icon-category Gadget

Jajaran Produk Acer yang Sudah ‘Made in Indonesia’

Uzone.id - Tau tidak, gak cuma smartphone saja yang membutuhkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), namun perangkat teknologi seperti laptop sampai server juga memerlukan sertifikasi TKDN.

Sekadar informasi, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 2021 silam mencanangkan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Dasar aturan yang digunakan tertuang pada Pasal 61 Ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021.

Aturan tersebut mewajibkan instansi pemerintah untuk membeli produk dalam negeri yang memiliki nilai TKDN minimal 25 persen. Saat suatu produk punya nilai kombinasi antara TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP mencapai 40 persen, maka produk tersebut harus dibeli secara lokal melalui sistem E-Katalog, SIPLAH, Bela Pengadaan, dan lainnya.

Acer sebagai salah satu pabrikan luar, berkomitmen untuk mengikuti aturan pemerintah Indonesia. Melalui Acer Manufacturing Indonesia (AMI), perusahaan asal Taiwan itu memproduksi ragam perangkat elektronik made in Indonesia, mulai dari laptop, chromebook, proyektor, PC desktop, server, PC AIO, sampai monitor.

Baca juga: Acer Pamer Laptop Gaming Jumbo di CES 2023, Predator Helios 18

Herbet Ang, selaku President Director Acer Indonesia menyatakan, “Produk dari sini (AMI) sudah melayani masyarakat Indonesia sejak 11 tahun lalu, dan mengikuti persyaratan untuk memenuhi standar produk dalam negeri adau P3DN.”

Ia melanjutkan, fasilitas manufaktur Acer di Indonesia sudah memenuhi semua standar nasional dan global. Herbet juga mengklaim, Acer menjadi pabrikan luar dengan portofolio produk lengkap yang dirakit di Indonesia.

Herbet Ang, President Director Acer Indonesia

“Acer paling lengkap mulai dari laptop, chromebook, proyektor, desktop, server, AIO, monitor juga,” jelasnya.

Parman Iskak, Operational Director of Acer Indonesia menambahkan, deretan produk Acer yang dibuat di Indonesia beberapa di antaranya bahkan sudah mengantongi sertifikasi military grade dengan nomor MIL-STD-810G.

Juga, Acer Indonesia turut memberikan jaminan kualitas produk melalui layanan after sales yang lebih baik, jaminan tambahan suku cadang ekstra sampai 1 tahun, garansi servis hingga 3 tahun, dan sebagainya.

“Kami bisa memberikan kepastian produk yang bermasalah dalam sekian hari. Kaminan tambahan suku cadang kita berikan, sementara kompetitor hanya kasih 1 tahun saja. Garansi servis juga kami kasih 3 tahun, kompetitor hanya 2 tahun,” klaim Parman.

Baca juga: Review Acer Aspire Vero 14: Peduli Lingkungan, Ramah Buat Harian

Hanya saja, kepada tim Uzone.id Herbet menyampaikan kalau keluaran produk dari fasilitas Acer Manufacturing Indonesia sejauh ini untuk memenuhi kebutuhan korporasi atau business to business (B2B) maupun lembaga pemerintah atau pendidikan, atau bisa disebut business to government (B2G).

“Untuk konsumen sesuai kebutuhan. Tapi dominannya di AMI kami memproduksi untuk B2B dan B2G,” pungkasnya, kepada tim Uzone.id di sela-sela kunjungan media ke fasilitas Acer Manufacturing Indonesia, Kamis (12/1).

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini