Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Moeldoko Kritik Pemerintah
Moeldoko mengkritik pemerintah karena insentif kendaraan listrik belum jelas dan dinilai plin-plan, meski dijanjikan cair September.

Highlight Artikel
- Moeldoko, Ketua Umum Periklindo, mengkritik pemerintah karena insentif kendaraan listrik masih belum jelas dan dinilai plin-plan, padahal sudah dijanjikan cair per September.
- Ketidakpastian insentif ini menyebabkan terganggunya operasional produsen dan pabrikan kendaraan listrik, serta membuat konsumen menunda pembelian.
- Kabar insentif motor listrik yang akan cair pada September, dengan hanya menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK), sebelumnya telah disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
- Moeldoko menyarankan agar skema insentif diberikan untuk jangka waktu minimal 3 tahun guna memberikan kepastian bagi pelaku industri, bukan hanya setahun.
Uzone.id - Insentif kendaraan listrik masih belum jelas, meski September hanya tersisa satu minggu. Kondisi ini mendapatkan kritik keras dari Moeldoko selaku Ketua Umum Periklindo, yang menilai pemerintah plin-plan dengan kebijakan tersebut.
Di bulan Agustus lalu, Purbaya Yudhi Sadewa yang saat itu menjabat Menteri Keuangan sempat menyampaikan bahwa subsidi motor listrik dapat bergulir per September 2026.Namun realitanya tidak sesuai janji yang pernah diucapkan, karena hingga bulan September hampir selesai, bantuan insentif tersebut tak kunjung cair.
Moeldoko menyayangkan sikap pemerintah yang terus menebar janji tanpa realisasi yang pasti. Padahal, pengalihan ke kendaraan listrik membawa dampak positif yang besar, salah satunya adalah memangkas beban subsidi BBM yang nilainya sangat membengkak.
"Makanya, kalau pemerintah menikmati seperti itu, jangan ragu-ragu untuk memberikan insentif. Kenapa insentif maju mundur, maju mundur, kayak umbel saja gitu loh," kata Moeldoko dalam RDPU Panja Pengembangan Ekosistem dan Daya Saing Industri Kendaraan Listrik Nasional bersama Komisi VII DPR RI.
Menurut Moeldoko, ketidakpastian dampak janji insentif ini sangat mengganggu operasional produsen dan pabrikan kendaraan listrik di tanah air.
Moeldoko juga mengatakan tidak sedikit konsumen yang memilih menahan diri dari transaksi karena terus menunggu kepastian bantuan dari pemerintah.
"Jadi kadang diberikan harapan, besoknya lagi nunggu lagi kapan akan diberikan. Sehingga apa yang terjadi? Seluruh dealer-dealer kita, pabrikan, itu stuck sekarang. Dengan stuck itu risikonya, banyak dealer yang mati. Karena apa? Karena masyarakatnya menunggu. Kapan ini subsidi diberikan? Akhirnya nggak beli-beli motor. Itu persoalan besar ini. Jadi mohon nanti DPR juga memberikan dukungan penuh untuk pemerintah tidak ragu-ragu memberikan insentif," sebut Moeldoko.
Ia menambahkan, skema insentif berjangka pendek yang diterapkan pemerintah saat ini sama sekali tidak memberikan iklim kepastian bagi para pengusaha dan pelaku industri.
"Sekarang ini kebijakan tentang insentif itu setahun, berikutnya janji lagi. Nunggu belum turun-turun, entar lagi mungkin ingat kasih lagi setahun. Ini tidak membawa kepastian bagi para pelaku industri. Minimum 3 tahun lah dijanjiin. Oke kasih insentif 3 tahun, sehingga ada kepastian," katanya.
Sebelumnya diberitakan pada awal September 2026, kalau insentif motor listrik hanya tinggal menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) saja.
Bahkan kabar mengenai insentif motor listrik di September 2026 dikatakan langsung oleh dua menteri secara langsung yakni Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Purbaya Yudhi Sadewa yang pada masa itu masih menjadi Menteri Keuangan.
FAQ Artikel
Siapa yang mengkritik ketidakjelasan insentif kendaraan listrik?
Moeldoko, selaku Ketua Umum Periklindo, mengkritik pemerintah terkait ketidakpastian insentif kendaraan listrik.
Kapan insentif kendaraan listrik dijanjikan akan bergulir?
Insentif motor listrik dijanjikan dapat bergulir per September 2026. Informasi ini disampaikan pada Agustus dan awal September oleh Purbaya Yudhi Sadewa (eks Menkeu) dan Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian).
Apa dampak ketidakpastian insentif terhadap industri kendaraan listrik?
Ketidakpastian insentif mengganggu operasional produsen dan pabrikan, menyebabkan dealer mengalami kesulitan, dan konsumen menahan diri dari transaksi sambil menunggu kepastian bantuan dari pemerintah.
Berapa lama Moeldoko menyarankan durasi insentif untuk kepastian industri?
Moeldoko menyarankan insentif diberikan untuk jangka waktu minimal 3 tahun agar memberikan kepastian bagi para pelaku industri, bukan hanya setahun.
Brian Priambudi
Jurnalis

.jpg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)