Mac Terkencang Apple Dirilis, Kenalin Mac Studio M5 Max dan M5 Ultra
Apple meluncurkan Mac Studio terbaru dengan chip M5 Max dan M5 Ultra untuk menangani beban kerja profesional berat serta pemrosesan AI lokal berkinerja tinggi.

Highlight Artikel
- Apple memperkenalkan Mac Studio generasi terbaru yang ditenagai chip M5 Max dan M5 Ultra yang sangat bertenaga.
- Chip M5 Ultra menawarkan performa grafis 1,8 kali lipat dan komputasi AI hingga 4,3 kali lebih kencang dibanding generasi terdahulu.
- Tersedia opsi penggabungan beberapa unit Mac Studio melalui koneksi Thunderbolt 5 untuk performa inferensi AI tingkat tinggi.
- Perangkat ini dibanderol mulai harga USD2.499 untuk varian M5 Max dan mulai USD5.499 untuk varian M5 Ultra.
Uzone.id - Bukan cuma Mac mini, Apple juga meluncurkan Mac Studio terbaru yang ditenagai M5 Max dan M5 Ultra. Apple sampai menyebut kalau Mac Studio menjadi Mac paling bertenaga yang pernah mereka buat.
“Mac Studio adalah desktop terbaik untuk AI on-device dan alur kerja profesional paling berat di dunia,” klaim Johny Srouji, Chief Hardware Officer Apple, dikutip dari Apple Newsroom.Secara keseluruhan, Apple pede menyebut kalau performa AI Mac Studio naik sampai 4,3 kali, kecepatan grafisnya naik 1,8 kali, CPU 1,3 kali lebih cepat, dan penyimpanannya 2 kali lebih kencang dari generasi sebelumnya.
Mac Studio sendiri dirancang untuk menangani pekerjaan profesional yang berat, mulai dari produksi video, desain 3D dan VFX, pengembangan aplikasi, penelitian, sampai menjalankan model AI berukuran besar secara lokal.
Mac Studio M5 Max
Mac Studio M5 Max dibekali CPU 18-core yang terdiri dari 6 super-core dan 12 performance-core. GPU-nya dapat dikonfigurasi sampai 40-core dan sudah dilengkapi Neural Accelerator pada setiap core-nya.
Performa GPU tersebut diklaim meningkat sampai 50 persen dari generasi sebelumnya. Apple juga menyematkan teknologi ray tracing generasi ketiga dan meningkatkan shader core untuk mempercepat pemrosesan paralel, navigasi viewport 3D secara real-time, serta proses rendering.
Kapasitas unified memory-nya bisa dikonfigurasi sampai 128 GB dengan bandwidth mencapai 614 GB/s. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan LLM secara lokal, menghasilkan gambar dan video menggunakan AI, sampai menangani proyek kreatif yang kompleks.
“Dengan mengintegrasikan Neural Accelerator secara langsung ke dalam GPU serta menawarkan unified memory berkapasitas besar dengan bandwidth tinggi, Mac Studio baru ini menjadi Mac kami yang paling bertenaga sepanjang masa,” jelas Johny.
Media Engine pada M5 Max mendukung akselerasi berbasis perangkat keras untuk format H.264, HEVC, ProRes, serta proses decode AV1. Apple mengatakan, pengguna dapat melakukan color grading rekaman 8K tanpa kompresi dan mengolah beberapa aliran video secara bersamaan.
Dalam pengujian internal Apple, pemrosesan prompt large language model (LLM) menggunakan LM Studio diklaim 10,7 kali lebih cepat dibanding Mac Studio M1 Max dan 3,9 kali lebih kencang dari M4 Max.
Kemampuan mengubah teks menjadi gambar meningkat sampai 7,4 kali dibanding M1 Max atau 3,5 kali dari M4 Max. Sementara fitur Magic Mask di Blackmagic Design DaVinci Resolve Studio diklaim 5,3 kali lebih cepat dari M1 Max dan 3 kali lebih kencang dibanding M4 Max.
Untuk pekerjaan ilmiah, proses basecalling sekuensing DNA menggunakan Oxford Nanopore MinKNOW meningkat sampai 3,5 kali dari M1 Max atau 1,9 kali lebih cepat dibanding M4 Max. Proses rendering menggunakan Maxon Redshift juga diklaim 1,4 kali lebih cepat dari M4 Max.
Mac Studio M5 Ultra
Mac Studio dengan spek ‘lebih dewa’ lagi ditenagai M5 Ultra. Perangkat ini disiapkan untuk beban kerja yang lebih ekstrem lagi, seperti melakukan color grading video 8K tanpa kompresi secara real-time, membuat simulasi VFX, sampai melatih model AI lokal dengan dataset yang besar.
M5 Ultra menggabungkan dua chip M5 Max dalam satu SoC. Konfigurasi tertingginya menawarkan CPU 36-core yang terdiri dari 12 super-core dan 24 performance-core, serta GPU sampai 80-core.
CPU tersebut diklaim menghasilkan performa multithread 1,3 kali lebih tinggi dibanding M3 Ultra. Sedangkan GPU-nya menjadi GPU Apple silicon pertama di kelas Ultra yang dilengkapi Neural Accelerator pada setiap core-nya.
Performa komputasi AI-nya diklaim 4,3 kali lebih tinggi dari M3 Ultra dan 9,8 kali dibanding M1 Ultra. Kemampuan grafisnya juga meningkat sampai 1,8 kali dari generasi sebelumnya.
Gilanya, Mac Studio M5 Ultra bisa dikonfigurasi dengan unified memory sampai 512 GB and bandwidth 1,2 TB/s, atau 50 persen lebih tinggi dari sebelumnya. Kapasitas tersebut memungkinkan model AI berukuran besar dijalankan sepenuhnya melalui perangkat.
Media Engine pada M5 Ultra memiliki blok encode dan decode dua kali lebih banyak dibanding M5 Max. Hasilnya, Mac Studio ini diklaim dapat memutar sampai 33 aliran video 8K ProRes 422 pada 30 FPS secara bersamaan.
Dalam pengujian Apple, performa pelatihan CopyCat ML di Foundry Nuke meningkat sampai 15,4 kali dibanding M1 Ultra atau 3,3 kali lebih cepat dari M3 Ultra.
Pemrosesan prompt LLM menggunakan LM Studio juga diklaim 9,8 kali lebih kencang dari M1 Ultra dan 4 kali dari M3 Ultra. Kemampuan mengubah teks menjadi gambar meningkat 8,2 kali dibanding M1 Ultra atau 4,3 kali dari M3 Ultra.
Sementara proses rendering menggunakan Maxon Redshift diklaim 4,7 kali lebih cepat dibanding M1 Ultra dan 1,7 kali dari M3 Ultra.
Bisa gabungkan beberapa Mac Studio untuk AI
Kalau performa satu Mac Studio masih belum cukup, beberapa unit dapat digabungkan menjadi satu klaster menggunakan Thunderbolt 5 dan RDMA atau remote direct memory access.
Sistem tersebut membentuk kumpulan memori bersama agar model AI open-weight berukuran besar dapat dijalankan melalui beberapa perangkat. Apple mengklaim klaster berisi empat Mac Studio memberikan performa inferensi AI sampai tiga kali lebih cepat dibanding satu perangkat.
Apple juga mengenalkan Core AI, framework baru untuk membangun, menjalankan, dan menyebarkan model AI melalui Apple silicon. Arsitekturnya dioptimalkan untuk memanfaatkan unified memory, CPU, GPU, dan Neural Engine.
Selain Core AI, developer dapat menggunakan MLX, framework machine learning open-source dari Apple, untuk menjalankan, melatih, dan melakukan fine-tuning model AI. Keduanya dapat digunakan bersama Xcode maupun perangkat pengembangan AI lainnya.
Mac Studio yang baru juga memiliki arsitektur SSD terbaru yang diklaim dua kali lebih cepat. Perangkat ini juga punya sampai 6 port Thunderbolt 5 dengan bandwidth mencapai 120 Gbps.
Selain untuk menggabungkan beberapa unit Mac Studio, port ini dapat digunakan untuk menghubungkan penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi, layar, hub, maupun sasis ekspansi PCIe. Apple turut menambahkan dukungan genlock melalui USB-C untuk menyinkronkan tampilan dengan kamera profesional, termasuk iPhone 17 Pro.
Chip N1 rancangan Apple turut dibenamkan untuk menghadirkan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 untuk pertama kalinya di Mac Studio.
Mac Studio M5 Ultra juga mendukung penggunaan sampai 8 layar sekaligus. Alternatifnya, pengguna dapat menghubungkan sampai empat Studio Display XDR pada resolusi penuh 5K dan refresh rate 120Hz.
Mac Studio terbaru akan langsung menjalankan macOS 27 Golden Gate. Sistem operasi ini membawa Siri AI yang terintegrasi dengan Spotlight dan menu konteks di seluruh sistem.
“Berkat chip M5 Max yang tangguh dan kemampuan luar biasa M5 Ultra, Mac Studio menghadirkan era baru komputasi desktop, memberikan peningkatan performa masif untuk beban kerja profesional dan inferensi AI menggunakan model kelas mutakhir,” pungkas Johny.
Harga dan ketersediaan
Mac Studio M5 Max dijual mulai USD2.499 atau sekitar Rp44,2 juta, sementara Mac Studio M5 Ultra dibanderol mulai USD5.499 atau setara Rp97,3 jutaan.
Apple juga memberikan harga khusus untuk sektor pendidikan. Mac Studio M5 Max menjadi USD2.299 atau sekitar Rp40,7 juta, sedangkan M5 Ultra menjadi USD5.099 atau setara Rp90,2 juta.
Keduanya sudah dapat dipesan di 30 negara dan wilayah sejak 25 Agustus 2026. Unitnya akan mulai dikirimkan kepada konsumen dan tersedia di Apple Store maupun Apple Authorized Reseller pada 22 September mendatang. Khusus konfigurasi unified memory 512 GB, ketersediaannya baru dimulai pada akhir Oktober.
Seperti Mac mini, pengguna di Indonesia masih harus menunggu kepastian kapan Mac Studio M5 Max maupun M5 Ultra masuk ke Indonesia, termasuk harga resminya.
FAQ Artikel
Apa chip yang digunakan pada Mac Studio terbaru?
Mac Studio terbaru menggunakan chip M5 Max dan M5 Ultra, yang didesain khusus untuk menangani alur kerja profesional dan komputasi AI lokal.
Berapa kapasitas memori maksimal yang didukung Mac Studio M5 Ultra?
Mac Studio M5 Ultra mendukung konfigurasi unified memory hingga 512 GB dengan bandwidth mencapai 1,2 TB/s.
Apakah pengguna bisa menggabungkan beberapa Mac Studio?
Ya, beberapa unit Mac Studio dapat digabungkan menjadi satu klaster menggunakan koneksi Thunderbolt 5 dan RDMA untuk memproses model AI berukuran besar secara bersamaan.
Berapa harga awal untuk Mac Studio M5 Max?
Mac Studio M5 Max dijual dengan harga mulai dari USD2.499 atau sekitar Rp44,2 juta.


