icon-category Digilife

Internet 40 Ribu Satelit Milik Elon Musk Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini

  • 24 Apr 2020 WIB
  • Bagikan :

     

    Uzone.id - Sudah bukan rahasia lagi jika bos SpaceX, Elon Musk ingin membuat jaringan internet broadband berbasis satelit. Internet satelit kecepatan tinggi itu ditargetkan akan beroperasi 9 bulan lagi.

    Beberapa hari lalu, SpaceX telah menambah jumlah satelit untuk proyek tersebut. SpaceX berhasil menerbangkan roket Falcon 9 ke luar angkasa sambil membawa 60 satelit baru yang akan menjadi bagian dari proyek jaringan Starlink Communication.

    Baca juga: Kronologi Kasus Pembobolan WhatsApp Aktivis Ravio Petra yang Bikin Gaduh Netizen

    Dalam akun Twitternya, Musk mengatakan jika dia menargetkan Starlink untuk beroperasi penuh dalam kurun sekitar 9 bulan ke depan. Hal ini dikarenakan adanya beberapa tahapan uji coba yang harus dilakukan.

    "Uji coba secara internal akan dicoba dalam kurun 3 bulan, sedangkan uji coba publik butuh waktu enam bulan, dimulai dengan latitude yang tertinggi," cuit Musk dalam akun Twitternya, seperti dikutip dari BGR, Jumat, 24 April 2020.

    Starlink digambarkan sebagai layanan yang mampu menghadirkan internet broadband kecepatan tinggi ke lokasi yang tidak bisa diraih teknologi komunikasi saat ini.

    Baca juga: Grup Video Call WhatsApp Sudah Muat 8 Orang

    Proyek jangka panjang ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 40 ribu satelit yang diletakkan di titik-titik orbit luar bumi. Puluhan ribu satelit itu diharapkan akan bisa menyelimuti seluruh wilayah yang ada di bui. Termasuk di pedalaman hutan.

    Sebelum 60 satelit baru diterbangkan, SpaceX telah meletakkan 400 satelit di sekitar orbit bumi untuk proyek ini. Ini artinya, Elon Musk tetap akan melanjutkan peresmian layanan ini meski belum tercapai target 40 ribu satelit yang diinginkan.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini