Home
/
Gadget

Hands-on Huawei Pura 90s Pro Max, Flagship yang Ogah Tampil Biasa

Huawei Pura 90s Pro Max siap meluncur di Indonesia dengan performa 5G, layar tangguh Kunlun Glass, serta keunggulan kamera periskop telephoto 200 MP.

Hands-on Huawei Pura 90s Pro Max, Flagship yang Ogah Tampil Biasa

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Huawei Pura 90s Pro Max segera rilis resmi di Indonesia membawa sejumlah peningkatan performa dan desain.
  • Hadir dengan desain mencolok berkonsep Rhythm of Color, khususnya pada varian warna Orange Ocean.
  • Sudah mendukung konektivitas jaringan 5G berkat dukungan chipset Kirin 9030S.
  • Menawarkan sektor fotografi kelas atas dengan kamera utama 50 MP dan lensa periscope telephoto 200 MP.

Uzone.id - Huawei Pura 90s Pro Max bakal rilis resmi di Indonesia, bersama Huawei Pura 90s Pro. Belum ada informasi soal tanggal peluncurannya, namun tim Uzone.id berkesempatan untuk menjajal langsung Huawei Pura 90s Pro Max sebelum debut resminya di tanah air.

Kesan pertama kami saat melihat dan memegangnya untuk pertama kali adalah, ini bukan tipe smartphone yang ‘aman’ buat semua orang. Maksudnya, desainnya terlalu mencolok, dimensinya pun bulky, dan modul kamera belakangnya seolah ingin pamer kalau kemampuan fotografi menjadi jualan utamanya.

Desain Mencolok, Bodinya Bulky


Kami baru menggenggam Huawei Pura 90s Pro Max warna Orange Ocean dan Graphite Black. Dari kedua warna tersebut, Orange Ocean yang paling menarik perhatian. Di artikel sebelumnya pun, kami bilang kalau warna ini bakal bikin siapa pun melirik jika tak pakai casing.

Warna ini menampilkan gradasi tiga warna sekaligus, yakni biru di bagian atas, putih di area tengah, dan oranye pekat di bagian bawah bodinya. Transisi warnanya dibuat halus, dengan efek gradasi yang bakal terlihat jelas kalau bodi belakangnya terkena sinar matahari atau cahaya lampu.


Huawei menyebut konsep desain tersebut sebagai ‘Rhythm of Color’. Menariknya, gradasi warna juga diteruskan ke bingkai bodi melalui Dual-tone Gradient Mid-frame.

Kalau Graphite Black, warnanya lebih kalem. Panel belakangnya didominasi warna hitam pekat dengan permukaan yang mengilap.


Cuma, karena bodi belakangnya dari kaca, permukaannya gampang kotor oleh jejak sidik jari. Noda terlihat jelas ketika permukaan bodinya terkena cahaya, terutama pada varian Graphite Black.

Material kaca tersebut juga membuat bodinya lumayan licin ketika digenggam tanpa casing. Ditambah bobotnya yang mencapai 230,5 gram, kalian memang harus lebih berhati-hati agar ponsel tidak terlepas dari tangan.


Ketebalan bodinya sendiri mencapai 8,1 mm. Angkanya memang masih cukup wajar untuk sebuah smartphone flagship, tetapi keseluruhan dimensinya terasa besar karena Huawei menyematkan layar seluas 6,9 inci.


Huawei Pura 90s Pro Max juga sudah mengantongi rating IP68 dan IP69. Artinya, bodi smartphone ini tahan terhadap debu, rendaman air sampai kedalaman 2 meter selama 30 menit, serta semprotan air bertekanan dan bersuhu tinggi dalam kondisi pengujian tertentu.

Bukan cuma warna saja yang membuatnya tampil mencolok, tapi modul kameranya yang terkesan intimidatif dan pamer. Modul kameranya berbentuk segitiga dengan sudut yang agak melengkung, beda banget dengan kebanyakan smartphone flagship China lainnya yang menggunakan modul kamera berbentuk lingkaran.


Ukurannya juga dibuat besar dan cukup menonjol dari permukaan bodi. Makanya, posisi Huawei Pura 90s Pro Max tidak akan benar-benar rata ketika diletakkan di atas meja tanpa casing—modul kamera jadi penyangga bodi secara keseluruhan.

Kurangnya, area ini kemungkinan menjadi bagian yang paling rentan terkena goresan ketika ponsel sering diletakkan di atas permukaan kasar.

Layar Tangguh Dilapisi Kunlun Glass


Beralih ke depan, Huawei Pura 90s Pro Max punya layar LTPO OLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 2.880 × 1.308 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate adaptif dari 1Hz sampai 120Hz. 

Layarnya juga mampu menampilkan 1,07 miliar warna dan memiliki touch sampling rate sampai 300Hz. Sementara kamera selfie 13 MP ditempatkan dalam lubang kecil di bagian tengah atas layar.

Huawei melapisi layar Pura 90s Pro Max dengan Anti-Reflection and Scratch-Resistant Kunlun Glass. Lapisan tersebut diklaim dapat mengurangi pantulan cahaya sampai 70 persen dibandingkan kaca biasa.

Sudah 5G, kamera tele-nya 200 MP


Akhirnya, Huawei Pura 90s Pro Max sudah mendukung koneksi 5G. Hal ini jadi kabar baik, mengingat sudah sejak lama deretan smartphone flagship Huawei di Indonesia hanya mentok mendukung koneksi 4G saja.

Mengacu situs resmi Huawei Indonesia, Huawei Pura 90s Pro Max ditenagai Kirin 9030S yang dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB. 

Huawei Pura 90s Pro Max menjalankan EMUI 16. Seperti perangkat Huawei lainnya, smartphone ini tidak dilengkapi Google Mobile Services atau GMS secara bawaan dan mengandalkan AppGallery sebagai toko aplikasi utama.

EMUI 16 membawa sejumlah fitur berbasis AI. Salah satunya AI Composition yang memberikan panduan komposisi ketika pengguna membidik objek menggunakan kamera. 

Ada pula AI De-glare untuk mengurangi pantulan cahaya yang mengganggu pada foto. Sementara AI Move memungkinkan pengguna memindahkan objek, mengubah ukurannya, dan mengatur ulang posisinya di dalam gambar.


Untuk menopang dayanya, disematkan baterai 6.000 mAh dengan dukungan Huawei SuperCharge 100W dan wireless charging. Fitur lainnya, smartphone ini sudah mendukung WiFi 7, Bluetooth 6.0, NearLink E2.0, hingga NFC.

Salah satu spesifikasi yang paling menarik dari Huawei Pura 90s Pro Max adalah kamera periscope telephoto 200 MP. 

Kamera tersebut menggunakan sensor berukuran 1/1,28 inci dengan bukaan lensa f/2.6 dan OIS. Sensor berukuran besar memungkinkan kamera menangkap lebih banyak cahaya ketika digunakan untuk membidik objek dari jarak jauh.


Kemampuan zooming optikalnya mencapai 4 kali, sedangkan buat perbesaran secara digital bisa mencapai 100 kali. Kalau untuk perekaman video, kamera ini sanggup melakukan perbesaran sampai 20 kali. Lensa tele-nya juga sanggup memotret foto makro (telemacro). 

Kemudian ada kamera utama 50 MP dengan bukaan lensa yang bisa berubah dari f/1.4 sampai f/4.0. Kamera tersebut sudah dilengkapi OIS untuk membantu menjaga gambar tetap stabil.


Bukaan lensanya sendiri bisa diatur secara manual via mode Pro. Sementara kamera ketiganya adalah lensa ultrawide 40 MP dengan bukaan f/2.2. 

Belum diketahui berapa harga Huawei Pura 90s Pro Max saat dijual di Indonesia nanti. Sebagai gambaran, smartphone ini sudah dijual di Malaysia seharga MYR4.899 atau sekitar Rp21,4 jutaan.

FAQ Artikel

Apa saja pilihan warna Huawei Pura 90s Pro Max?

Ponsel ini hadir dalam varian warna Orange Ocean dengan gradasi tiga warna (oranye, putih, biru) dan Graphite Black dengan warna hitam pekat yang mengilap.

Apakah Huawei Pura 90s Pro Max sudah mendukung jaringan 5G?

Ya, Huawei Pura 90s Pro Max sudah mendukung konektivitas 5G untuk pasar Indonesia, ditenagai oleh chipset Kirin 9030S.

Bagaimana kemampuan kamera telephoto ponsel ini?

Ponsel ini memiliki kamera periscope telephoto 200 MP dengan sensor 1/1,28 inci, bukaan f/2.6, OIS, kemampuan zoom optikal hingga 4 kali, serta zoom digital hingga 100 kali.

Apakah smartphone ini memiliki layanan Google secara bawaan?

Tidak, ponsel ini tidak dilengkapi Google Mobile Services (GMS) secara bawaan dan mengandalkan Huawei AppGallery sebagai toko aplikasi utama.

populerRelated Article