home ×
Digilife

Hindari Boncos, Ini Ciri-ciri Robot Trading Bodong yang Perlu Diketahui

08 October 2021 By
Hindari Boncos, Ini Ciri-ciri Robot Trading Bodong yang Perlu Diketahui
Share
Share
Share
Share

Foto: Austin Distel/Unsplash

Uzone.id -- Cara generasi zaman sekarang melakukan investasi semakin beragam. Tak hanya menabung secara konvensional di bank, namun ada juga melalui berbagai opsi seperti reksadana, emas, bahkan tak sedikit yang nekat melalui trading.

Berbicara soal trading itu sendiri, entah kenapa tipe investasi seperti ini sering menjadi pembahasan menarik di platform digital, apalagi dari sisi para investor muda yang seakan-akan telah memiliki pencapaian tersendiri jika sudah kecemplung di jenis investasi trading.

Tak lama kemudian, muncul praktik robot trading, di mana investor menggunakan sistem algoritma secara otomatis untuk transaksi investasi. Singkatnya, robot trading yang sedang menjadi tren investasi ini membuat investor mendapat keuntungan dengan mudah, tanpa tahu risiko di baliknya.

“Masyarakat harus berhati-hati agar tidak mudah tergiur pada penawaran robot trading abal-abal, karena profit yang ditawarkan sangat besar, namun sangat berbahaya. Jika suatu saat skema yang dipakai tersebut ambruk, nasabahnya akan kehilangan seluruh uang yang dimasukkan,” jelas pemerhati dan praktisi investasi Desmond Wira saat dihubungi Uzone.id, Rabu (6/10).

Baca juga: Teknologi Robot Trading, Cara Investasi Kekinian

Skema money game yang biasa dipakai robot trading bodong adalah ketika profit yang dibayarkan untuk member lama berasal dari setoran member baru. Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada profit yang dihasilkan, namun memutarkan uang member. Bahasa awamnya, seperti gali lubang tutup lubang.

Demi menghindari kejadian investor mengalami boncos alias rugi bandar, Desmond memberikan beberapa perbedaan antara robot trading bodong dan yang asli.

Robot trading abal-abal biasanya tidak ada file-nya, atau di-install oleh si pengelola. Lalu, penawaran di dalamnya berbentuk paket-paket investasi sekian juta dan hanya bisa dipakai di broker tertentu.

“Broker yang dipakai tidak jelas regulasinya, ada juga yang melakukan klaim regulasi palsu, alamat biasanya di negara offshore. Banyak juga robot trading bodong menawarkan sistem MLM atau member get member,” lanjut Desmond.

Baca juga: Kejanggalan Robot Trading yang Luput dari Perhatian Milenial

Ciri-ciri lainnya adalah biasanya menawarkan profit yang cenderung besar, trading jarang loss, bahkan ada yang sejak muncul robotnya tidak pernah loss sehari pun.

“Jika menemukan ciri-ciri tersebut, sebaiknya hindari karena kemungkinan besar mereka pakai skema money game,” katanya.

Sementara itu, masyarakat juga kayak tahu ciri-ciri robot trading asli. Berikut rinciannya:

  • Ada file-nya, biasanya berupa EA (Expert Advisor), memiliki esktensi mql4 atau ex4 (di MetaTrader 4) atau mql5 atau ex5 (di MetaTrader 5)
  • Bisa digunakan di broker manapun
  • Harus di-install dulu di komputer atau server
  • Bagus tidaknya robot trading tergantung pada kualitas programming pembuatnya.

 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id