Home
/
Automotive

Mau Konversi Motor Bensin ke Motor Listrik, Berapa sih Biayanya?

Dyvolt EV Shop menawarkan konversi motor bensin ke listrik mulai dari Rp15 juta, termasuk komponen dasar, dengan pengurusan legalitas hingga 3 bulan.

Mau Konversi Motor Bensin ke Motor Listrik, Berapa sih Biayanya?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Biaya konversi motor bensin ke listrik dimulai dari Rp15 juta, mencakup baterai, dinamo, dan pemasangan (tidak termasuk motor).
  • Paket konversi termurah menawarkan kecepatan hingga 100 km/jam dengan jarak tempuh 40 kilometer.
  • Konversi untuk motor performa tinggi seperti offroad bisa mencapai Rp25 juta hingga Rp35 juta, dengan jarak tempuh 80-100 km dan kecepatan 100 km/jam.
  • Pengurusan surat legalitas konversi memakan biaya sekitar Rp600-700 ribu, namun total biaya membengkak karena akomodasi dan memakan waktu hingga 3 bulan.

Uzone.id - Konversi dari motor bermesin bensin ke motor listrik memang jadi salah satu cara beralih ke kendaraan dengan energi yang lebih bersih. Tapi berapa sih biaya melakukan konversi motor listrik?

Adi Siswanto selaku owner Dyvolt EV Shop mengatakan sebenarnya biaya konversi motor listrik itu bervariasi tergantung spesifikasi dan jarak tempuh yang diinginkan konsumen.

"Kalau di sini kita biasa mulai dari Rp15 juta, itu udah all in kecuali motornya, karena kan motornya bawa sendiri ya," ujar Adi kepada Uzone.id belum lama ini.



Namun biaya tersebut belum termasuk surat legalitas motor yang sudah berubah dari mesin bensin ke motor listrik, termasuk pelat nomor khusus motor listriknya.

Harga tersebut juga memiliki spesifikasi yang lebih terbatas. Adi mengatakan budget tersebut bisa digunakan untuk komponen motor listrik dengan kecepatan 100 km/jam dan jarak tempuh hanya 40 km.

"Belum keluar surat, jadi sudah termasuk baterai, dinami, dan pemasangan. Sudah terima beres. Kecepatannya kurang lebih 100 km/jam, jarak tempuhnya tapi pendek ya cuma di 40 kilometer," jelasnya.





"Kami ada paket-paket lain untuk jarak yang lebih jauh ada, yang jarak 60-80 kilometer, kecepatan juga variatif ya ada yang 70, 80, 100, sampai 120 km/jam juga bisa, jadi tergantung keinginan konsumen," tambah Adi.

Adi juga mengatakan bengkelnya bisa membuat motor listrik konversi berperforma tinggi. Salah satunya di motor hobi untuk offroad terabasan atau trail bisa mencapai kecepatan 100 km/jam dan jarak tempuh sampai 100 kilometer.

"Kalau performa tinggi, contohnya kita ngomongin yang buat terabasan ya. Itu rata-rata di angka Rp25 sampai Rp35 juta. Jaraknya bisa 80-100 kilometer, kecepatan bisa sampai 100 km/jam," ungkap Adi.



Soal surat legalitas, Adi mengatakan pengurusannya cukup murah antara 600-700 ribu. Namun akomodasi dari bengkel untuk mengurus surat tersebut yang cukup rumit dan memakan biaya.

"Sebetulnya pengurusan surat itu murah, cuma yang ribet akomodasi kesana-sininya. Untuk mengurus surat-surat hanya butuh 600-700 ribu," tegasnya.

"Yang bikin agak mahal itu akomodasi kesana kesini, karena motor baru dimodifikasi belum dites butuh towing. Prosesnya saja sampai 3 bulan," lanjutnya.

Proses konversi motor listrik di bengkel Dyvolt EV Shop hanya membutuhkan waktu 1-2 minggu saja, tetapi untuk pengurusan legalitasnya yang lebih lama dari modifikasinya.

FAQ Artikel

Berapa biaya awal untuk konversi motor bensin ke listrik di Dyvolt EV Shop?

Biaya konversi motor listrik di Dyvolt EV Shop dimulai dari Rp15 juta. Harga ini sudah termasuk baterai, dinamo, dan pemasangan, tetapi tidak termasuk motornya sendiri.

Apa spesifikasi kecepatan dan jarak tempuh untuk paket konversi termurah?

Untuk paket dengan biaya Rp15 juta, motor listrik konversi dapat mencapai kecepatan 100 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer.

Apakah biaya konversi sudah termasuk pengurusan surat legalitas?

Tidak, biaya konversi yang disebutkan belum termasuk pengurusan surat legalitas motor dan pelat nomor khusus motor listrik.

Berapa biaya dan berapa lama proses pengurusan surat legalitas motor konversi?

Biaya pengurusan surat legalitas motor konversi berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. Namun, total prosesnya bisa memakan waktu hingga 3 bulan karena biaya akomodasi dan pengetesan motor.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses konversi di bengkel?

Proses konversi motor listrik di bengkel Dyvolt EV Shop sendiri hanya membutuhkan waktu 1 sampai 2 minggu.

Brian Priambudi

Brian Priambudi

Jurnalis

Berpengalaman dalam review mobil dan motor.  Pengalaman menjadi jurnalis otomotif sejak 2018.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article