Netflix Berencana PHK 800 Karyawan, Lagi Gak Baik-baik Saja?
Netflix akan memangkas sekitar 800 karyawan mulai Oktober akibat pertumbuhan tidak sesuai ekspektasi dan persaingan ketat, menyusul PHK besar 2022.

Highlight Artikel
- Netflix dikabarkan akan memangkas sekitar 5 persen atau 800 karyawannya dari total 16 ribu, dimulai pada pekan kedua Oktober.
- CEO Netflix, Ted Sarandos, menyatakan bahwa perusahaan tidak tumbuh secepat yang diharapkan dan berupaya mempercepat laju pertumbuhan.
- Ini akan menjadi putaran PHK besar bagi Netflix setelah terakhir kali melakukannya pada tahun 2022 yang berdampak pada 200 karyawan.
Uzone.id — Platform streaming, Netflix, kabarnya tengah merencanakan pemangkasan ratusan karyawan di perusahaan mereka dan akan dimulai pada pekan ke-2 bulan Oktober ini.
Per akhir Desember 2025 lalu, Netflix sendiri memiliki kurang lebih 16 ribu karyawan di seluruh dengan. Jika pemangkasan ini berdampak kepada 5 persen karyawan, maka sebanyak 800 karyawan kemungkinan akan dirumahkan dalam putaran PHK ini.
Belum disebutkan divisi mana yang akan terdampak dalam pemangkasan ini, begitupun dengan perwakilan Netflix yang juga belum menyampaikan keterangan resmi mereka soal rencara ini.
Jika putaran PHK ini benar, maka ini akan menjadi putaran PHK besar bagi Netflix setelah terakhir kali melakukannya pada tahun 2022 lalu. Kala itu, sebanyak 200 karyawan terkena dampak pemangkasan karena hilangnya 200 ribu pelanggan platform streaming tersebut.
Pemangkasan yang akan terjadi kemungkinan terjadi karena pertumbuhan Netlfix yang tidak sesuai dengan ekspektasi jajaran dewan dan CEO Netflix.
Ted Sarandos, CEO Netflix, dalam konferensi Bloomberg Screentime pada September 2026 lalu mengatakan bahwa perusahaan kini sedang tumbuh dengan kenaikan pendapatan dua digit di setiap wilayah geografis.
Tapi, ia menambahkan kalau perusahaan ingin bertumbuh lebih cepat dari yang saat ini terjadi.
“Ya, secara keseluruhan, perusahaan tidak tumbuh secepat yang saya harapkan, dan kami sedang berupaya mempercepat laju pertumbuhan itu,” kata Sarandos, dikutip dari Variety.
Pada paruh pertama 2026, Netflix hanya mengalami kenaikan 2 persen dalam jumlah pelanggan di seluruh dunia. Selain itu, perusahaan kini juga menghadapi persaingan platform streaming yang semakin ketat.
Saat ini, Netflix harus berupaya keras untuk bertahan di tahta tertinggi pasar streaming yang semakin kompetitif, seiring dengan perubahan yang terus terjadi. Terbaru, HBO Max sudah resmi bersatu dengan Paramount+, dan Discovery+ pasca merger Paramount Skydance dan Warner Bros.
Belum lagi Disney yang juga menyatukan beberapa layanan mereka seperti Disney+, Hulu, dan konten ESPN dalam satu aplikasi yang sama yaitu Disney Plus.
Meski begitu, Netflix juga tidak berdiam diri karena perusahaan terus memperluas bisnisnya di luar layanan berlangganan dengan berinvestasi di bidang periklanan, siaran langsung, dan game untuk meraup pendapatan dari berbagai sumber.
FAQ Artikel
Kapan Netflix berencana melakukan pemangkasan karyawan?
Netflix kabarnya akan memulai pemangkasan karyawan pada pekan kedua bulan Oktober ini.
Berapa jumlah karyawan Netflix yang diperkirakan akan terdampak PHK?
Sekitar 5 persen dari total 16 ribu karyawan, yang berarti sekitar 800 karyawan, kemungkinan akan dirumahkan.
Apa alasan utama Netflix melakukan pemangkasan karyawan?
Pemangkasan ini terjadi karena pertumbuhan perusahaan yang tidak sesuai ekspektasi dewan dan CEO, serta persaingan yang semakin ketat di pasar platform streaming.
Kapan terakhir kali Netflix melakukan putaran PHK besar?
Netflix terakhir kali melakukan putaran PHK besar pada tahun 2022, ketika sekitar 200 karyawan terdampak.
Bagaimana tanggapan CEO Netflix, Ted Sarandos, mengenai pertumbuhan perusahaan?
Ted Sarandos mengakui bahwa perusahaan tidak tumbuh secepat yang ia harapkan, meskipun ada kenaikan pendapatan dua digit di setiap wilayah geografis, dan berupaya mempercepat laju pertumbuhan.
Vina Insyani
Jurnalis

