan Kementerian Komdigi terkait pemblokiran massal WhatsApp ini?

Kementerian Komdigi telah mengirim surat permintaan klarifikasi kepada Meta Indonesia. Komdigi meminta penjelasan tertulis mengenai penyebab pemblokiran, langkah penanganan yang sedang dilakukan, status pemulihan akun terdampak, serta penyediaan kanal aduan bagi pengguna.

Bagaimana tanggapan Meta mengenai insiden pemblokiran acak akun WhatsApp?

Meta sebelumnya mengakui adanya kesalahan di sistem mereka saat berupaya memblokir akun yang menyalahgunakan layanan. Mereka menyatakan sedang berusaha memperbaikinya secepat mungkin dan telah mengambil langkah untuk memulihkan akun yang terdampak.

Sudah berapa lama insiden pemblokiran acak akun WhatsApp ini terjadi?

Pemblokiran acak akun-akun WhatsApp telah dialami pengguna di Indonesia dan beberapa negara lainnya selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Vina Insyani

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article