Benar Gak Sih Hacker Bjorka Sudah Ditangkap Polisi? Ini Faktanya

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.idBeberapawaktu lalu, tepatnya pada 23 September 2025, tim Ditsiber Polda Metro Jayatelah menangkap seseorang yang mengaku sebagai Bjorka—pelaku peretasan diIndonesia yang sempat populer pada tahun 2023 lalu.

Singkatnya, lelaki berisinial WFT (22 tahun) ini ditangkapkarena ketahuan mencuri 4,9 juta data nasabah sebuah bank dan mengaku sebagaipemilik akun X Bjorka bernama @bjorkanesia. 

Banyak yang mengira kalau lelaki ini adalah Bjorka yangsempat bikin geger Indonesia beberapa tahun lalu, namun benarkah demikian?

Kronologi Bjorka ditangkap polisi

Penangkapan ini terjadi pada 23 September lalu dimanakepolisian menangkap seorang pria berusia 22 tahun berinisial WFT. Ia ditangkapkarena telah meretas 4,9 juta data nasabah sebuah bank dan mengaku sebagaipemilik akun X Bjorka bernama @bjorkanesia.

WFT menggunakan akun @bjorkanesiaaa untuk mempostingtampilan salah satu akun sahabah bank swasta lalu mengirimkan pesan ke akunresmi bank dan mengklaim bahwa dirinya telah meretas 4,9 akun database nasabah.

Pelaku melakukan peretasan dengan tujuan untuk memeras banktersebut, namun hal ini menjadi modal bagi tim Ditsiber Polda Metro Jaya untukmelakukan penyelidikan dan pengungkapan identitas pelaku.

Tak hanya aktif di X saja, sama seperti hacker lainnya, WFTatau Bjorkanesia ini juga memiliki akun dark web dan sudah aktif semenjak 2020.




“Pelaku sudah memiliki akun di dark web sejak 2020,” kataWakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya Komisaris Besar Fian Yunus saatkonferensi pers, Kamis, (02/10).

Ia juga aktif di platform hacker lain seperti darkforum.stsemenjak 2024 dan beberapa platform dark web lainnya yang kini sudah ditutupoleh interpol. Alhasil, ia kemudian berpindah-pindah dari satu platform keplatform lainnya.

Selain Bjorka, ia juga muncul dengan nama-nama lain sepertiSkyWave, Shint Hunter, hingga Opposite6890.

Sebagai barang bukti, kepolisian mengumpulkan dua ponsel,satu tablet, dua SIM card, satu buah diska lepas yang berisi 28 email tersangkaWFT.

Kemunculan Bjorka ‘asli’ pasca ditangkap polisi

Setelah sosok Bjorka ditangkap, warga Indonesia digegerkandengan postingan yang diunggah di Instagram oleh akun @Bjorkanism di InstagramStory.

“Kalian pikir itu saya? Banyak yang pakai nama saya, tapikalian gak sadar kalau saya masih bebas–yang muncul di tahun 2022 lalu,”katanya dalam postingan tersebut.




Tak hanya itu, pemilik akun Instagram tersebut juga disebuttelah berhasil menyebarkan data-data kepolisian. Sebanyak 341 ribu personelPolri berhasil ia sebar ke platform dark web seperti BreachForums dan web-webmiliknya.

Data tersebut diketahui berisi data nama, pangkat, dansatuan tugas, hingga kontak pribadi personel Polri. Tak berhenti sampai situ,Bjorka juga mengancam akan mengunggah data-data dari Badan Gizi Nasional.

Identitas Bjorka masih diselidiki

Polda Metro Jaya kemudian menyampaikan keterangannya terkaitidentitas Bjorka. Dalam penjelasannya, Polda Metro Jaya memastikan kalau pemudaberinisial WFT (22) yang mereka tangkap adalah satu-satunya orang yangmenggunakan nama Bjorka di media sosial Twitter sejak 2020. 

Fakta ini pun terungkap dari penelusuran jejak digital yangdilakukan kepolisian.

"Dari bukti digital awal, yang kemarin saya sampaikandari akun X, memang akun twitter itu dari 2020 yang dia punya. Jadi tahun 2020nggak ada akun twitter lain yang bernama Bjorka, cuman punya dia,” jelas WakilDirektur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus.




Tapi, kepolisian sendiri mengatakan kalau pihaknya masihmelakukan penyelidikan lebih dalam mengenai identitas asli Bjorka yang bikingeger pada 2023 lalu.

"Apakah dia itu? Ya kita masih perlu (pendalaman). Kanbaru satu bukti nih, perlu dicek lagi dengan bukti lain,” ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian sedang membandingkan aktivitasWFT dengan unggahan di dark web yang pernah meretas data kementerian danmenyebarkan identitas pejabat publik.

"Apabila cocok, maka status WFT bisa dipastikan sebagaiBjorka yang selama ini buron," jelas Fian.