Auto

Perjudian Toyota-Daihatsu Atas Status Quo Avanza-Xenia

  • 28 September 2021
  • Bagikan :

    Foto: Ilustrasi rendering digital - Ist

    Uzone.id - Rumor sudah keras berkembang, bocoran demi bocoran sudah seliweran, hanya tinggal menunggu konfirmasi kapan Toyota dan Daihatsu membangkitkan lagi masa-masa kejayaan Avanza-Xenia.

    Namun kali ini, sedikit lebih berani karena bakal berjudi dengan status quo mobil kembar sejuta umat tersebut..

    Kenapa berjudi? Dan kenapa status Quo? Baiklah mari kita jelaskan. 

    Sejak dilahirkan tahun 2004 lalu, sejatinya Avanza-Xenia minim sekali ubahan. Memang, gak bisa dipungkiri, untuk urusan facelift dan penyempurnaan, entah sudah berapa kali dilakukan, bahkan sampai pergantian generasi.

    BACA JUGA: Moto Guzzi V7 Stone dan V85 TT Travel Diluncurkan Sekaligus

    Namun, semuanya tetap dalam batasan aman, artinya, tidak mengalami perombakan yang radikal, sehingga Avanza-Xenia dari sejak lahir sampai hari ini, ya sebenarnya sebuah low MPV yang begitu-begitu aja.

    Tapi apakah Toyota dan Daihatsu khawatir dengan perkembangan stagnan dari low MPV tersebut? Sama sekali tidak. Karena memang tanpa harus diapa-apain, kedua mobil ini masih laris.

    Bahkan, Avanza baru saja mencatatkan dirinya kembali sebagai mobil terlaris pada Agustus 2021 lalu. Sehingga, ketika kita membicarakan perubahan dari sosok ini, apa lagi yang bisa diharapkan? Toh begini saja sudah laris.

    Itulah kenapa Toyota dan Daihatsu selalu bermain aman dan sangat berhati-hati dalam mengutak-atik Avanza-Xenia. Gak hanya soal tampilan, termasuk juga spesifikasi teknis yang sudah melekat pada mobil ini.

    Ada perjudian ketika Toyota-Daihatsu terlalu radikal dalam menawarkan perubahan pada Avanza-Xenia, karena mobil ini sudah sangat melekat di benak masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

    Perubahan pada sebuah mobil baru, jelas ini sangat penting dan gak jarang sangat membantu sekali dalam mendongkrak penjualan. Tapi khusus untuk dua mobil ini, perubahan yang terlalu radikal dikhawatirkan malah membuat orang-orang berpaling.

    Karena mereka taunya Avanza-Xenia yang sebah low MPV yang sederhana, dengan durabilitas tinggi, hemat bahan bakar dan harga yang lumayan terjangkau. Kalaupun ada bonus, permakan tampilan sedikit dan usungan fitur-fitur kekinian.

    Kondisi tersebut sudah menjadi status quo Avanza-Xenia sejak mobil ini dilahirkan sampai sekarang sudah berganti beberapa generasi.

    Jelang pergantian generasi sekali lagi, yang dirumorkan dalam waktu dekat, itungan bulan, akhir tahun 2021 ini, Toyota-Daihatsu konon harus mengambil resiko lebih dengan lebih berani melakukan ubahan.

    Ada tiga poin dimana Toyota-Daihatsu harus berjudi dengan rencana kehadiran generasi terbaru Avanza-Xenia. Pertama soal tampilan, kedua soal sistem penggerak rodanya dan terakhir usungan fitur barunya.

    Kita kupas satu persatu.

    Dari segi tampilan, konon Avanza-Xenia bakal lebih lelaki, tidak lagi sederhana model-model sebelumnya. Mengambil basis dari Daihatsu DN Multisix Concept, kemudian dikembangkan dari berbagai render digital dan terlihat lebih sangar.

    Ada nuansa Toyota Rush pada bagian belakangnya, sementara sektor wajah, masih berusaha mempertahankan karakter serba tajam seperti model yang dijual saat ini.

    Kedua, soal sistem penggeraknya. Avanza-Xenia yang dari awal lahir sudah mengusung sistem penggerak belakang, bahkan ketika hampir semua pesaingnya menggunakan penggerak depan, kedua mobil ini tak bergeming.

    Namun berkat platform baru, Daihatsu New Global Architecture (DNGA) seperti yang digunakan pada Raize dan Rocky, memungkinkan Avanza-Xenia terbaru jadi mengusung sistem penggerak depan yang lebih ringkas.

    Nah disini status quo bakal goyah. Sebab, fanboy-fanboy sejati Avanza-Xenia pastinya bakal mempertahankan dan sangat bangga dengan performa dan durabilitas sistem penggerak belakang, meskipun hampir semua MPV modern sudah mengusung penggerak depan.

    Apalagi ketika sistem penggerak depan tersebut, meskipun disandingkan dengan mesin yang sama, berkapasitas 1.300cc dan 1.500cc, konon bakal menggusur transmisi otomatis konvensionalnya dengan CVT. Makin menarik!

    Kalau benar Avanza-Xenia kini mengusung sistem penggerak depan, perjudian pun dimulai. Bisa jadi ini membuat banyak orang penasaran dan tertarik membelinya, atau malah membuat orang wait n see untuk membelinya, sebelum mengetahui dari testimoni pengguna lain.

    Terakhir dan gak kalah menarik, adalah usungan fitur terbarunya yang gak tanggung, sehingga bisa jadi bakal menjadikan Avanza-Xenia sebagai mobil sejuta umat tercanggih yang pernah ada di Indonesia.

    Fitur Toyota Safety Sense (TSS) dan A.S.A alias Advance Safety Asssist-nya Daihatsu bakal menjadi fitur standar di tipe tertinggi. Fitur ini memungkinkan mobil jadi lebih aman ketika dikendarai.

    Fitur TSS enam Airbags, Pedal Misoperation Control, dan TSS BSM (blind spot monitor) RCTA (Rear Traffic Control Alert). Sementara A.S.A bakal terdiri dari Pre Collision Brake dan Lane Departure Warning.

    Perjudian tersebut bisa berhasil kalau Toyota dan Daihatsu punya langkah bisnis strategis lain, yakni bagaimana caranya menekan harga jualnya dengan ubahan sebanyak itu. Kalau harga jualnya nanti minimal sama dengan saat ini, maka selesai sudah..

    Fenomena Avanza-xenia sebagai raja mobil di jalanan, bakal kembali terjadi--mobil sejuta umat jilid II.

    VIDEO Test Drive Mobil Daihatsu Tercanggih di RI Sepanjang Masa: