icon-category Gadget

Mengenal ISOCELL HP3, Sensor Kamera 200MP yang Jago Motret Malam

Uzone.id - Sensor kamera terbaru Samsung ISOCELL HP3 bikin kamera 108MP terasa ketinggalan zaman. Sensor kamera ini dapat menghasilkan foto dengan resolusi super tinggi dan dapat mengatasi masalah kualitas gambar yang buruk di situasi low light.

Buat kalian yang belum tahu, sensor kamera adalah sistem semikonduktor yang mengubah cahaya yang masuk ke perangkat melalui lensa kamera menjadi sinyal digital. Dari kamera digital dan smartphone hingga laptop dan mobil, sensor gambar terpasang di semua produk elektronik yang memiliki kamera.

Samsung ISOCELL HP3 sendiri merupakan sensor kamera berukuran 1/1.4” yang dikemas dengan 200 juta piksel berukuran 0,56 mikrometer, piksel terkecil di industri saat ini. 

Menurut Myoungoh Ki, developer di Samsung Electronics System LSI Business, ukuran unit piksel yang lebih kecil juga membuat dimensi fisik sensor dan modul makin mungil. Alhasil, perangkat ponsel kedepannya bisa lebih ramping karena ukuran dan lebar lensa semakin mengecil.

“Hal ini dapat menghilangkan elemen yang mengganggu desain perangkat, seperti kamera yang menonjol dan juga dapat mengurangi konsumsi daya,” jelasnya, dalam keterangan resmi yang diterima Uzone.id pada Selasa (12/7).

“ISOCELL HP3 dengan ukuran piksel 12% lebih kecil dari model ISOCELL HP1 sebelumnya, dapat mengurangi luas permukaan modul kamera di perangkat seluler hingga 20%,” klaim Ki.

Namun, membuat ukuran piksel yang lebih kecil juga punya tantangan tersendiri, seperti lebih sedikit cahaya yang masuk ke perangkat dan interferensi antara piksel yang berdekatan. Hal ini memengaruhi kualitas gambar, terutama saat pengambilan foto maupun video malam.

Untuk mengatasinya, Samsung menggunakan teknologi yang memaksimalkan full well capacity dan meminimalkan hilangnya sensitivitas. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga menambahkan fitur baru ke sensor, termasuk kemampuan autofokus untuk semua piksel dan fungsi-fungsi yang memungkinkan pengoperasian video berkecepatan tinggi, bersama dengan ekspresi warna yang ditingkatkan.

Baca juga: Segini Ukuran Foto yang Dipotret dengan Kamera 200 MP dari Samsung

Samsung juga menciptakan dinding fisik yang lebih tipis dan lebih dalam di antara piksel dengan menggunakan teknologi full depth deep trench isolation (DTI), yang menjamin kinerja tinggi bahkan dengan ukuran piksel sekecil 0,56 mikrometer. 

DTI menciptakan komponen terisolasi di antara piksel, bertindak sebagai dinding yang terisolasi untuk mencegah hilangnya cahaya dan meningkatkan kinerja optik. Analoginya, DTI merupakan penghalang tipis di antara ruangan-ruangan yang berbeda dalam sebuah gedung.

“Dalam istilah awam, itu sama dengan mencoba membuat dinding yang lebih tipis antara ruangan Anda dan ruangan di sebelah tanpa mengubah tingkat kedap suara ruangan,” jelas Sungsoo Choi, developer dari Semiconductor R&D Center.

Dengan DTI, Samsung dapat meningkatkan ISO dan mengurangi crosstalk yang berpotensi membuat lebih banyak cahaya yang hilang. Penyerapan cahaya juga dimaksimalkan melalui photo diode.

Sensor 200MP ISOCELL HP3 Dilengkapi ‘Super Quad Phase Detection’

Sensor terbaru ini menggunakan teknologi yang bernama Super Quad Phase Detection atau Super QPD. Teknologi tersebut memungkinkan sensor untuk fokus dengan meningkatkan intensitas piksel autofokus hingga 100%. 

Super QPD menawarkan fitur autofokus yang lebih cepat dan akurat dengan memanfaatkan satu lensa di atas empat piksel, memungkinkan pengukuran semua perbedaan fase dari sisi kiri, kanan, atas, dan bawah subjek yang difoto. 

“Tidak hanya auto fokus yang akurat bahkan saat kondisi gelap, tetapi high definition juga dipertahankan bahkan ketika dilakukan perbesaran gambar,” jelas Choi.

“Kami juga menggunakan teknologi Tetrapixel yang telah ditingkatkan yang menggabungkan 4 atau 16 piksel yang berdekatan untuk beroperasi sebagai satu piksel besar di situasi low light,” tambahnya.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Xiaomi 12S Ultra

Tak hanya untuk low-light, teknologi piksel yang ditingkatkan pun memungkinkan perekaman video resolusi tinggi dalam 8K pada 30 FPS dan dalam 4K pada 120 FPS. 

Tantangan pengambilan gambar tak cuma pada low light saja, tapi juga ketika sensor kamera menerima terlalu banyak sinar matahari. ISOCELL HP3 dilengkapi teknologi Smart-ISO Pro dan Staggered HDR yang menyatukan tiga frame dengan eksposur yang berbeda yang menghasilkan warna alami dan detail optimal.

Samsung sendiri telah siap untuk memberikan sampel dari sensor ISOCELL HP3 kepada vendor smartphone. Kemungkinan produksi massal akan dilakukan secepatnya pada tahun ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini