icon-category Auto

Bye Bye Bensin, Ini 14 Fakta tentang Mini Electric

  • 08 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    Mini Electric (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Salah satu mobil tergemas di dunia, Mini sudah mulai mengucapkan "selamat tinggal bensin". BMW Group sudah resmi meluncurkan Mini Electric di Indonesia atau tepatnya di PIK Avenue, Jakarta Utara, pada Rabu (8/6/2022

    Mini Electric yang dijual di Indonesia diimpor dari Inggris dan dijual dengan harga Rp945 juta untuk varian Mini Electric dan Rp955 juta untuk Mini Electric Collection. Harga tersebut dalam kondisi off the road.  

    Hal lain mengenai Mini Electric yang perlu kamu tahu sebagai berikut: 

    1. Baterai ditempatkan di bagian bawah Mini Electric yang berguna untuk peningkatan distribusi berat. Hal ini juga memungkinkan pusat gravitasi sekitar 30mm rendah daripada varian Cooper S yang biasa. Selain itu, peletakan baterai juga berkontribusi menambahkan pengalaman berkendara yang sangat dinamis.

    BACA JUGA: Lebih Murah dari Tesla Model 3, Mini Electric Dijual Rp945 Juta

    2. Garansi baterai pada Mini Electric adalah 8 tahun / 100.000 km

    3. Mini Electric dibuat dengan 40 persen logam daur ulang dan 100 persen bahan mentah dari sumber yang sustainabilitas.

    4. Service hanya dua tahun sekali dan tarif listrik jauh lebih murah daripada bensin.

    5. Mini Electric punya satu pedal yan gdigerakkan berkat Brake Energy Recuperation. Mobil akan melambat otomatis saat pedal akselrator diangkat.

    6. Mini Electric mengeluarkan 0 g/km CO2.

    7. Digital Instrument Cluster punya semua informasi yang kamu butuhkan seperti persentase baterai, jangkauan listrik, dll

    8. Biaya per KM untuk Mini Electric hanya Rp181. Itu 6-7 kali lebih murah daripada mobil dengan memakai bahan bakar bensin.

    9. Mini Electric dilengkapi dengan kabel pengisi daya rumah kontingensi AC, kabel pengisian publik AC dan Wallbox sebagai standar.

    10. Mini Electric bisa diisi dalam waktu 2,5 jam di pos pengisian dengan daya 11 kW atau 80 persen hanya dalam waktu 35 menit di pos pengisian cepat DC dengan daya 50 kW.

    BACA JUGA: Seperti Apa Wajah Kijang Innova Hybrid yang Dijual di Indonesia?

    11. Mini Electric mampu mencapai 0-60 km/jam dalam 3,9 detik berkat teknologi ARB yang mencegah roda tergelincir.

    12. Sebanyak 11 panel surya dibangun untuk 100 persen listrik ramah lingkungan di pabrik Oxford, Inggris, tempat Mini dibuat.

    13. Mini Electric juga memiliki ruang yang besar seperti saudaranya, Mini Cooper S 3-Door dengan ukuran sekitar 211 liter - 731 liter.

    14. Mini Electric dilengkapi dengan motor listrik kecepatan tunggal 184 PS, dengan daya yang kurang lebih sama dengan Mini Cooper S 3-Door.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini