Home
/
Telco

Investasi Microsoft di RI, Komdigi: Jangan Cuma Infrastruktur

Microsoft menginvestasikan USD1,7 miliar di Indonesia untuk cloud dan AI, demi transfer teknologi dan pusat inovasi negara.

Investasi Microsoft di RI, Komdigi: Jangan Cuma Infrastruktur

Menkomdigi, Meutya Hafid bertemu President Microsoft Global Affairs, Lisa Monaco (Foto: doc. Komdigi)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Microsoft akan menginvestasikan USD1,7 miliar (sekitar Rp30,5 triliun) di Indonesia untuk pengembangan infrastruktur cloud, AI, dan ekosistem digital.
  • Pemerintah Indonesia mengapresiasi investasi tersebut dan berharap membawa manfaat jangka panjang seperti transfer teknologi, pengembangan talenta, serta peningkatan kemampuan industri digital nasional.
  • Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar, melainkan pusat strategis infrastruktur digital dan inovasi di kawasan bagi Microsoft.
  • Pembahasan juga mencakup tata kelola AI melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan dan Etika AI, serta perlindungan anak di ruang digital (PP TUNAS).

Uzone.id - Microsoft berkomitmen menggelontorkan investasi sebesar USD1,7 miliar atau sekitar Rp30,5 triliun di Indonesia. Investasi tersebut untuk mengembangkan infrastruktur cloud, AI, dan ekosistem digital di dalam negeri.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen investasi tersebut. Investasi tersebut, kata Meutya, harus memberikan manfaat jangka panjang bagi kapasitas teknologi Indonesia.

Manfaatnya pun bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi berupa transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan talenta, serta peningkatan kemampuan pelaku industri digital nasional.

“Kami apresiasi komitmen investasi Microsoft sebesar USD1,7 miliar di Indonesia, khususnya dalam infrastruktur cloud dan AI, serta kontribusinya dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia,” kata Meutya, saat bertemu President Microsoft Global Affairs, Lisa Monaco, di New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (23/9).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membutuhkan infrastruktur yang lebih tangguh dan inklusif. Infrastruktur tersebut juga harus mampu mendukung kebutuhan masyarakat maupun pelaku industri.

Pemerintah pun berharap Microsoft tidak hanya melihat Indonesia sebagai pasar, tapi sebagai salah satu pusat pengembangan infrastruktur dan inovasi digital di kawasan.

“Kami berharap Indonesia dapat semakin menjadi bukan hanya pasar penting bagi Microsoft, tetapi juga pusat strategis infrastruktur digital dan inovasi di kawasan,” ungkapnya.

Dorong transfer teknologi dan talenta digital


Meutya mengatakan investasi teknologi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi institusi, pelaku usaha, pengembang, dan perusahaan teknologi Indonesia.

Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan AI, teknologi cloud, keamanan siber, serta tata kelola teknologi yang bertanggung jawab.

Pemerintah turut mendorong agar program pengembangan keterampilan digital disesuaikan dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, talenta yang mengikuti program tersebut memiliki akses terhadap peluang kerja dan pengembangan karier di sektor digital.

“Tujuan kami bukan hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki keterampilan digital, tetapi juga mengembangkan lebih banyak pengembang, inovator, insinyur, dan pemimpin digital Indonesia,” tutur Meutya.

Selain investasi dan pengembangan talenta, pertemuan tersebut membahas tata kelola AI di Indonesia. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan kerangka tata kelola AI nasional melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan dan Etika AI.

Kerangka tersebut disiapkan untuk memberikan kepastian dalam pengembangan dan pemanfaatan AI agar tetap etis, aman, inklusif, serta bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa regulasi tidak menghambat inovasi, tetapi justru memberikan perlindungan dan kepastian yang tepat agar AI dapat berkembang secara bertanggung jawab,” jelas Meutya.

Pembahasan turut mencakup perlindungan anak di ruang digital dan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Meutya mengajak Microsoft memperkuat kolaborasi dengan menerapkan prinsip keamanan sejak tahap perancangan teknologi. Perusahaan juga diminta terus mengembangkan teknologi secara bertanggung jawab.

“Ke depan, kami ingin memperdalam komitmen Microsoft terhadap Indonesia melalui investasi infrastruktur digital, transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi yang lebih kuat untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah berharap kemitraan dengan Microsoft dapat mendukung agenda Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kemampuan dan daya saing digital nasional.

“Kami melihat Microsoft sebagai mitra penting dalam memperkuat kapabilitas dan daya saing digital Indonesia. Kami berharap Microsoft terus memperluas investasi dan komitmen jangka panjangnya di Indonesia,” pungkas Meutya.

FAQ Artikel

Berapa besar investasi Microsoft di Indonesia?

Microsoft berkomitmen menginvestasikan sebesar USD1,7 miliar atau sekitar Rp30,5 triliun di Indonesia.

Untuk apa investasi Microsoft di Indonesia ini?

Investasi ini ditujukan untuk mengembangkan infrastruktur cloud, AI (kecerdasan buatan), dan ekosistem digital di dalam negeri.

Apa harapan Pemerintah Indonesia terkait investasi Microsoft ini?

Pemerintah berharap investasi ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membawa transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan talenta digital, serta menjadikan Indonesia pusat pengembangan infrastruktur dan inovasi digital di kawasan.

Selain investasi, apa saja topik lain yang dibahas dalam pertemuan Menkomdigi dengan Microsoft?

Topik lain yang dibahas meliputi tata kelola AI di Indonesia (melalui rancangan Perpres Peta Jalan dan Etika AI) dan perlindungan anak di ruang digital (penerapan PP TUNAS).

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article