Harga Kuota Internet Rollover Jadi Lebih Mahal, Komdigi akan Evaluasi
Komdigi mendapati XLSmart, Telkomsel, Indosat belum patuh pada putusan MK soal kuota rollover gratis, sebab notifikasi mereka dinilai belum sesuai.

Highlight Artikel
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan memonitor kepatuhan operator seluler terhadap putusan MK mengenai kuota hangus dan paket rollover.
- Komdigi akan mengevaluasi potensi kenaikan harga paket rollover dan menegaskan bahwa operator dilarang menambahkan biaya apapun untuk fitur tersebut.
- Tiga operator seluler (XLSmart, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison) diminta melaporkan perkembangan penerapan rollover setiap bulan.
- Komdigi menemukan bahwa operator belum sepenuhnya menerapkan paket rollover, masih mengandalkan notifikasi yang dinilai belum sesuai dengan amanah putusan MK.
Uzone.id — Tidak hanya
melakukan monitoring terhadap kepatuhan 3 operator seluler pada aturan MK
mengenai kuota hangus dan paket rollover, Kementerian Komunikasi dan Digital
juga akan melakukan evaluasi secara berkala mengenai dampak yang terjadi pasca
penerapan kuota rollover, termasuk potensi kenaikan harga.
“Jika harga itu naik, dan saat ini ada, maka kami akan
melakukan evaluasi dari sisi bagaimana operator itu melakukan penerapan
terhadap formulasi tarif yang sudah diterapkan oleh pemerintah,” ujarnya dalam
Konferensi Pers Updating Implementasi Putusan MK Terkait Larangan Kuota Hangus,
Sabtu, (03/10).
Ervan pun menekankan bahwa dalam putusan MK mengenai
pelarangan kuota hangus, operator seluler dilarang untuk menambahkan biaya
apapun pada paket-paket rollover.
“Kemudian, terkait kenaikan harga, jadi jelas di dalam putusan MK bahwa dalam hal melakukan perlindungan substantif terkait kuota, itu tidak boleh dikenakan biaya apapun dengan alasan dan persyaratan apapun,” tuturnya.
Dengan kata lain, pelanggan seharusnya tidak dikenakan biaya
khusus hanya untuk mempertahankan sisa kuota internet yang mereka miliki.
Selain melakukan evaluasi soal harga, Komdigi juga akan
melakukan monitoring secara bertahap mengenai kepatuhan operator seluler atas
keputusan MK. Monitoring ini akan terus dilakukan dan 3 operator seluler yaitu
XLSmart, Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison diminta untuk melaporkan
perkembangannya setiap satu bulan satu kali.
Sebelumnya, Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan
Infrastruktur Digital Komdigi memberikan update bahwa 3 operator seluler sudah
mulai melakukan dan perluasan penerapan paket kuota rollover per 28 September
2026 kemarin.
Sayangnya, para opsel ini belum sepenuhnya menerapkan paket
rollover dan masih menggunakan bentuk perlindungan konsumen yang lain, termasuk
notifikasi kepada pengguna.
“Dari laporan yang kami terima, secara umum ketiga operator sudah memperluas pilihan paket rollover. Namun, kami juga menemukan bahwa masih terdapat paket-paket non-rollover yang perlindungannya baru diberikan dalam bentuk notifikasi atau peringatan kepada pelanggan,” kata Denny dalam acara Konferensi Pers Updating Implementasi Putusan MK Terkait Larangan Kuota Hangus, Sabtu, (03/10).
Dalam paparannya, Denny menjelaskan bahwa dari pihak XLSmart
masih ada 9 paket yang masih belum menerapkan aturan rollover, baik itu dari XL
dan Axis.
“Secara keseluruhan, dari 101 paket yang dilaporkan XLSmart,
sebanyak 92 paket sudah menggunakan mekanisme rollover. Namun, masih ada 9
paket yang menggunakan bentuk perlindungan lain berupa penguatan informasi dan
notifikasi,” tambahnya.
Komdigi menyebut bahwa dengan update ini, XLSmart dianggap
belum sesuai dengan amanah putusan MK karena sifatnya masih preventif dan belum
memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomi sisa kuota pelanggan secara
langsung.
“Nah, kami juga meminta agar 9 paket yang masih non-rollover
ini segera mendapatkan mekanisme perlindungan yang sesuai dengan amanah putusan
MK,” lanjutnya.
Tak hanya XLSmart, ada Indosat yang juga belum menerapkan
kuota rollover ke semua paketnya. Bahkan, masih ada 71 paket yang belum
menerapkan paket rollover dan masih menggunakan perlindungan lain seperti
notifikasi tambahan pada H -7 dan H -2 sebelum masa paket berakhir.
“Karena itu, berdasarkan evaluasi Komdigi, 71 paket Indosat
tersebut belum memiliki perlindungan sesuai dengan amanah putusan MK,” tegas
Denny.
Meski sudah menerapkan perlindungan tambahan, Komdigi
menilai bahwa notifikasi kepada pelanggan tersebut bukan solusi untuk
menggunakan sisa kuota yang sudah terlanjur tidak terpakai.
Untuk Telkomsel, dari 95 paket yang dilaporkan, hanya 19
paket yang sudah menggunakan mekanisme rollover kuota untuk pelanggan.
“Sementara 76 paket, masih menggunakan bentuk perlindungan
lain berupa notifikasi intens terkait masa berlaku dan sisa kuota,” jelas
Denny.
Ia melanjutkan, “Telkomsel memang telah menambah sejumlah
varian paket rollover, namun berdasarkan evaluasi kami, Komdigi, mekanisme
notifikasi yang diterapkan terhadap paket non-rollover tersebut belum memenuhi
bentuk perlindungan yang dimaksud dalam putusan MK.”
FAQ Artikel
Apa fokus utama Kementerian Komunikasi dan Digital terkait putusan MK?
Komdigi akan memonitor kepatuhan operator seluler terhadap aturan MK mengenai kuota hangus dan paket rollover, serta mengevaluasi dampak, termasuk potensi kenaikan harga.
Apakah operator seluler boleh mengenakan biaya tambahan untuk paket rollover?
Tidak, putusan MK dengan jelas melarang operator seluler menambahkan biaya apapun pada paket-paket rollover.
Operator seluler mana saja yang dimonitor oleh Komdigi?
Tiga operator seluler yang dimonitor adalah XLSmart, Telkomsel, dan Indosat Ooredoo Hutchison.
Bagaimana status kepatuhan operator seluler per 28 September 2026?
Ketiga operator sudah mulai melakukan perluasan penerapan paket kuota rollover, namun belum sepenuhnya. Masih banyak paket non-rollover yang perlindungannya baru diberikan dalam bentuk notifikasi atau peringatan kepada pelanggan.
Mengapa notifikasi kepada pelanggan dianggap belum sesuai dengan amanah putusan MK?
Komdigi menilai notifikasi kepada pelanggan tersebut bukan solusi untuk menggunakan sisa kuota yang sudah terlanjur tidak terpakai, dan belum memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomi sisa kuota pelanggan secara langsung.
Berapa banyak paket Telkomsel yang sudah menerapkan mekanisme rollover?
Dari 95 paket yang dilaporkan Telkomsel, hanya 19 paket yang sudah menggunakan mekanisme rollover kuota untuk pelanggan.
Berapa banyak paket Indosat yang belum menerapkan kuota rollover?
Masih ada 71 paket Indosat yang belum menerapkan paket rollover dan masih menggunakan perlindungan lain seperti notifikasi tambahan.
Berapa banyak paket XLSmart yang masih belum menerapkan aturan rollover?
Dari 101 paket yang dilaporkan XLSmart, sebanyak 9 paket masih menggunakan bentuk perlindungan lain berupa penguatan informasi dan notifikasi, bukan mekanisme rollover.
Vina Insyani
Jurnalis

