NAS Synology Neo+ Masuk RI, Bikin Cloud Pribadi Mulai Rp14,6 Juta
Synology Neo+ tersedia di Indonesia. Tawarkan NAS sebagai cloud pribadi hemat biaya. Fiturnya meliputi backup foto, file kerja, dan CCTV tanpa langganan.

Highlight Artikel
- NAS Synology seri Neo+ telah tersedia di Indonesia dalam empat model, menawarkan solusi penyimpanan cloud pribadi.
- Berbeda dari layanan cloud konvensional, pengguna hanya perlu membeli perangkat dan hard disk di awal, tanpa biaya langganan bulanan.
- Seri Neo+ hadir dengan biaya awal yang lebih terjangkau, dilengkapi RAM 4 GB yang dapat di-upgrade hingga 32 GB.
- Fitur utamanya meliputi pencadangan otomatis foto/video, sinkronisasi file, backup data komputer/cloud, dan perekaman CCTV (NVR) melalui DiskStation Manager (DSM).
Uzone.id - NAS Synology seri Neo+ sudah tersedia di Indonesia. Total, ada empat model NAS yang diboyong ke pasar dalam negeri, dengan RAM bawaan 4 GB dan fitur untuk backup foto, menyimpan file kerja, sampai menampung rekaman dari CCTV.
Sekadar informasi, NAS atau network attached storage merupakan media penyimpanan yang terhubung ke jaringan. Perangkat ini bisa digunakan sebagai cloud pribadi—memungkinkan pengguna menyimpan file-file mereka dan mengaksesnya via internet.
Namun, berbeda dengan layanan penyimpanan cloud yang umumnya mengharuskan pengguna membayar biaya berlangganan per bulannya, pengguna hanya perlu membeli perangkat NAS dan hard disk saja di awal untuk membuat jaringan cloud pribadi.
Synology menyebut, seri Neo+ menawarkan biaya awal yang lebih terjangkau, dengan tetap membawa fitur utama dari lini Plus. Adapun, keempat model NAS Synology Neo+ di antaranya adalah DS725neo+ dengan dua bay atau ruang pemasangan drive, DS925neo+ dengan empat bay, DS1525neo+ dengan lima bay, serta DS1825neo+ dengan delapan bay.
Keempatnya menggunakan platform yang sama dengan Synology seri Plus. Perbedaannya ada pada konfigurasi memori standar, yakni RAM 4 GB DDR4 SODIMM non-ECC.
Synology menyebut konfigurasi tersebut membuat harga awal Neo+ lebih terjangkau tanpa memangkas fitur dan performa utama lini Plus. Untuk DS925neo+, misalnya, kecepatan baca dan tulisnya diklaim bisa menembus lebih dari 500 MB/s.
Kalau kebutuhan meningkat, seluruh model Neo+ mendukung upgrade menggunakan modul memori ECC resmi Synology hingga 32 GB. Jadi, pengguna bisa menyesuaikan konfigurasi awal dengan anggaran, kemudian meningkatkan memorinya saat diperlukan.
“Model desktop tetap menjadi jantung dari ekosistem NAS kami,” ujar Bie-I Chu, Executive Vice President, Synology NAS Group.
“Lewat seri neo+, kami ingin menghadirkan pilihan NAS dengan biaya awal yang lebih masuk akal. Jadi, pengguna bisa memiliki penyimpanan pribadi yang andal tanpa harus langsung membeli spesifikasi yang belum mereka butuhkan,” kata Clara Hsu, Indonesia Country Manager di Synology.
Backup foto, file kerja, sampai rekaman CCTV
Synology Neo+ menjalankan sistem operasi DiskStation Manager (DSM). Melalui sistem ini, pengguna bisa mengumpulkan file yang sebelumnya tersebar di HP, laptop, maupun hard disk eksternal ke satu tempat, lalu mengaksesnya dari berbagai perangkat.
Untuk foto dan video, tersedia Synology Photos yang mendukung pencadangan otomatis dari HP ke NAS. Setelah memastikan file sudah dicadangkan, pengguna bisa mengosongkan penyimpanan HP tanpa kehilangan koleksi yang tersimpan di NAS.
Ada juga Synology Drive untuk mengakses dan menyinkronkan file melalui Windows, macOS, Android, serta iOS. Fitur ini ditujukan untuk freelancer, fotografer, dan kreator konten yang sering berpindah perangkat atau bekerja dengan file berukuran besar.
Sementara itu, Active Backup Suite mendukung pencadangan data dari komputer Windows, macOS, Linux, mesin virtual, hingga layanan cloud tertentu. Data yang sudah dicadangkan dapat dipulihkan ketika perangkat mengalami masalah.
NAS ini juga bisa dijadikan Network Video Recorder (NVR) melalui Surveillance Station. Rekaman CCTV dapat disimpan langsung di NAS, sehingga pengguna bisa mengelola penyimpanannya tanpa bergantung sepenuhnya pada layanan cloud pihak ketiga.
Dari sisi konektivitas, seluruh model neo+ dilengkapi port 2.5GbE untuk transfer file besar dan slot M.2 untuk SSD cache. Kapasitas penyimpanannya juga dapat ditambah menggunakan unit ekspansi DX525.
Khusus DS1525neo+ dan DS1825neo+, Synology menyediakan slot PCIe 3.0 untuk pemasangan kartu jaringan opsional 10GbE atau 25GbE.
Deretan NAS Synology sudah tersedia di Indonesia melalui berbagai platform e-commerce, distributor, serta mitra resmi Synology. Di Tokopedia misalnya, NAS Synology DS725neo+ dibanderol Rp14.599.000, model DS925neo+ dijual dengan harga Rp15.999.000, tipe DS1525neo+ dijual Rp23.299.000, dan DS1825neo+ dibanderol Rp28.999.000.
FAQ Artikel
Apa itu NAS Synology seri Neo+?
NAS Synology seri Neo+ adalah media penyimpanan terhubung jaringan (Network Attached Storage) yang berfungsi sebagai cloud pribadi. Pengguna dapat menyimpan dan mengakses file mereka melalui internet, tanpa biaya langganan bulanan seperti layanan cloud pada umumnya.
Model Synology Neo+ apa saja yang tersedia di Indonesia?
Ada empat model yang tersedia: DS725neo+ (dua bay), DS925neo+ (empat bay), DS1525neo+ (lima bay), dan DS1825neo+ (delapan bay).
Apa keunggulan utama Synology Neo+ dibandingkan layanan cloud publik?
Keunggulan utamanya adalah biaya awal yang lebih terjangkau karena hanya perlu membeli perangkat dan hard disk, tanpa membayar biaya berlangganan per bulan. Ini menjadikannya solusi penyimpanan pribadi yang lebih hemat dalam jangka panjang.
Apa saja fitur yang ditawarkan oleh Synology Neo+?
Synology Neo+ mendukung pencadangan foto dan video otomatis dari HP (Synology Photos), sinkronisasi file lintas perangkat (Synology Drive), pencadangan data komputer dan cloud (Active Backup Suite), serta berfungsi sebagai Network Video Recorder (NVR) untuk rekaman CCTV (Surveillance Station).
Apakah RAM pada Synology Neo+ bisa ditingkatkan?
Ya, seluruh model Neo+ mendukung upgrade menggunakan modul memori ECC resmi Synology hingga 32 GB, meskipun RAM bawaannya adalah 4 GB DDR4 SODIMM non-ECC.
Muhammad Faisal Hadi Putra
Jurnalis

