
Uzone.id — Persaingan antara Netflix dan Paramount untuk mendapatkan Warner Bros sudah mulai terlihat ending-nya. Agak di luar prediksi, Netflix yang awalnya percaya diri kini mundur perlahan.
Pernyataan terbaru Netflix menegaskan pihaknya tidak akan menaikkan harga ‘mahar’ mereka setelah Paramount lebih dulu memberikan tawaran yang jauh lebih tinggi kepada Warner Bros.Bahkan, Netflix membuka jalan bagi Paramount Skydance untuk memenangkan pertarungan akuisisi yang telah berlangsung berbulan-bulan tersebut.
“Transaksi yang kami negosiasikan menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan jalur persetujuan regulasi yang jelas. Namun, kami selalu bertindak disiplin, dan pada harga yang diperlukan untuk menyamai penawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan ini tidak lagi menarik secara finansial,” kata co-CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters dalam keterangan resminya, Jumat, (27/02).
Ia melanjutkan, “Karena itu, kami memutuskan untuk tidak menyamai tawaran Paramount Skydance tersebut.”
Warner Bros yang dari awal sangat memihak Netflix sudah sepenuhnya goyah dan mengatakan bahwa tawaran terbaru Paramount "lebih unggul" daripada tawaran Netflix, mereka pun mendesak platform streaming ‘Merah’ tersebut untuk menaikkan tawarannya.
Namun, Netflix tetap keukeuh untuk menetapkan harga di angka senilai USD82,7 miliar alias Rp1,379 kuadriliun. Sementara itu pesaingnya Paramount menyiapkan harga senilai USD111 miliar atau Rp1,862 kuadriliun, naik menjadi USD31 persen saham (sebelumnya USD30 per saham).
Perbedaan angka ini membuat Netflix menyerah dan menyebut bahwa sejak awal transaksi mereka dianggap tepat sesuai dengan porsinya.
“Sejak awal, transaksi ini kami pandang sebagai peluang yang menarik jika harganya tepat, bukan sebagai sesuatu yang harus dimiliki dengan harga berapapun,” tambah Sarandos.
Meski belum sepenuhnya diputuskan, namun Warner Bros sendiri sudah mulai berpindah hati. CEO Warner Bros David Ellison bahkan sudah menyambut baik keputusan dewan direksi yang kini mendukung penawaran Paramount.
Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa proposal tersebut memberikan “nilai yang lebih unggul, kepastian, dan proses penyelesaian yang lebih cepat” bagi para pemegang saham Warner Bros.