Home
/
Digilife

Filipina Susul Indonesia, Roblox-Meta Mulai Batasi Akses Anak

Rencana Filipina ini menyusul beberapa negara yang sudah lebih dulu menerapkan batasan usia di platform media sosial seperti Indonesia dan Malaysia.

Filipina Susul Indonesia, Roblox-Meta Mulai Batasi Akses Anak

Bagikan :

Uzone.id – Meta dan Roblox sepakat memperkuat platform mereka untuk perlindungan anak di Filipina setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi pemerintah Filipina di Singapura.

Dalam keterangan yang dikutip dari Reuters, Senin, (31/08), Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Filipina, Henry Aguda, mengatakan kalau kesepakatan ini mencakup sejumlah langkah untuk meningkatkan keamanan saat anak-anak menggunakan platform mereka.

Beberapa yang sudah disepakati meliputi verifikasi usia, kontrol orang tua, percepatan penghapusan konten berbahaya, serta kerja sama yang lebih erat dengan penegak hukum jika menemukan konten yang melanggar.

Kesepakatan tersebut muncul ketika para anggota parlemen Filipina tengah mempertimbangkan aturan yang lebih ketat terkait keamanan anak di ruang digital, menyusul beberapa negara yang sudah lebih dulu menerapkannya seperti Indonesia dan tak lama lagi Malaysia.






DPR Filipina juga telah menyetujui rancangan undang-undang mengenai keselamatan anak di dunia online dan aturan tersebut ditujukan untuk memperketat perlindungan bagi anak di internet.

Aguda juga mengatakan Meta dan Roblox sepakat untuk berkomunikasi dengan para legislator selama Kongres Filipina membahas berbagai langkah terkait keamanan anak di ruang digital.

Tak hanya siap membatasi fitur-fitur untuk pengguna muda, Henry Aguda juga menyebut bahwa Roblox siap untuk membuka kantor di Filipina paling cepat pada Oktober 2026. Sementara itu, Meta akan mengirimkan tim ke Manila untuk membahas jadwal perluasan kehadirannya di Filipina.






Kesepakatan antara Meta dan Roblox dengan pemerintah Filipina ini terjadi sehari setelah Meta sepakat untuk membayar USD18 miliar atau sekitar Rp320 triliun ke puluhan negara bagian AS gara-gara dituduh membuat pengguna anak-anak kecanduan.

Selain membayar denda, Meta juga diminta untuk menerapkan beberapa aturan untuk membatasi akun anak-anak, salah satunya adalah memperketat kendali orang tua.

 

Vina Insyani

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article