Home
/
Automotive

Mengenal Deretan Kode Angka di Plang SPBU Pertamina, Apa Artinya?

Kode angka SPBU Pertamina menunjukkan lokasi dan skema kepemilikan, serta Pertamina menjamin kualitas layanan seragam semua SPBU meski dikelola pihak lain.

Mengenal Deretan Kode Angka di Plang SPBU Pertamina, Apa Artinya?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Setiap SPBU Pertamina memiliki kode angka pada papan totem yang mengidentifikasi lokasi wilayah operasional dan skema kepemilikan.
  • Angka pertama pada kode SPBU menunjukkan pembagian wilayah operasional Pertamina (misalnya, 3 untuk Jawa bagian barat, 6 untuk Kalimantan).
  • Angka kedua menjelaskan struktur kepemilikan dan manajemen SPBU: 1 (COCO - Pertamina penuh), 3 (CODO - aset Pertamina, operasional mitra), atau 4 (DODO - swasta penuh).
  • Meskipun dikelola oleh pihak yang berbeda, Pertamina memastikan semua SPBU wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seragam untuk mutu layanan dan kualitas produk.

Uzone.id - Kualitas BBM dan layanan di tiap SPBU Pertamina sampai hari ini belum 100 persen merata. Ada saja oknum SPBU nakal yang berpotensi merugikan konsumen.

Karenanya, kalau diperhatikan, setiap kali mendatangi SPBU milik Pertamina, pengendara kerap melihat deretan kode angka seperti 31, 33, atau 34 yang tertera pada papan totem di area depan pintu masuk. 



Kombinasi nomor tersebut bukan sekadar angka acak, melainkan kode identitas resmi yang menjelaskan lokasi wilayah operasional serta skema kepemilikan dan pengelolaan fasilitas pengisian bahan bakar tersebut. 

Di Indonesia, mayoritas SPBU berada di bawah naungan jaringan Pertamina, baik yang dikelola secara internal oleh perusahaan maupun bekerja sama dengan mitra swasta.

Berdasarkan keterangan resmi dari situs MyPertamina, dua angka awal pada papan SPBU memuat arti khusus. Angka pertama difungsikan untuk mengidentifikasi pembagian wilayah operasional Pertamina. 

Sebagai contoh, digit 3 menandakan lokasi SPBU berada di zona Jawa bagian barat, digit 6 mewakili wilayah Kalimantan, digit 7 merujuk pada area Sulawesi, serta digit 8 menjadi pembeda untuk wilayah Papua.

Selanjutnya, angka kedua menjelaskan struktur kepemilikan dan manajemen operasional yang dibagi ke dalam tiga skema utama. 

Angka 1 melambangkan skema COCO (Corporate Owner Corporate Operate), yaitu SPBU yang aset kepemilikannya dan seluruh kegiatan operasionalnya dipegang langsung oleh Pertamina. 

Angka 3 menunjukkan skema CODO (Corporate Owner Dealer Operate), di mana aset dimiliki oleh Pertamina namun operasional harian dipercayakan kepada mitra swasta. 

Sementara itu, angka 4 menandakan skema DODO (Dealer Owner Dealer Operate), yang berarti kepemilikan tanah, bangunan, hingga operasionalnya sepenuhnya dikelola oleh pihak swasta.

Penerapan kombinasi kode ini dapat dilihat dalam praktik sehari-hari. Sebagai contoh, SPBU dengan awalan kode 31.XXXX mengindikasikan fasilitas pengisian BBM yang berlokasi di Jawa bagian barat dengan kepemilikan dan operasional langsung di bawah Pertamina. 

Sebaliknya, kode 34.XXXX berarti SPBU tersebut berlokasi di wilayah Jawa bagian barat, tetapi kepemilikan serta manajemennya dijalankan secara penuh oleh pihak swasta.

Kendati dikelola oleh pihak yang berbeda, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai mutu layanan maupun keaslian produk. 



Pertamina memastikan seluruh jaringan SPBU wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seragam, mulai dari kualitas bahan bakar hingga kriteria pelayanan konsumen. 

Seluruh petugas di SPBU swasta pun terikat untuk bekerja mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Pertamina. 

Jika konsumen menjumpai kendala atau ketidaksesuaian saat mengisi bahan bakar, Pertamina menyediakan saluran pengaduan resmi melalui layanan call center di nomor 135.

FAQ Artikel

Apa arti kode angka pada papan totem SPBU Pertamina?

Kode angka pada papan totem SPBU Pertamina merupakan identitas resmi yang menjelaskan lokasi wilayah operasional serta skema kepemilikan dan pengelolaan fasilitas pengisian bahan bakar.

Bagaimana cara membaca kode angka di SPBU?

Dua angka awal pada kode SPBU memiliki arti khusus. Angka pertama mengidentifikasi pembagian wilayah operasional Pertamina (misalnya, 3 untuk Jawa bagian barat, 6 untuk Kalimantan). Angka kedua menjelaskan struktur kepemilikan dan manajemen operasional (1 untuk COCO, 3 untuk CODO, dan 4 untuk DODO).

Apa perbedaan skema kepemilikan SPBU COCO, CODO, dan DODO?

  • COCO (Corporate Owner Corporate Operate): Aset dan operasional sepenuhnya dipegang oleh Pertamina.
  • CODO (Corporate Owner Dealer Operate): Aset dimiliki Pertamina, namun operasional harian dipercayakan kepada mitra swasta.
  • DODO (Dealer Owner Dealer Operate): Kepemilikan tanah, bangunan, dan operasional sepenuhnya dikelola oleh pihak swasta.

Apakah kualitas layanan dan produk berbeda antara SPBU dengan skema kepemilikan yang berbeda?

Tidak. Pertamina memastikan seluruh jaringan SPBU, meskipun dikelola oleh pihak yang berbeda, wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seragam untuk kualitas bahan bakar hingga kriteria pelayanan konsumen.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article