Usai Penyelidikan, BSSN Serahkan Hasil Investigasi KPU ke Polri

pada 5 bulan lalu - by

Uzone.id– Usai melakukan penyelidikan mendalam mengenai kebocoran 204 juta data yang dialami olehKPU (Komisi Pemilihan Umum), BSSN langsung menyerahkan laporan hasil investigasi tersebut ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) pada Sabtu, (02/11) lalu.

Hasil laporan ini merupakan investigasi dan forensik digital tahap awal yang telah dilakukan olehBSSNusai adanya laporan kebocoran data pada KPU di 27 November 2023 lalu.

 

 

“Laporan yang diserahkan oleh BSSN terkait dengan dugaan kebocoran data yang ada di KPU merupakan hasil analisis dan forensik digital dari sisi aplikasi danserveruntuk mengetahui root cause dari dugaan insiden yang terjadi,” kata Ariandi Putra selaku juru bicara BSSN dalam keterangan resmi yang diterima Uzone.id, Senin, (04/12).

Setelah penyerahan laporan awal tersebut, Ariandi menjelaskan KPU bersama dengan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Polri akan melakukan tindak lanjut dari sisi penegakan hukum.

 

 

Kebocoran data ini pertama kali dilaporkan pada hari Senin, (27/11) dimana sebanyak  204 juta data telah dibocorkan dan dijual di situs gelap BreachForums dengan harga Rp1,2 miliar.

Informasi pribadi yang terdapat di data ini sangat lengkap meliputi NIK, No. KK, nomor KTP (berisi nomor paspor untuk pemilih yang berada di luar negeri), nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kodefikasi kelurahan, kecamatan dan kabupaten serta kodefikasi TPS.