Home
/
Digilife

Kronologi Lengkap Kenapa Huawei Dilarang Gunakan Android

Kronologi Lengkap Kenapa Huawei Dilarang Gunakan Android
Susetyo Prihadi07 July 2020
Bagikan :

Huawei P40 salah satu yang dilarang gunakan Android (Foto: Uzone.id)

Uzone.id - Sebagai akibat dari larangan perdagangan dengan Amerika Serikat, Huawei tidak dapat melakukan preload ponsel rilis baru dengan aplikasi Google seperti Maps dan YouTube, Google Play Store atau Google Assistant.

Sehingga, ponsel Huawei yang baru dirilis tidak dapat menggunakan layanan Google dan ini akan menjadi masalah jangka panjang.

Baca juga: Dekat dengan Partai Komunis, Huawei Dianggap Ancaman Nasional

Memang akhirnya Huawei menciptakan sistem operasi dan toko aplikasi sendiri yang sebetulnya berbasis Android 10. Tetapi pengguna hanya dapat menginstal aplikasi Google melalui proses yang relatif berbelit-belit, baik Huawei maupun Google tidak merekomendasikan ini secara resmi.

Dilarang digunakan hingga saat ini, perlu kita menilik ke belakang seperti apa kronologi sebenarnya antara Huawei, Google dengan pemerintah Amerika Serikat. Berikut cerita lengkapnya:

Pada Mei 2019, diumumkan oleh pemerintah AS bahwa Google dan pelaku bisnis AS harus  mengubah cara mereka berurusan dengan perusahaan asal China, termasuk Huawei.

Raksasa China itu masuk di salah satu daftar hitam oleh AS dalam pertempuran terbaru perang perdagangan yang sedang berlangsung.

Google sangat gencar  mencegah Huawei menggunakan versi Android-nya dapat berpotensi mengakibatkan masalah keamanan nasional melalui orang-orang yang menggunakan OS pengganti yang dikembangkan Huawei- sekarang dinyatakan sebagai HarmonyOS.

Pada tanggal 29 Juni 2019 , Presiden AS Donald Trump mengatakan  dia telah setuju untuk mengizinkan perusahaan teknologi AS seperti Google dan Qualcomm untuk sekali lagi mulai menjual ke Huawei setelah memulai kembali pembicaraan perdagangan antara AS dan China.

Peringatannya adalah itu hanya untuk barang yang tidak terhubung dengan keamanan nasional.

Trump membuat komentar pada konferensi pers di KTT G20 di Osaka, Jepang. Langkah itu tampaknya merupakan reaksi terhadap fakta bahwa perusahaan-perusahaan AS merasakan dampak larangan itu.

Pada 1 Agustus 2019, Trump tampaknya bertentangan dengan pernyataan sebelumnya yang mengizinkan perusahaan AS bekerjasama dengan Huawei.

"kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke negara kami, kami tidak berubah karenanya,” katanya.

Pada tanggal 5 September 2019, Trump menyatakan lagi bahwa "Huawei adalah masalah besar militer kita, agensi intelijen kita, dan kita tidak melakukan bisnis dengan Huawei".

Sekitar waktu ini, perangkat Huawei dan Honor ditambahkan kembali ke  situs web Android Enterprise Recommended. Itu penting karena Google secara aktif merekomendasikan mereka ke bisnis untuk penggunaan jangka panjang.

Baca juga: Mantan Bos Google Tuding Huawei Mata-mata

Huawei mengajukan gugatan terhadap regulator telekomunikasi AS (FCC) karena telah melarang operator AS membeli peralatan Huawei dengan subsidi yang dibayarkan oleh FCC untuk menjamin akses ke layanan telekomunikasi terus tersedia di seluruh AS.

Pada Januari 2020, Pemerintah Trump menandatangani perjanjian perdagangan dengan China yang melihat pencairan perang dagang, tetapi tidak ada ketentuan untuk Huawei dalam perjanjian tersebut.

Pada 14 Mei 2020, diumumkan bahwa Trump telah memperpanjang larangan perdagangan antara AS dan China, khususnya Huawei untuk tahun berikutnya hingga Mei 2021.

Mereka beralasan menghentikan perusahaan AS dari pembelian atau penggunaan peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh perusahaan yang dianggap sebagai risiko keamanan nasional.

Dan pada 15 Mei 2020, Departemen Perdagangan AS menjabarkan langkah-langkah pembatasan lebih lanjut pada Huawei untuk membatasi pembuatan chip menggunakan teknologi AS menggunakan IP berbasis Amerika atau bahkan peralatan.

Aturan baru berarti bahwa Huawei akan memerlukan lisensi untuk menggunakan teknologi AS.

populerRelated Article