home ×
Gadget

Berkat ColorOS 11, Smartphone Oppo Jamin Izin Perangkat Tak Sembarangan

18 January 2021 By
Berkat ColorOS 11, Smartphone Oppo Jamin Izin Perangkat Tak Sembarangan
Share
Share
Share
Share

 

Uzone.id - Smartphone telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari genggaman pengguna. Tak heran jika smartphone menjadi perangkat yang paling diincar oleh penjahat siber. Oleh karena itu, pengguna smartphone harus pintar-pintar berbagi izin akses ke perangkat.

Nah, di ColorOS sejatinya ada beberapa jenis izin akses yang bisa diberikan pengguna perangkat kepada aplikasi yang digunakan. Jadi dengan izin akses ini, aplikasi tidak bisa langsung mengakses data perangkat. Ibaratnya, tanpa izin tuan rumah, aplikasi yng merupakan tamu perangkat, tidak bisa seenaknya mengakses data, baik itu telepon, kamera, dan lainnya.

Beberapa izin akses yang dimaksud di antaranya,

1. One time permission
Di Android 11, sejatinya sudah ada izin akses yang diperbaharui seperti itu. Namun dalam adopsi ColorOS, izin perangkat semakin dibuat aman. Nantinya, izin ke kamera, mikrofon, dan lokasi, dapat disesuaikan menjadi 'Only This Time' atau 'Hanya Saat Aplikasi Digunakan'. Jika opsi ini dipilih, setelah pengguna menutup aplikasi, izin akan disetel ulang secara otomatis.

2. Auto-reset Permission
Dengan mengaktifkan fungsi ini, jika aplikasi sudah lama tidak digunakan, izin yang diberikan sebelumnya akan disetel ulang secara otomatis. Saat berikutnya aplikasi dibuka, aplikasi akan meminta izin kembali.

3. Scoped Storage
Dengan Scoped Storage, aplikasi hanya dapat mengakses datanya sendiri, dan memerlukan izin pengguna untuk mengakses data ponsel (misalnya foto, video, file audio, dan file yang diunduh), yang mencegah aplikasi berbahaya mengakses data aplikasi lain.

Ini merupakan bukti jika Oppo benar-benar melindungi penggunanya dengan peningkatan pada sistem keamanan dan perlindungan privasi pengguna. Peningkatan lainnya adalah fitur private system di ColorOS.

Private System menyediakan ruang pribadi untuk pengguna smartphone, dimana pengguna bisa membuat aplikasi dan data yang disalin menjadi mandiri dari yang asli dan membuatnya hanya dapat diakses melalui sidik jari atau kata sandi terpisah.

Pengguna juga dapat menyembunyikan akses ke ruang pribadi di sistem utama. Selain itu, aplikasi dapat digandakan dari sistem asli ke Private System dan pemberitahuan dapat ditampilkan di kedua sistem.

Selain itu juga ada App Lock Shortcut, yang memungkinkan pengguna bisa mengunci aplikasi agar tidak bisa dibuka oleh orang lain, misalnya ketika seorang teman meminjam smartphone dan Anda tidak ingin mereka membuka aplikasi tertentu.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

0 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article