icon-category Startup

Perhatian Anak Kereta, Gojek Bikin Fitur Baru buat Beli Tiket KRL

  • 23 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id – Perhatian startup Gojek terhadap solusi transportasi warga Indonesia nggak hanya terbatas pada kendaraan motor dan mobil saja. Gojek menghadirkan fitur GoTransit yang bisa dimanfaatkan oleh anker, alias anak kereta.

    Berkolaborasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), Gojek lewat fitur GoTransit mewadahi pembelian tiket KRL Commuter Line.

    GoTransit sendiri bisa kita temukan di dalam aplikasi Gojek dan hadir untuk mempermudah perencanaan perjalanan dari titik keberangkatan awal hingga tujuan akhir secara lebih efisien dalam satu platform, yang dirancang sebagai layanan penghubung awal dan akhir perjalanan (First Mile-Last Mile) guna melengkapi moda transportasi publik.

    “Satu dari dua pengguna Gojek pernah menggunakan GoRide dan GoCar sebagai layanan penghubung untuk mereka menggunakan moda transportasi publik. Peluncuran resmi inovasi terintegrasi hari ini memungkinkan pengguna membeli tiket KRL Commuter Line langsung di aplikasi Gojek,” ungkap Direktur GoTo, sekaligus Head of Indonesia Sales & Ops Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo dalam keterangannya yang diterima Uzone.id.

    Baca juga: Gesits Sediakan Motor Listrik untuk Gojek

    Ia melanjutkan, “kemudahan ini kami harap mampu meningkatkan kenyamanan dan loyalitas pengguna, bahkan menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik khususnya KRL Commuter Line. Kami percaya tujuan tersebut dapat terwujud mengingat sejak inovasi ini diperkenalkan pada akhir Mei 2022 lalu, fitur GoTransit sudah diakses 20 kali lipat lebih banyak.”

    Catherine menambahkan, ke depannya Gojek dan PT KCI sebagai operator KRL Commuter Line juga akan menghadirkan inovasi lain untuk semakin memudahkan pengguna.

    “Kami tengah menyiapkan inovasi teknologi agar masyarakat dapat membeli tiket secara bundling sehingga semakin praktis dan hemat. Dalam satu transaksi di dalamnya sudah termasuk tiket first mile-last mile yang menggunakan layanan Gojek, serta tiket perjalanan middle mile menggunakan layanan transportasi publik termasuk salah satunya KRL Commuter Line,” lanjut Catherine.

    Sementara Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), Roppiq Lutzfi Azhar mengatakan bahwa pengguna harian Kereta Commuter Line jumlahnya bisa mencapai 1,2 juta orang per hari

    “Adanya kolaborasi ini diharapkan mendukung capaian target PT KCI untuk bisa mengangkut 2 juta orang per hari di masa yang akan datang,” kata Roppiq.

    Fitur GoTransit menawarkan 3 pilar manfaat, yaitu:

    Kenyamanan dan kemudahan pembelian tiket
    Melalui aplikasi Gojek, masyarakat dapat membeli tiket secara nontunai dengan memanfaatkan GoPay atau LinkAja tanpa perlu nominal deposit.

    Pengguna akan mendapatkan kode QR pada laman fitur GoTransit di aplikasi Gojek, untuk dapat melakukan tap-in pada waktu keluar dan masuk dari semua gerbang yang ada di stasiun Commuter Line 2.

    Inovasi ini memungkinkan pengguna dapat membeli hingga 10 tiket KRL sekaligus, salah satu hal yang dipercaya dapat mempermudah bepergian bersama rombongan.

    Integrasi multi moda
    Selain membeli tiket KRL Commuter Line dengan menggunakan pembayaran GoPay, pengguna dapat memesan layanan transportasi dari Gojek, baik GoRide, GoCar, maupun GoBluebird, menuju dan dari pemberhentian transportasi umum seperti stasiun KRL Commuter Line.

    Perjalanan yang lebih efisien
    GoTransit memungkinkan pengguna untuk memilih rute perjalanan terbaik agar dapat melakukan perencanaan perjalanan lebih efisien, membandingkan harga moda transportasi publik sesuai kebutuhan, memperkirakan estimasi waktu perjalanan, hingga memantau jadwal operasional transportasi publik.

    Baca juga: Bos GoTo Blak-blakan Alasan IPO di Tengah Pandemi

    “Pada tahun 2020 lalu, Kementerian Perhubungan mencatat bahwa saat ini baru 25 persen masyarakat di Jakarta yang menggunakan transportasi umum. Kami meyakini bahwa konektivitas antarmoda serta kehadiran titik-titik transit-oriented development (TOD) seperti kolaborasi Gojek dan PT KCI ini berperan kunci dalam mendorong penggunaan transportasi umum oleh masyarakat,” ungkap Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi.

    Diketahui, fitur GoTransit ini diklaim menjadi salah satu layanan yang mengalami peningkatan transaksi seiring dengan pelonggaran pembatasan mobilitas masyarakat.

    Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, pada kuartal pertama tahun 2022, GoTo melaporkan peningkatan pendapatan bruto sebesar 58 persen dan peningkatan transaksi (GTV) sebesar 44 persen secara year-on-year di segmen on-demand services.

    Selain itu, GoTransit juga merupakan wujud komitmen sustainability “Three Zeroes” GoTo, khususnya Zero Emission, untuk membantu mengurangi emisi yang dihasilkan kendaraan pribadi dengan mengajak lebih banyak masyarakat menggunakan transportasi publik dengan menjadikan layanan transportasi Gojek sebagai moda penghubung atau layanan first-mile dan last-mile.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini