
-
Tim Cook di WWDC 2020 (Foto: Apple)
Baca juga: Apple Umumkan iOS 14, Ini Fitur yang Jadi Sorotan
François Piednoël, seorang mantan engineer Intel, mengatakan ada sejumlah keluhan terhadap Intel Skylake saat itu, dan Apple adalah klien Intel yang paling banyak mengeluhkan arsitektur tersebut.
"Jaminan kualitas di Skylake lebih dari sekadar masalah, melainkan keburukannya sangat abnormal. Kami mendapat terlalu banyak keluhan terkait Skylake. Pada dasarnya rekan kami di Apple menjadi pelapor masalah nomor satu di arsitektur tersebut," ujar Piednoël, seperti dikutip dari Apple Insider, Jumat (26/6).
Baca juga: Apple Kenalkan Translate dan Siri yang Lebih Cerdas
"Jaminan kualitas yang sangat buruk dari Skylake jadi penyebab bagi mereka (Apple) untuk meninggalkan platform tersebut. Apple pasti sangat membenci Skylake," tambahnya.
Konon dari sanalah murka Apple memuncak dan segera meminta para penggawanya untuk mengganti semua prosesor Intel di perangkat iMac dan Mac.
Walaupun banyak yang percaya dengan teori lain, bahwa Apple ingin benar-benar mengatur semua perangkatnya secara mandiri tanpa bergantung pada perusahaan lain.