Polisi Gerebek Rumah Tempat Penimbunan BBM Subsidi
Polisi menggerebek tempat cuci mobil di Belinyu, Bangka, yang diduga menimbun BBM bersubsidi, mengamankan enam orang, 14 kendaraan, dan belasan jeriken BBM.

Highlight Artikel
- Polisi menggerebek sebuah tempat pencucian mobil dan bengkel di Belinyu, Bangka, yang diduga menjadi markas penimbunan BBM bersubsidi.
- Pemilik berinisial DDA (35) dan lima sopir diamankan, bersama barang bukti 14 kendaraan dan 15 jeriken BBM jenis biosolar serta Pertalite.
- Para pelaku beraksi dengan mengisi BBM berulang kali di SPBU menggunakan berbagai QR Code MyPertamina dan pelat nomor palsu.
- BBM subsidi tersebut kemudian ditimbun dan disinyalir akan dijual kembali untuk menopang kegiatan penambangan ilegal.
Uzone.id - Polisi menggerebek sebuah bangunan di Jalan Saferi Rahman, Kelurahan Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, pada Selasa (22/9).
Bangunan tersebut, sehari-hari difungsikan sebagai tempat pencucian mobil dan bengkel tersebut diduga kuat dijadikan markas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.Dalam penertiban tersebut, petugas mengamankan pemilik rumah berinisial DDA (35) beserta lima orang pekerja yang berprofesi sebagai sopir.
Seluruh terduga pelaku langsung digiring ke Polres Bangka untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Di lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti berupa 14 unit kendaraan dan 15 jeriken berisi BBM jenis biosolar serta Pertalite.
Petugas juga menemukan peralatan pendukung seperti selang pemindah minyak, beberapa pelat nomor palsu, hingga bermacam QR Code MyPertamina.
Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Agus Sugiyarso, mengungkapkan bahwa para pelaku menjalankan aksinya dengan mengisi BBM secara berulang di SPBU.
"Mereka sengaja berganti-ganti QR Code MyPertamina menggunakan kendaraan yang sama agar lolos dari pembatasan," ungkap Agus, dikutip dari Kompas.com
Minyak dari tangki mobil kemudian dipindahkan ke dalam jeriken berkapasitas 20 liter memanfaatkan fasilitas kolong semen di tempat pencucian mobil.
Stok BBM yang berhasil dikumpulkan tersebut disinyalir akan diecer dan dijual kembali untuk menopang kegiatan penambangan.
Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman serta mempersiapkan gelar perkara guna menetapkan langkah hukum berikutnya.
Penindakan tegas ini dilakukan untuk membendung praktik penyelewengan BBM bersubsidi sekaligus menjamin penyalurannya tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
FAQ Artikel
Apa yang digerebek polisi di Belinyu, Bangka?
Polisi menggerebek sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat pencucian mobil dan bengkel, diduga kuat dijadikan markas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Siapa saja yang diamankan dalam penggerebekan tersebut?
Petugas mengamankan pemilik rumah berinisial DDA (35) beserta lima orang pekerja yang berprofesi sebagai sopir.
Barang bukti apa saja yang disita polisi?
Polisi menyita 14 unit kendaraan, 15 jeriken berisi BBM jenis biosolar dan Pertalite, selang pemindah minyak, beberapa pelat nomor palsu, serta bermacam QR Code MyPertamina.
Bagaimana modus operandi penimbunan BBM bersubsidi ini?
Para pelaku mengisi BBM secara berulang di SPBU dengan berganti-ganti QR Code MyPertamina dan kendaraan, lalu memindahkan minyak dari tangki mobil ke jeriken untuk ditimbun dan dijual kembali, disinyalir untuk kegiatan penambangan.
Bagja Pratama
Jurnalis

