Home
/
Automotive

Chery Siapkan Pabrik Mandiri dan Kejar TKDN 60 Persen di Indonesia

Chery mengkaji pabrik mandiri di Indonesia setelah tumbuh positif bersama Jaecoo, jika insentif, regulasi stabil, dan komitmen Rp 5,2 T lokalisasi.

Chery Siapkan Pabrik Mandiri dan Kejar TKDN 60 Persen di Indonesia

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kiprah Chery Group di pasar otomotif Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan merek Jaecoo sukses menembus daftar mobil terlaris dan bersaing ketat dengan pabrikan asal Jepang.
  • Seluruh proses perakitan lini produk Chery, Jaecoo, hingga iCar saat ini masih memanfaatkan fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor, dengan Omoda O4 dijadwalkan menyusul diproduksi pada November 2026.
  • Chery masih mempelajari rencana pendirian pabrik mandiri di Indonesia, yang bergantung pada skema insentif dan dukungan pemerintah serta regulasi yang konsisten dan stabil.
  • Chery berkomitmen investasi Rp 5,2 triliun hingga 2030, serta akan mengoptimalkan penggunaan komponen lokal dan mempercepat lokalisasi baterai demi memenuhi ketentuan TKDN 60 persen pada tahun depan.

Uzone.id - Kiprah Chery Group di pasar otomotif Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan merek Jaecoo sukses menembus daftar mobil terlaris dan bersaing ketat dengan pabrikan asal Jepang. 

Meski Indonesia menjadi salah satu pasar paling krusial, seluruh proses perakitan lini produk Chery, Jaecoo, hingga iCar saat ini masih memanfaatkan fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor, dengan Omoda O4 yang dijadwalkan menyusul diproduksi pada November 2026.



Mengenai kelanjutan rencana pendirian pabrik mandiri di Tanah Air yang bergulir sejak tahun lalu, pihak manajemen menegaskan masih mempelajari berbagai aspek secara matang. 

Peluang pembangunan fasilitas manufaktur sendiri tetap terbuka luas apabila skema insentif dan dukungan yang ditawarkan pemerintah dinilai memadai.

Presiden Direktur PT Chery Group, Zeng Shuo, menekankan pentingnya kepastian aturan bagi keberlangsungan bisnis mereka. 

"Jadi kita investment-nya biasanya bukan short term. Biasanya kita long term. Jadi regulasi yang konsisten sama stabil amat penting biar industri sehat dan berkembang," ujar Zeng Shuo saat ditemui di Wuhu, China.

Meskipun belum mengeksekusi pembangunan pabrik independen, Chery mengklaim terus mengoptimalkan penggunaan komponen lokal melalui kerja sama dengan sejumlah pamasok dalam negeri. 

Perusahaan juga tengah merancang percepatan lokalisasi baterai demi memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen pada tahun depan.

"Kita sudah follow policy yang localization ini. Jadi ke depan kita juga akan tetap follow aturan sama roadmap yang sudah diset pemerintah," tegas Zeng Shuo mengenai kepatuhan aturan industri di Indonesia.



Langkah operasional ini merupakan bagian dari komitmen investasi Chery senilai Rp 5,2 triliun hingga 2030, yang dialokasikan untuk pengembangan jaringan manufaktur, baik lewat skema kemitraan maupun pabrik mandiri. 

Selain memenuhi permintaan pasar domestik, Chery Indonesia turut melebarkan jangkauan bisnisnya dengan mengekspor unit mobil berkonfigurasi setir kiri ke Vietnam.

FAQ Artikel

Bagaimana performa Chery Group di pasar otomotif Indonesia?

Kiprah Chery Group di pasar otomotif Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan merek Jaecoo telah menembus daftar mobil terlaris dan bersaing dengan pabrikan Jepang.

Di mana produk Chery, Jaecoo, dan iCar saat ini dirakit di Indonesia?

Seluruh proses perakitan lini produk Chery, Jaecoo, hingga iCar saat ini masih memanfaatkan fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor.

Kapan Omoda O4 dijadwalkan mulai diproduksi di Indonesia?

Omoda O4 dijadwalkan menyusul diproduksi di Indonesia pada November 2026.

Apakah Chery berencana membangun pabrik mandiri di Indonesia?

Pihak manajemen Chery masih mempelajari berbagai aspek secara matang untuk pendirian pabrik mandiri. Peluang tersebut tetap terbuka luas apabila skema insentif dan dukungan pemerintah memadai serta regulasi stabil.

Berapa komitmen investasi Chery di Indonesia hingga tahun 2030?

Chery memiliki komitmen investasi senilai Rp 5,2 triliun hingga tahun 2030 untuk pengembangan jaringan manufaktur, baik lewat skema kemitraan maupun pabrik mandiri.

Apa langkah Chery untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia?

Chery mengklaim terus mengoptimalkan penggunaan komponen lokal dan tengah merancang percepatan lokalisasi baterai demi memenuhi ketentuan TKDN sebesar 60 persen pada tahun depan.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article