Home
/
Digilife

Batam Alami Blackout Listrik hingga Internet, Komdigi Siap Selidiki

Kementerian Komdigi dan PLN Batam menyelidiki pemadaman listrik massal di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang sejak 12 Oktober 2026.

Batam Alami Blackout Listrik hingga Internet,  Komdigi Siap Selidiki

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) masih berkomunikasi dengan pihak terkait mengenai pemadaman listrik massal (Blackout) di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang sejak 12 Oktober 2026.
  • Penyebab pasti pemadaman listrik massal ini masih diinvestigasi oleh PLN Batam.
  • Indikasi awal gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.
  • Pemulihan sistem listrik dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pasokan untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik.

Uzone.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait mengenai pemadaman listirk massal (Blackout) yang terjadi di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau semenjak Senin pagi, 12 Oktober 2026 kemarin.

“Kami masih melihat kejadian di Batam ini, jadi kita belum dapat menyampaikan apapun sambil tim kita berkomunikasi dengan lintas sektoral,” kata Menteri Komdigi Meutya Hafid kepada awak media usai acara Press Conference Road to Bali Tech Week 2026, Selasa, (13/10).

Meutya melanjutkan bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan update maupun keterangan apapun terkait insiden ini dan masih terus berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait.




“Jadi untuk saat ini, belum dapat tercapai konklusi atau kesimpulan apapun sekali lagi sampai tim kami berkoordinasi dengan tim dari KL-KL lainnya,” tuturnya.

Hingga saat ini, Selasa siang, (13/10) warga Batam dan sekitarnya melaporkan bahwa listrik di daerah mereka masih padam, begitupun dengan aliran air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan jaringan internet yang juga ikut mengalami gangguan.

Saat ini, penyebab pasti dari pemadaman massal ini juga masih terus diinvestigasi oleh PLN Batam. Dalam update terbarunya, PLN Batam menduga adanya hewan liar yang memasuki area Gardu Induk Sungai Harapan dan menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan.

"Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah," kata Rudi dalam keterangannya, mengutip dari DetikSumut.




Akan tetapi, Rudi masih menegaskan kalau investigasi untuk penyebab pastinya masih terus berlangsung. 

Di tengah penyelidikan ini, pihak PLN juga masih terus mengupayakan pemulihan sistem agar listrik kembali pulih. 

“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manager Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama, Senin, (13/10).

 

FAQ Artikel

Apa yang menyebabkan pemadaman listrik massal di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang?

PLN Batam menduga penyebab awalnya adalah masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan, meskipun investigasi penyebab pasti masih berlangsung.

Sejak kapan pemadaman listrik ini terjadi?

Pemadaman listrik massal ini terjadi semenjak 12 Oktober 2026.

Bagaimana respons Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terhadap insiden ini?

Kementerian Komdigi masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait dan berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lain untuk mendapatkan konklusi atau kesimpulan.

Selain listrik, layanan apa lagi yang terganggu akibat pemadaman ini?

Warga melaporkan aliran air bersih dan jaringan internet juga ikut mengalami gangguan.

Bagaimana upaya pemulihan yang dilakukan PLN Batam?

PLN Batam terus mengupayakan pemulihan sistem secara bertahap, dengan prioritas pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik seperti bandara, rumah sakit, dan pelabuhan.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article