home ×
Digilife

Apa Enaknya jadi Konten Kreator di TikTok?

01 May 2021 By
Apa Enaknya jadi Konten Kreator di TikTok?
Share
Share
Share
Share

Uzone.id – Popularitas TikTok tidak perlu dipertanyakan lagi di Indonesia, menjadikan aplikasi ini tempat yang baik untuk berkreasi dan mengembangkan kreatifitas.

Menurut data dari TikTok, pengguna Indonesia menonton rata-rata lebih dari 100 video tiap harinya. Tiktok berhasil memperoleh 100 miliar views setiap bulannya.

Konten yang paling populer adalah komedi, edukasi, vlog, fesyen, dan talent. Beriringan dengan konten edukasi dan talent, dua pembuat konten TikTok dalam bidang fotografi dan videografi turut membagikan pengalamannya berkecimpung di TikTok.

Baca juga: Tesla Mobil Paling Populer di TikTok

Mereka adalah Daffa Urrofi (@urrofi_) dan Mega Gumelar (@megaieo). Keduanya merupakan fotografer serta videografer yang turut aktif berbagi tips dan trik di TikTok melalui tagar #SamaSamaBelajar.

Rofi menjelaskan bahwa pada awalnya dia hanya iseng membuat konten di TikTok. Ia berkata, “awalnya hanya iseng karena sekitar Juni 2020 sedang banyak waktu luang. Kemudian saya upload video hyperlapse dengan format konten behind the scene dan ternyata views-nya banyak sekali”.

Mega juga turut memiliki pengalaman yang serupa dengan Rofi. “Aku sudah lama berkecimpung di dunia seputar media sosial dan kebetulan kuliah jurusan fotografi juga,” ujarnya yang sekarang telah menjadi fotografer profesional. Walau ia sebelumnya memiliki branding sebagai seorang beauty influencer, ia berhasil mengembangkan minat dan bakatnya sebagai fotografer.

Rofi dan Mega tidak hanya aktif menjadi pembuat konten di TikTok namun mereka aktif dalam pekerjaannya sebagai videografer dan fotografer. Masing-masing dari mereka telah bekerjasama dengan banyak brand dan mengerjakan komisi dari klien.

Kerjasama tersebut merupakan manfaat yang mereka rasakan setelah konsisten menjadi pembuat konten di TikTok. “Selain membawa klien, ternyata TikTok membuka pintu penghasilan yang beragam melalui kolaborasi,” jelas Rofi. “Orang menjadi percaya dengan kredibilitas karena video TikTok yang saya unggah.” tambahnya.

Baca juga: Bos Xiaomi 'Dibajak' Perusahaan Induk TikTok

Mega juga merasakan manfaat lain karena ia menjadi dikenal oleh berbagai kalangan di seluruh Indonesia dan menjadi inspirasi bagi para penonton. “Bangga rasanya apabila konten yang saya buat berhasil menginspirasi banyak penonton, hingga mereka mengikuti tren yang berasal dari video saya,” ungkap Mega.

Selain mendatangkan klien dan meningkatkan popularitas, tentu manfaat terakhir adalah kemampuan yang semakin berkembang.

Kemampuan ini bisa jadi dalam hal yang diminati sebelumnya atau dalam hal baru. Rofi mengungkapkan bahwa copywriting merupakan kemampuan yang menjadi tantangan baginya, hingga ia tekun belajar dalam bidang tersebut. Mega juga memiliki minat untuk mengeksplorasi fitur lain seperti Live Streaming untuk mendekatkan dirinya dengan penonton dan mencari inspirasi.

Banyak manfaat lain yang mungkin belum diungkapkan oleh Rofi dan Mega, namun kedua sosok ini sangat inspiratif karena berhasil ternilai sukses dalam bidangnya dalam usia yang masih muda.

Bagi kalian yang ingin memulai untuk membuat konten, coba untuk ikuti tren yang sedang ada di TikTok. Algoritma TikTok dinilai cukup user-friendly karena tidak mementingkan jumlah pengikut akun kalian. 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article